spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
HUKUM & KRIMINALITAS
spacer
 
Malaysia Kembali Langgar Batas Wilayah

Surabaya, 31 Mei 2009 12:00
Kapal perang Angkatan Laut Kerajaan Malaysia jenis Fast Attack Craft kembali dilaporkan melakukan pelanggaran batas wilayah, dengan memasuki perairan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kapal jenis "Fast Attack Craft" milik Angkatan Laut Malaysia bernama KD Baung-3509, Sabtu pagi sekitar pukul 06.00 Wita, secara terang-terangan melakukan provokasi dengan memasuki perairan NKRI sejauh 7,3 mil laut pada posisi 04,00,00 Lintang Utara dan 118,09,00 Bujur Timur dengan kecepatan 11 knot.

"Kapal tersebut tepatnya berada di sebelah tenggara mercu suar Karang Unarang, Perairan Ambalat," kata Kepala Dinas Penerangan Komando Armada RI Kawasan Timur (Armatim), Letkol Laut Toni Syaiful, di Surabaya, Sabtu petang.

Titik posisi pelanggaran kapal Malaysia ini berhasil dideteksi melalui radar Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Untung Suropati-872 yang tengah berpratoli di Perairan Ambalat pada posisi 04,04,80 Lintang Utara dan 118,03,10 Bujur Timur.

KRI Untung Surapati-872 yang dikomandani Mayor Laut (P) Salim itu kemudian memerintahkan anak buah kapal (ABK) untuk melaksanakan peran tempur bahaya kapal permukaan dan melakukan pengejaran kapal asing.

Dua KRI lain, masing-masing KRI Pulau Rimau dan KRI Suluh Pari yang juga tengah berpatroli di sektor perbatasan sebelah utara Perairan Ambalat bergabung melaksanakan pengejaran.

Setelah mendekati titik pengejaran dan berhasil mengidentifikasi secara visual kapal tersebut barulah diketahui kapal perang Malaysia itu adalah KD Baung-3509.

Kapal KD Baung-3509 itu sebelumnya juga telah melakukan pelanggaran wilayah, Minggu (24/5) lalu. Hasil identifikasi KRI Untung Surapati, kapal perang Malaysia itu berbobot 244 ton dengan panjang 44,9 meter dan lebar 7 meter. Kapal itu buatan Jerman tahun 1976.

Saat KRI Untung Surapati mengonfirmasi, pihak kapal perang Malaysia yang memiliki meriam 57 mm dan 40 mm tersebut menutup radio dan tidak mau menjalin komunikasi.

Kemudian KRI Untung Surapati memberikan komunikasi isyarat sekaligus melaksanakan "shadowing" (membayangi secara ketat) untuk memaksa KD Baung-3509 keluar dari perairan NKRI.

"Selama proses shadowing, KD Baung melakukan empat kali manuver zig-zag serta meningkatkan kecepatan kapal. Ketegangan pun terjadi selama 1,5 jam, namun KRI Untung Surapati akhirnya berhasil menghalau kapal Malaysia," kata Toni.

Tidak lama setelah KD Baung-3509 kembali ke perairan Malaysia, sebuah helikopter Malaysia melintas di atas kapal tersebut dalam posisi memberikan perlindungan.

Mengetahui hal itu, KRI Untung Surapati mengontak unsur Patroli Udara TNI AL Nomad P-834 yang berada di Tarakan, Kalimantan Timur untuk membantu proses penghalauan kapal perang Malaysia. [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  Kencing dicelana (rachmadi.abdullah@gm..., 03/06/2009 10:39)
Sampai hari ini hanya Pak Karno dan Pak Harto saja sebagai pemimpin Indnesia yang mampu membuat M'sia terkencing dicelana. Setelah mereka tak ada gantian para jantan M'sia mengencingi (kencing enak) para gadis/perempuan TKW Indonesia...kesian nya.
 
 
spacer
  
  Tunjukan merah putihku (yoel@so..., 01/06/2009 21:57)
kalaulah sang Majapahit masih ada
Akankah itu terjadi?
Kalaulah putra sang fajar maish ada
Pastinya tak akan ada pelanggaran ini
Merahnya berani
Putihnya rasa bela negeri
Kekal mengepal tinju kekurang ajaran negeri jiran
Gempur hancur tanpa ampun
 
