 |
|
 |
|
OLAHRAGA |
 |
| |
Insiden Saat Kejuaraan Karate Wasit Indonesia Dipukuli Empat Polisi Malaysia
Kuala Lumpur , 25 Agustus 2007 15:20 Indonesia menarik diri dari kejuaraan karate internasional di Negeri Sembilan, Malaysia, sebagai bentuk solidaritas dan protes insiden pemukulan ketua wasit karate Donal Peter Luther Kolopita oleh empat polisi Malaysia tanpa alasan yang jelas.
"Kami sudah menarik diri secara resmi siang ini. Saya sudah menghadap ketua panitia. Sore ini juga saya pulang ke Indonesia dan kontingan Indonesia kembali besok," kata Luhut Pandjaitan, ketua kontingen karateka Indonesia, di Seremban, Negeri Sembilan, Sabtu.
"Kejadian itu sangat keterlaluan dan menginjak harga diri bangsa," kata Luhut yang langsung terbang ke Jakarta.
Menurut Luhut, ketua panitia dan wakil Presiden Persekutuan Karate Malaysia (Makaf) Mohd Noor Nordin sangat menyesalkan kejadian yang menimpa Donald. Mereka sangat malu dan berupaya menyelesaikan kasus ini.
Kepala polisi Negeri Sembilan Mohd Noh Kandah juga menyempatkan diri untuk melihat Donald yang saat ini masih di rawat di RS Tunku Jafaar, Seremban. Ia berjanji akan menyelesaikan kasus ini secepatnya.
Sementara itu, Donald yang ditemui di RS Tunku Jafaar menceritakan, ia saat itu sedang mencari makan, setelah rapat dengan tim wasit karate Indonesia. Tim wasit melakukan rapat Kamis malam (23/8) hingga Jum`at dini hari pukul 02.00 waktu setempat. Donald kemudian keluar hotel berjalan untuk mencari makan.
"Tiba-tiba ada mobil van berhenti dan penumpangnya keluar langsung main pukul saja. Mereka ternyata polisi reserse. Saya sudah mengaku kontingen Indonesia dalam kejuaraan karate di Malaysia tapi tetap saja tidak dihiraukan," katanya.
Setelah itu, ia juga menceritakan saat diborgol tangannya, polisi Malaysia masih memukuli terus hingga di kantor polisi. Jum`at paginya ia menelpon kawan-kawannya dan kemudian dilarikan ke RS Tunku Jafaar, Seremban, untuk mendapatkan perawatan.
Menurut dia, kemaluannya mengalami bengkak dan keluar darah. Walaupun kontingen Indonesia menarik diri tapi Donald akan tetap memberikan laporan kepada polisi. "Kami tetap melaporkan kejadian itu kepada polisi seterusnya biar dilanjutkan oleh KBRI Kuala Lumpur," kata Luhut.
Kuasa Usaha Ad-interim KBRI Kuala Lumpur AM Fachir yang sedang mengunjungi Donald mengatakan, ia sudah mengirim sms kepada Kepala Polisi Negara Malaysia Musa Hassan bahwa Indonesia menarik diri dari kejuaraan karate se Asia di Seremban, Negeri Sembilan sebagai bentuk protes.
Indonesia mengirimkan 22 orang dalam kejuaraan karate Asia yang diikuti sekitar 20 negara dalam kejuaraan karate se Asia, di Seremban, Negeri Sembilan, 20-27 Agustus 2007. [TMA, Ant]
|
|
| | |
 |
| KOMENTAR PEMBACA |
 |
| | |
| |
PENGAKUAN BANGSA SERUMPUN (rivelino_army@ya..., 05/09/2007 16:14) Selama saya mengikuti komenter tentang hubungan Indonesia dan Malaysia, baik melalui acara televisi(TVRI - Titian Muhibah - kalau tidak salah) atau komentar-komentar di media massa dan internet, sangat sangat sangat jarang sekali orang malaysia mengatakan mereka serumpun dengan Orang Indonesia. Hanya kita saja yang selalu mengatakan kalau kita serumpun dengan malaysia. Dari sini saja bisa kita simpulkan kalau mereka memang tidak ada itikad baik dengan kita. Saya himbau kalau bisa hentikan peng... <1838 huruf lagi> | |
 |
| | |
| |
bangsa sombong! (adhimas14@ya..., 03/09/2007 18:56) malaysia brengsek! harga diri kita sebagai bangsa sudah diinjak-injak berulang kali oleh mereka. dari TKI, rebutan pulau sampe sekarang pemukulan wasit karate. saya sendiri sebagai salah seorang atlit karate mersa terhina sekali. putusin aja hubungan bilateral kedua negara toh ga diuntungin juga klo gini caranya!
