 |
|
 |
|
SUMATERA |
 |
| |
Tanpa Jilbab, Bakal Diusir dari Areal Baiturrahman
Banda Aceh, 8 April 2007 15:40 Petugas pengawal Syariat Islam tidak segan-segan mengusir keluar setiap pengunjung perempuan yang mencoba memasuki areal Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh tanpa mengenakan pakaian musliman.
"Menutup kepala saja tidak boleh masuk kalau baju dan celana/rok yang dikenakan tidak mencerminkan pakaian musliman,"kata salah seorang perempuan muda bernama Raniwati yang diusir keluar dari areal Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Minggu (8/4).
Seorang petugas laki-laki pengawal syariat Islam yang mengenakan peci, jaket dan celana panjang warna gelap terlihat mondar-mandir dari pelataran halaman masjid kebanggaan masyarakat Aceh itu memperhatikan satu persatu pengunjung yang datang dari berbagai daerah pinggiran kota Banda Aceh dan Aceh Besar.
"Hari ini (Minggu, 8/4 --Red), ada beberapa orang teman saya yang tidak diizinkan masuk areal masjid Baiturrahman," kata Rinawati.
Sebetulnya, pakaian mereka tidak terlalu ketat, tapi karena memakai celana jeans yang dianggap tidak sesuai dengan ajaran Islam, padahal baju lengan panjang serta berjilbab, maka pengawal Syariat Islam di masjid tersebut tetap melarang. "Kami betul-betul kecewa karena datang dari jauh dengan niat ingin shalat dhuhur di Masjid Raya Baiturrahman," tambahnya.
Petugas pengawal syariat Islam di areal Masjid Raya Baiturrahman itu sambil memegang alat pengeras suara terlihat tidak bosan-bosan memberikan penyuluhan kepada pengunjung yang mondar mandir tanpa menghiraukan panas sengatan matahari. Penyuluhan juga dilakukan bagi mereka yang duduk santai dalam masjid tersebut.
Sebelumnya kalangan Dinas Syariat Islam Banda Aceh mengakui adanya penjagaan lebih ketat terhadap orang-orang yang masuk Masjid Baiturrahman agar orang-orang muslim membiasakan diri mengenakan pakaian muslimah.
Meskipun Masjid Baiturrahman telah berfungsi sebagai obyek wisata spritual, selain tempat pengajian dan shalat, namun para pengunjung yang tidak memakai pakaian musliman tetap dilarang memasuki areal masjid tersebut. "Kami akan selalu mengawal setiap pengunjung Masjid Baiturrahman, baik pada siang maupun malam hari," kata seorang petugas yang tidak bersedia disebutkan namanya. [EL, Ant]
|
|
| | |
 |
| KOMENTAR PEMBACA |
 |
| | |
| |
Tampa jilbab arti nya bukan agama islam...aceh aturan nya laen laen udah di uji dengan alloh masih gak sadar warga aceh (lisna1975@ho..., 12/04/2007 03:36) Saya gak habis pikir dalam agama itu bukan secara paksa bukan....meski kita gak pake jilbab bahwa hati nurani kita itu menganut agama islam ....
bukan karena kita gak pake jilbab dan pakain jeans itu berarti alloh tak mengijin kan untuk memasuki masjid...wahai orang aceh aku agama islam kita tau aturan dari alloh jalan yang di halal kan alloh...jangan pikir aceh itu no satu agama islam nya kuat tapi lihat dulu apa musibah aceh sunami pertama itu karna alloh telah memberi sarat pada warga aceh u... <615 huruf lagi> | |
 |
| | |
| |
bagus saya dukung itu.. (balestuy_77@ya..., 10/04/2007 17:49) saya merasa bangga dengan yg dilakukan oleh para staff syariat Islam, dalam menegakkan syariat memang kita harus tegas dan di siplin. Begitulah menyampaikan islam yang benar. Harapan kelak aceh ekan bercahaya laksana negeri dambaan kita semua. cahaya Islam akan memancar dari aceh dan kembali menyinanari nusantara tercinta. berjuanglah terus sahabatku..tegakkan Islam di bumi Allah ini........amin | |
 |
| | |
| |
Setuju!!!! (mkuroda@md..., 09/04/2007 09:32) Setuju bang! Ini negara demokrasi, bodoh tidak dilarang.
M. Kuro
llllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllll | |
 |