Astra Lakukan "Topping Off" Menara Astra & Anandamaya Residences

Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kanan) didampingi Direktur Astra Paulus Bambang Widjanarko (kedua kanan), Chief of Astra Property David Iman Santosa (kedua kiri) dan Chief of Corporate Communications, Social Responsibility & Security Astra Pongki Pamungkas (kiri) memperlihatkan progres pekerjaan Menara Astra usai Topping Off Menara dan Anandamaya Residences (20/2)

Jakarta, GATRAnews - Memasuki perjalanan dekade ke-6, PT Astra International Tbk (Astra) pada hari senin (20/2) melakukan topping off dua proyek propertinya, yakni Menara Astra dan Anandamaya Residences. Pelaksanaan topping off ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan hari ulang tahun Astra ke-60 yang sudah dimulai dan disosialisasikan sejak awal Agustus 2016 lalu.

 

Berdiri tanggal 20 Februari 1957, Astra yang awalnya merupakan perusahaan dagang dengan empat orang karyawan, terus berkembang sejalan dengan berkembangnya ekonomi Indonesia. Astra selalu berupaya untuk senantiasa memberikan yang terbaik di setiap bidang usaha melalui tujuh lini bisnis yaitu Otomotif; Jasa Keuangan; Alat Berat dan Pertambangan; Agribisnis; Teknologi Informasi; Infrastruktur, Logistik dan Lainnya; serta Properti.

 

Berdasarkan data per 31 Desember 2016, Grup Astra memiliki 208 perusahaan dan didukung oleh 214.835 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam perjalanannya, Astra selalu mengedepankan nilai-nilai dan budaya perusahaan dengan memegang Astra Management System serta berpedoman kepada motto perusahaan: Sejahtera Bersama Bangsa. Manajemen terus berusaha dan menjaga agar Astra menjadi salah satu aset nasional dan selalu berkontribusi dalam bidang sosial serta ekonomi kepada bangsa Indonesia dalam enam dekade ini serta dekade mendatang.

 

Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Prijono Sugiarto menyatakan terima kasih atas dukungan dan bantuan stakeholder selama ini, baik para pelanggan, mitra usaha, vendor, media massa, karyawan, pemerintah dan para pemegang saham serta seluruh masyarakat Indonesia. “Tanpa dukungan semua pihak, Astra tidak akan mampu mencapai dan bertahan sampai usia yang ke-60 tahun ini,” ujar Prijono Sugiarto sembari menyatakan ucapan syukur dan terima kasihnya karena bertepatan di hari ulang tahun ke-60 Astra, 20 Februari 2017 ini, salah satu divisi bisnis baru, yaitu Divisi Properti, melakukan topping off dua proyeknya sekaligus.

 

Selama enam dekade, kegiatan bisnis Astra tidak pernah terlepas dari turun naiknya sosial ekonomi, lingkungan Indonesia bersama masyarakatnya. Oleh sebab itu dalam menjalankan bisnis, Astra selalu mengedepankan butir pertama filosofi perusahaan, yaitu Menjadi Milik yang Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara. Hal ini diwujudkan melalui program dan pendekatan yang terintegrasi dari Triple P, yaitu Portfolio Roadmap, People Roadmap dan Public Contribution Roadmap.

 

Khusus di bidang public contribution, Astra memfokuskan diri kepada empat pilar tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility - CSR) Astra, yaitu bidang Pendidikan, Kewirausahaan, Lingkungan dan Kesehatan yang dilakukan oleh seluruh perusahaan Astra serta didukung oleh 9 yayasan (Yayasan Toyota & Astra, Yayasan Dharma Bhakti Astra, Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim, Yayasan Astra Bina Ilmu, Yayasan Amaliah Astra, Yayasan Astra Honda Motor, Yayasan Karya Bakti United Tractors, Astra Agro Lestari Foundation dan Insan Mulia Pamapersada Nusantara Foundation). Kesembilan yayasan tersebut didirikan khusus untuk membantu mempercepat proses pemberdayaan masyarakat secara keseluruhan.

 

Perayaan HUT ke-60 Astra akan diadakan pada 24-26 Februari 2017 di Jakarta Convention Center, dan diisi dengan berbagai kegiatan seperti Konser Inspirasi 60 Tahun Astra, launching buku Astra “Astra on Becoming Pride of The Nation” serta aksi sosial revitalisasi halte yang akan dilaksanakan bersama-sama oleh seluruh karyawan Grup Astra di 60 kota di seluruh Indonesia, disusul roadshow kegiatan ke 5 kota di seluruh Indonesia, yaitu Yogyakarta (28-30 April 2017), Balikpapan (19-21 Mei 2017), Surabaya (21-23 Juli 2017), Medan (29-30 September & 1 Oktober 2017) serta Makassar (17-19 November 2017).