GANYANG MALAYSIA!!!!! | |
 |
| | |
| |
sweeping orang malaisia (brudito@ya..., 30/08/2007 10:05) cari orang malaisia di hotel-hotel, kemudian tangkap, ikat terus kitikin sampe minta maaf. buat hadiah ulang tahun kemerdekaan malaisia tgl 31 agustus. | |
 |
| | |
| |
Sikaaaaattt!!! (elangperak@gm..., 30/08/2007 08:27) aku baca di http://malaysia-today.net/blog2006/newsncom.php?
sptnya orang malaysia sendiri sudah muak ama kelakuan polisi mereka, rata2 mereka mengutuk polisi yg menganiaya dan simpati kepada wasit indonesia.
Lucunya koran2 besar disana ga ada yang memberitakan, semuanya dikontrol pemerintah. Kenapa minta maaf jadi sesuatu yang tabu, padahal kita diajarkan ama ortu untuk selalu minta maaf. Mungkin mereka ga ada pelajaran budi pekerti. Gentle dong...klo itu mungkin kelakuan oknum tetepi minta... <123 huruf lagi> | |
 |
| | |
| |
Boikot Malaysia (azubaedi4@ho..., 29/08/2007 08:41) Mari kita boikot produk malaysia.
tidak heran orang2 malaysia suka menyiksa, mereka itukan bangsa pencuri.
Ganyang Malaysia | |
 |
| | |
| |
elo jual gue beli (hkfood1@ha..., 27/08/2007 15:32) Bagus... itu namanya membangunkan macan tidur....
Dalam karate ada pukulan balasan, kalau kita dipukul, baik karena refleks atau pun karena memang kita mau membalas untuk merebut angka. Jadi kalau ada kejuaraan karate apapun di Indonesia untuk waktu yg akan datang, bubarin aja FORKI kalau salah satu dari Karateka Malaysia tidak mengalami hal yg sama. Orang Indonesia sudah terbiasa melihat mayat dimutilasi. | |
 |
| | |
| |
Ganyang Malaysia (budiutomo79@ya..., 27/08/2007 13:22) Malaysia sebagai sebuah bangsa yang katanya serumpun dengan Indonesia telah berbuat di luar batas dengan melakukan pelecehan terhadap bangsa kita terkait pemukulan terhadap Wasit. Harus ada nota protes diplomatik dari Indonesia. Ini bukan main-main, cukup sudah kita di hina Malaysia. Malaysia BRENGSEK, jka perlu, Ganyang Malaysia... | |
 |
| | |
| |
simpatik dan marah (mashariali@ya..., 26/08/2007 21:13) saya berharap kasus ini diproses secara hukum dan hasilnya dipuplikasikan pd masyarakat kita,aku tak tahu apa maksud negri jiran itu pd bgs kita,banyak kejadian yg sangat menghina dan melecehkan | |
 |
| | |
| |
polisi atau preman? (alang_babega_return@ya..., 26/08/2007 15:51) ternyata oknum polisi di malaysia ada yang brengsek juga ya... smoga kasus yang mencemarkan nama baik bangsa cepat bisa ditanggulangi..! | |
 |
| | |
| |
makin kurang ajar (bambylibra@ya..., 26/08/2007 13:44) Malaysia ini makin lama memang makin kurang ajar, mulai dari mencuri lagi kroncong Terang Bulan Terang di kali dijadikan lagi kebangsaannya, mencuri lagu-lagu Indonesia diakui sbg lagu Malaysia spt lagu Gelang sipatu gelang dll, mencuri desains batik Indonesia diakui batik Malaysia, mencuri Sipadan dan Ligitanb, pencurian kayu-kayu di perbatasan dan pencurian-pencurian lain, menganiaya tki-tki dan sekarang menaniaya wasit karate kita. Malaysia yang SOMBONG DAN KURANGAJAR. | |
 |
| | Daftar Seluruh Komentar
| |
 |