 |
|
 |
|
NASIONAL |
 |
| |
Jelang Pemilu 2009 PMB Bukan Ancaman PAN
Jakarta, 1 Agustus 2008 12:52 Partai Amanat Nasional (PAN) menganggap Partai Matahari Bangsa (PMB) bukan merupakan ancaman serius pada pemilihan umum (pemilu) 2009.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN Ali Taher Parasong di Jakarta, Jum`at (1/8), mengatakan, setiap partai politik (parpol) yang sudah lolos verifikasi Komisi Pemilihan Umum berhak mengikuti pemilu 2009, termasuk PMB yang merupakan partai baru. "Silakan maju, PMB bukan ancaman atau kompetitor kita. PAN tidak menempatkan PMB sebagai ancaman," katanya.
"Tapi bagaimana PAN dan PMB sebagai parpol mengedepankan program kerja untuk menarik simpati masyarakat," tambahnya.
PAN, lanjut Ali Taher, sudah memiliki basis konstituen sendiri yang sangat signifikan. Ali Taher juga tidak sependapat jika dikatakan bahwa PMB didukung oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. "Saya kira keliru, PP Muhammadiyah tidak pernah secara resmi memberi dukungan. Saya kan juga warga Muhammadiyah, jadi tahu persis," katanya.
Menurutnya, dalam berpolitik wajar saja jika PMB mengklaim didukung Muhammadiyah, tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa PAN juga lahir secara historis dari "rahim" Muhammadiyah.
Pada pemilu 2009 mendatang, kata Ali Taher, PAN menargetkan perolehan 100 kursi di DPR RI dan memperoleh suara minimal 15 persen secara nasional.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir, Ali Taher yakin, target tersebut bakal tercapai mengingat saat ini konsolidasi organisasi sudah semakin mantap, tidak ada lagi konflik internal, dan program kerja partai di masyarakat juga semakin nyata.
Selain itu, tambahnya, pada pemilu 2009, PAN melibatkan sejumlah figur publik yang telah menyatakan diri bergabung dengan partai berlambang matahari tersebut, seperti Wulan Guritno, Eko `Patrio`, Adrian Maulana, dan Desy Ratnasari. [EL, Ant]
|
|
 |