 

Topping off Menara Astra dan Anandamaya Residences adalah pengecoran terakhir pada bagian atap gedung sebagai tanda berakhirnya proses konstruksi menara dan berlokasi di Central Business District (CBD) Jakarta, di jantung Jalan Jenderal Sudirman.

 

Sementara itu, Chief of Astra Property PT Astra International Tbk David Iman Santosa, menjelaskan bahwa Menara Astra merupakan gedung perkantoran kualitas Grade A Office dengan standar Green Building peringkat Platinum. Menara Astra dibangun oleh PT Menara Astra, anak perusahaan PT Astra International Tbk, dan menjadi bagian dari pengembangan terpadu dengan tiga menara residensial mewah yang dikenal dengan nama Anandamaya Residences. Dirancang oleh arsitek kelas dunia, Nikken Sekkei Ltd bekerja sama dengan PT Airmas Asri, Menara Astra dibangun dengan standar internasional Green Mark Platinum yang ditetapkan oleh Building and Construction Authority (BCA) of Singapore.

 

Menara Astra dilengkapi podium ritel dan memiliki fasilitas eksklusif seperti Conference Hall berkapasitas 1.000 orang, Galeri Astra serta destinasi makan termasuk restoran berkualitas tinggi, supermarket lifestyle dan kafe. “Menara Astra sebagai landmark premium Jakarta dengan rancangan arsitek kelas dunia di lokasi jantung Jalan Sudirman, menjadi bukti komitmen Astra yang sudah berusia 60 tahun sebagai perusahaan Indonesia yang memiliki reputasi dunia,” ujar David Iman Santosa.

 

Menggabungkan teknologi hijau terbaru, Menara Astra memiliki fitur ramah lingkungan, meliputi instalasi air dan energi yang efisien di area umum, daur ulang air hujan, serta penggunaan kaca ganda yang canggih rendah emisi untuk mengurangi perpindahan panas kaca dan kebisingan, serta melengkapi lingkungan kerja dalam ruangan yang optimal bagi para tenants.

 

Lokasi ini sangat mudah diakses dengan berjalan kaki ke halte bus dan stasiun kereta api, dengan menggunakan moda transportasi publik seperti bus Transjakarta, KRL Commuter Line dan Mass Rapid Transit (MRT) mendatang. Setelah selesai pada pertengahan 2018, Menara Astra, yang kepemilikannya 100% dimiliki PT Astra International Tbk, akan menjadi rumah bagi Astra International yang akan menempati bagian zona atas gedung.

 

Anandamaya Residences

Bersamaan dengan topping off Menara Astra, dilakukan juga topping off Anandamaya Residences, perumahan kelas dunia yang diharapkan dapat menetapkan standar baru bagi gaya hidup perkotaan yang mewah di Indonesia dan dijadwalkan selesai pada semester pertama tahun 2018. Proyek ini dimulai pada tahun 2013 ketika Astra International dan Hongkong Land menandatangani perjanjian kerjasama untuk mengembangkan proyek pertama mereka berupa apartemen luxurious di Indonesia melalui PT Brahmayasa Bahtera.

 

"Sebagai salah satu kelompok properti terkemuka di Asia, Hongkong Land telah memperluas portofolio real estate dari Hong Kong ke kota-kota utama di Asia," ujar Robert Wong. "Kami telah berinvestasi di Indonesia selama lebih dari 40 tahun dan kami terus mencari investasi yang baik beserta peluang pembangunan di Indonesia. Kami sangat antusias dapat bekerjasama dengan Astra International, konglomerat terbesar di Indonesia, dalam mengembangkan proyek residensial kelas dunia yang menjadi ujung tombak pertumbuhan kami di pembangunan perumahan di wilayah ini."

 

Terletak di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, Anandamaya Residences terdiri dari tiga tower apartemen bertingkat tinggi dengan fasilitas podium dan parkir basement. Menawarkan 509 unit apartemen dengan pemandangan kota Jakarta, spesifikasi berkualitas tinggi, kolam renang pribadi untuk unit pilihan serta fasilitas-fasilitas lainnya yang diterapkan dalam lingkungan taman resort yang rimbun.

 

Direncanakan selesai pada tahun 2018, Anandamaya Residences didesain oleh award-winner SCDA Architects. Lansekapnya sendiri dirancang oleh Bill Bensley dari Bensley Design Studios, yang karya-karyanya dapat ditemukan di resort-resort Bali, Thailand, Vietnam dan Singapura.

Share this article