 
spacer
  
  Pemimpin Indonesia saat ini bersikap diam saja (aekmilasiregar@ya..., 01/06/2009 17:05)
Kedaulatan Indonesia diterobos Malaysia, pulau Indonesia dirampok Malaysia, SBY sebagai Presiden beraninya senyum doang, tapi herannya rakyat masih banyak berharap sama dia yach, bandingkan bila Prabowo yang jadi Presiden habis itu malaysia kita sikat, ini masalah kedaulatan dan harga diri bangsa, pihak TNI AL tidak akan berani bertindak bila pemimpin bangsa ini tidak bertindak, dan akhirnya Malaysia berani berbuat seenak jidatnya, percuma saja jadi Presiden kalau ndak punya nyali, ngapain jadi ... <165 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  Para pejabat indonesia buka mata lebar-lebar (wiyotoagus@ya..., 01/06/2009 12:37)
Kejadian / penghinaan kaum malingsia ini apa belum cukup menggugah nasionalisme kebangsaan sebagai warga negara indonesia bagi pejabat terkait, termasuk yang ada digedung DPR / MPR sono. jangan cuma tidur terus doong atau mikirin numpuk duit melulu.....atau kejadian ini ada kepentingan tertentu / udang dibalik batu..? atau karena mereka tahu bahwa selama kepentingan pribadi pejabat / kelompoknya tidak terusik maka mereka akan aman-aman saja. yang mereka tahu adalah bahwa kalau indonesia beli ala... <228 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  Isyarat buat TNI (radenabeng@ya..., 01/06/2009 09:35)
Sebetulnya ini sebuah isyarat penting ke TNI dan Negara Tercinta Indonesia untuk segera meningkatkan kemampuan tempurnya dengan peralatan perang yang lebih baik, insya allah kalau kita kuat negara manapun akan pikir dua kali untuk melanggar kedaulatan resmi kita, ayo TNI perbaharui tambah dan perbarui alat perangmu....
 
 
spacer
  
  Malingsia kalian akan menyesal (lord.ramses@ya..., 01/06/2009 09:32)
Siapkan unsur2 pasukan elite terbaik kita utk menggasak malingsia...buat infiltrasi kedalam kampung mereka, buat kekacauan...biar mereka tau siapa kita sebesarnya...get ready for kopassus,denjaka,taifib,den bravo,densus,paskhas, den81 dll..gak usah dikeluarkan semua unsur TNI hanya merekapun sudah sangat cukup.
 
 
spacer
  
  Indonesia Harus bersikap tegas terhadap Malaysia (mohazara@ya..., 01/06/2009 08:38)
Pemimpin Indonesia seharusnya bersikap tegas terhadap kekurangajaran Pemerintah Malaysia dalam menjaga kedaulatan NKRI. Pemerintah Malaysia bersikap kurang bersahabat dikarenakan pemerintah RI tidak tegas. Hal inilah yang menyebabkan mereka selalu melakukan manuver yg tidak bersahabat.
 
 
spacer
  
  Jangan Kasih Ampun (ngajino@ya..., 01/06/2009 07:43)
jangan ada lagi bumi pertiwi dengan segala isinya ini yang kita cintai dirampas orang lain, sikat abis aja itu negara yang macam-macam dengan NKRI, siapapun yg ingin mengganggu ketenangan & keamanan NKRI sikat abis,.. kami Rakyat mendukungmu sampai nyawa taruhannya demi Keutuhan NKRI yg kita cintai.
 
 
spacer
  
  Pemerintah kita harus tegas!!! (poltaksitompul@ya..., 01/06/2009 01:39)
Sebaiknya pemerintah Indonesia harus mengambil tindakan yang tegas terhadap kapal-kapal perang asing yang masuk ke perairan Indonesia tanpa sepengetahuan pemerintah Indonesia.Jangan karena negara Malaysia di dukung oleh Inggris,Filipina di bekap oleh Amerika dan Timor-Leste di kawal oleh Australia kita jadi kurang percaya diri dalam hal bertempur.Pada prinsifnya kita hanya berpatokan kepada istilah:BERANI KARENA BENAR TAKUT KARENA SALAH.Hidup NKRI dan Tuhan selalu memberkati rakyatnya.
 
 
spacer
  
  entah sabar entah jeri? (robinugly@ho..., 31/05/2009 18:46)
Negara jiran satu ini memang sedang menguji coba peralatan mereka yg memang lebih ampuh ketimbang yg dimiliki Indonesia. Kalau mereka pakai otot dan otak sedangkan kita otot dowang. Otak atau diplomasi kerasnya mana dari pemerintah utk pelanggaran ini, semuanya politikus cap kwaci diam karena lagi ngadon kue mereka. Sementara maling bergentayangan di lautan, ya nyuri ikan; ya pelanggaran serupa ini. Kalau masih ada KKO jaman Bung Karno apa cecunguk angkatan perang negara Jiran ini berani petenta... <188 huruf lagi>
 
 
spacer
   
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 09 February 2010 >>
SuMTW ThFSa
dot123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer