spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
HUKUM & KRIMINALITAS
spacer
 
Aparat Densus 88 Tertembak di Freeport

Jayapura, 12 Juli 2009 11:54
Aparat Densus 88 Mabes Polri dan Brimob Polda Papua, Minggu (12/7) sekitar Pkl.10.00 WIT ditembak orang tak dikenal di area operasional PT Freeport Indonesia (PTFI), Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.

Menurut sebuah sumber di Timika, Minggu, melalui telepon selular menyebutkan, pada insiden penembakan oleh orang tidak dikenal itu, selain tiga petugas keamanan PTFI, aparat keamanan Densus 88 Mabes Polri ikut terkena tembakan.

Petugas security PTFI yang tertembak adalah Markus Rante Allo, Edy Jawaro dan Pieter Bunga .

Sedangkan aparat keamanan yang terkena tembakan senjata api adalah Iptu Ada Gunawan tertembak di bagian kaki, AKP Anggun Tjahyono mengalami luka di jari tangan tetapi belum jelas,apakah terkena tembakan atau kena serpihan amunisi.

Mereka yang terkena tembakan itu kini sedang dirawat intensif di Klinik Kuala Kencana,Timika.

"Dari para korban itu, Markus Rante Allo akhirnya menghembuskan nafasnya yang terakhir di Klinik itu. Almarhum terkena tembakan di bagian punggung," kata sumber tersebut.

Peristiwa penembakan terjadi di Mile-51 Tembagapura ketika aparat keamanan dan security PTFI berkenderaan dari Timika menuju Tembagapura membawa bantuan logistik bagi aparat keamanan yang melakukan penyisiran di wilayah itu pasca penembakan karyawan PTFI yang menewaskan seorang karyawan berkebangsaan Australia,Drew Nicholas Grant di Mile-53 pada Sabtu (11/7).

Penembakan terhadap aparat keamanan itu terjadi pada Minggu sekitar Pkl.10.00 WIT di Mile-51 wilayah operasional tambang PTFI.

Pada Pkl.12.00 WIT, korban Markus Rante Allo menghembuskan nafas terakhir setelah tim medis melakukan pertolongan yang maksimal untuk menyelamatkan nyawanya. Peluru mengenai punggungnya.

Sedangkan korban Pieter Bunga mengalami luka tembak di bagian kaki sedangkan Edy (Dedy) Jawaro tertembak di bagian pipi. [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  indikasinya jelas (yupei_boy@ya..., 16/07/2009 07:33)
Dalam pernyataan Kapolda Papua usai kunjungan ke TKP mengatakan bahwa pelakunya bukan OPM demikian juga dengan pihak ABRI melalui Panglima telah membantah bahwa pelakunya bukan ABRI pertanyaannya adalah, siapa pelakunya ? tapi jelas bahwa ketika pernyataan kapolda Papua pimpinan TNI membantah dan menuduh OPM sehingga diduga kuat ada kepentingan didalamnya.
 
 
spacer
  
  Bahasa Kacau (bangunsetiaji@ya..., 13/07/2009 08:57)
Aku tidak sampai selesai membaca berita di atas, malas. Tata bahasa dan penyuntigan/editorial yang jelek sekali. Judulnya mengatakan ...tertembak... tapi di alinea pertama ditulis ....ditembak... mana yang betul?. Dalam penalaranku, kata ''tertembak'' berarti suatu kejadian yang tidak disengaja/kecelakaan. Sedangkan kata ''ditembak'' berarti dilakukan dengan sengaja dan secara sadar oleh seseorang. Bagaimana mungkin Gatra yang sudah memiliki reputasi sedemikian baik tapi redaksi editorialnya san... <288 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  Pendekatan Persuasidf Perlu dipertimbangkan (mar@gm..., 13/07/2009 08:55)
Beberapa waktu yang lalu baik SBY maupun Kapolri mengaatkan untuk mengatasi masalah Papua dengan GPM-nya digunakan pendekaatn persuasif, tetapi nyatanya para " Pemberontak " semakin kurang ajar dan berani, untuk itu pendekatan persuasif sudah perlu dianulir dan ganti pendekatan Hukum Tegas Keras, gunakan kekuatan PEMUKUL prosedural, mereka bersenjata maka pihak keamananpun harus bersenjata, dan menurut hukum dibenarkan senjata yang berkemampuan 2x kekuatan dan kemampuan senjata " pemberontak " a... <12 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  Polri kurang memiliki kemampuan.... (mahathirmohamad@ya..., 13/07/2009 08:16)
Polri tidak memiliki kemampuan jungle warfare....apalagi hutan Papua...sebaiknya segala urusan dengan pembrontak di Papua diserahkan kepada TNI...kalau bisa dipercayakan KOPASSUS.....sekali lagi kalau diserahkan kepada yang bukan ahlinya hanya buang waktu, tenaga dan biaya....
 
 
spacer
  
  Papua tidak layak keamanan diserahkan Polrie (edopurwo@gm..., 12/07/2009 19:13)
Saya harap pemerintah jangan menyerahkan sepenuhnya kepada Polri, TNI snagat diperlukan guna penagamanan Anset asing dimana biar tidak ada tudingan dari luar jelak imige dari luar polisi kit kurang profesional dalam penanganan keamanan di Papua
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 09 February 2010 >>
SuMTW ThFSa
dot123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer