 |
|
 |
|
NUSANTARA |
 |
| |
Musibah Pelayaran Tim SAR Hentikan Pencarian Empat Korban
Kendari, 28 Januari 2003 10:51 Tim SAR Kendari bersama aparat pemerintah dan masyarakat di Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna, Sultra, mulai Selasa, menghentikan pencarian empat orang penumpang kapal ikan yang tenggelam di Selat Tiworo, Jumat (24/1).
Kepala SAR Kendari, Roki Asikin, S.Sos di Kendari, Selasa mengatakan, pencarian keempat korban hilang itu terpaksa dihentikan karena sampai saat ini tidak ada pengaduan dari pihak keluarga korban.
Selain itu, data mengenai keempat korban yang dinyatakan hilang itu juga masih simpang siur karena identitas mereka tidak jelas. Tim SAR hanya mengacu pada laporan motoris kapal naas tersebut yang menyebutkan bahwa penumpang kapal yang belum ditemukan sekitar lima orang.
Namun setelah dilakukan penyisiran mulai Jumat (24/1) hingga Senin sore (27/1) oleh tim SAR Kendari bersama aparat Polsek/TNI Kecamatan Napabalano, hanya ditemukan seorang korban bernama Mahmud (19) dalam keadaan tewas.
Mahmud, warga Napabalano itu, menurut keterangan penumpang yang selamat, sempat memberikan pertolongan saat kapal ikan tersebut tenggelam di selat Tiworo.
Menurut Roki, hingga kini tidak ada data resmi dan akurat mengenai berapa sebetulnya penumpang kapal ikan yang tenggelam itu. Ia hanya menyebutkan bahwa tim SAR sudah menemukan dua korban tewas yakni Syarif (40) dan Mahmud (19) dan 20 orang lebih selamat.
Motoris kapal tersebut, Kharim, saat ini ditahan di Mapolres Muna untuk pemeriksaaan.
Kapal ikan tersebut dicarter oleh sekitar 25 orang calon penumpang kapal fery Torobulu-Tampo yang gagal berlayar ke Tampo karena kapal fery rusak.
Kapal ikan tersebut kemudian dihantam gelombang di tengah laut yang mengakibatkan kapal itu tenggelam. [Tma, Ant]
|
|
 |