spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
NASIONAL
spacer
 
Mashudi: Perlu, Wajib Militer di Indonesia

Bandung, 22 Mei 2003 16:02
Wajib militer (wamil) atau dwipolisi sipil di Indonesia harus segera diberlakukan, guna mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Setidaknya melalui wajib militer akan ditanamkan rasa patriotisme dan nasionalisme, hingga terbentuk karakter rakyat yang disiplin," kata tokoh nasional Letjen TNI (Purn) Dr (HC) Mashudi, di Bandung, Kamis.

Mashudi menjelaskan, paling tidak sudah tiga generasi di Indonesia pasca-kemerdekaan belum merasakan wamil untuk bela negara, hingga Indonesia dapat dikatakan tertinggal jauh misalnya dari Singapura.

Menurut dia, Singapura sudah menerapkan wamil sejak tahun 1976, sementara Swiss telah memberlakukan wamil bagi rakyatnya sejak 200 tahun lalu, dan Amerika Serikat (AS) juga telah lama memberlakukan wamil.

Dengan demikian, katanya, kecintaan kepada Tanah Airnya akan tertanam, demikian pula disiplin akan terpelihara.

Dikatakannya, bilamana Indonesia sejak dahulu telah melakukan pola wamil ini, setidaknya konflik di Tanah Air, seperti, NAD dapat diredam, karena munculnya rasa nasionalisme dan patriotisme untuk mempertahankan keutuhan NKRI.

Konsep pelaksanaan wamil ini bukan berarti menciptakan masyarakat yang militeristik, namun untuk membentuk karakter bangsa yang mencintai Tanah Airnya sendiri.

"Konsep ini sangat dicita-citakan oleh sesepuh TNI, Jenderal TNI AH Nasution (Alm), agar nantinya muncul `tentara milisi`," tegasnya.

Bahkan, menurut Mashudi, pada lembaga `volksraad` zaman Hindia Belanda, pernah pula dilontarkan ide pembentukan wamil ini untuk segenap rakyat Indonesia.

Dengan demikian, katanya, nantinya tentara tidak akan terjun ke dunia politik, namun tugasnya hanya mempertahankan dan memelihara keamanan saja. "Sedangkan pemerintahan hanya akan dipegang oleh kalangan sipil yang memiliki kemampuan militer," ujarnya.

Disebutkannya, warga negara Indonesia mempunyai kewajiban mempertahankan NKRI sudah tertuang dalam UUD 1945, disamping itu hak warga negara Indonesia mempertahankan negaranya sudah tertuang pula dalam Undang-Undang (UU) Bela Negara tahun 1954 yang kemudian direvisi pada tahun 1980 dan 1982.

Namun dalam UU Bela Negara tahun 1982 itu tidak menyebutkan peraturan-peraturan mengenai tata cara bela negara. "Karena itu, wamil di Indonesia harus dilaksanakan secepatnya," demikian Letjen TNI (Purn) Dr (HC) Mashudi. [Tma, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  Pak di Amerika-Wamil tidak diaktifkan. (Rio_Adianto@ya..., 24/05/2003 20:16)
Pak Wamil di Amerika tidak ada, cuma hanya setiap warganegara ataupun pembara kartu ijo yang berumur 18 tahun akan mendapat surat untuk mendaftarkan diri ke Selective Service, namun karena sukarelawan sudah banyak, tidak pernah dipanggil dari tahun 1976. Wamil cuma akan diaktifkan kalau perang total. Sekarang enggak ada musuh Amerika yang bisa mengadakan perang total, jadinya enggak pernah dipergunakan WAMIL. Disiplin tentara tidak bisa diterapkan dengan memberikan tugas pada wamil. Wamil aktif ... <458 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  Tidak mesti jadi tentara (moerdani@de..., 24/05/2003 03:24)
Untuk cinta kepada negara tidak perlu jadi tentara. Kita tetap berjuang pada bidang masing2 keahlian kita yang berguna bagi negara dan bangsa. Buktinya petinggi2 negara ini terutama yang militer selalu ngomong membela negara, tapi koruptor. Dan sangat enak jadi petinggi negara dari militer dan yang kerja sama dengan militer, setiap kecurangan/kebocoran anggaran yang dilakukan petinggi militer/pejabat tidak pernah diusut.Mau bukti? Kasus Soeharto,Andi ghalib,kebocoran anggaran kostrad, kasus IB S... <266 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  Sangat Perlu (ltrijan@ya..., 24/05/2003 02:49)
sebagai bangsa yang jumlah penduduknya cukup banyak, malu dong kalau angkatan bersenjatanya kurang dari 1% jumlah penduduknya...........
 
 
spacer
  
  WAMIL..SANGAT SETUJU ITU (gengr26@ya..., 24/05/2003 02:03)
Masyarakat yg berjiwa militer tdk harus seorang tentara, tapi bisa siapapun profesi anggota masyarakat. Siapapun mereka (guru, buruh, crew kendaraan, hakim, jaksa, medis, engineer, etc.) akan bersikap / berwatak disiplin, tepat waktu, bertanggung jawab, tidak cengeng, etc. Jadi sangat..sangat..setuju bila diberlakukan wamil bagi pria-wanita sehat WNI.
Bagi mahasiswa yang pernah mengikuti latihan Resimen Mahasiswa pasti dapat merasakan itu.
 
 
spacer
  
  Saya setuju (artp1513@nu..., 23/05/2003 22:08)
Saya setuju ! paling tidak disiplinnya akan membantu menertibkan negara ini. Cinta negara dapat diwujudkan dalam banyak cara, tetapi disiplin berlaku dalam segala bidang
 
 
spacer
  
  SETUJU !!!! (ghaple@ya..., 23/05/2003 22:06)
Bagus sekali wacana Bpk. Mashudi ini dan perlu dipikirkan oleh para petinggi Indonesia.
Dengan adanya wamil maka jiwa patriotis dan rasa memiliki negara semakin kuat dengan demikian bilamana pemuda dan pemudi ini menjadi petinggi negara nanti-nantinya, mereka tidak akan sembrono membawa negara ini.

Disamping itu karena mereka pernah ikut merasakan membela dan melindungi negara mereka itu, sudah tentu mereka akan "merasa jijik" dengan apa yang dinamakan KKN.

Saya juga yakin karena pernah meras... <342 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  Wamil atau sisdiknas yang tepat (bowgank, 23/05/2003 19:53)
Memang dewasa ini disiplin & rasa nasionalisme telah memudar. Saya setuju untuk diadakannya wajib militer. Tapi perlu juga diingat bahwa disiplin & rasa nasionalisme dapat dipupuk melaui sistem pendidikan yang tepat. Dan saya rasa ini yang paling penting.
 
 
spacer
  
  SETUJU WAMIL (rangga_agastya@ya..., 23/05/2003 19:46)
Sangat setuj diadakannya wami ltak perlu menunggu KKN bersih apa kita harus menunggu negara ini bubar baru ada WAMIL....angkatan bersenjata kita kurang jika dibanding dgn jumlah penduduk dan luas wilayah kedaulatan negara kita.....kapan pemerintah akan melaksanakan wamil...aku mau ngedaftar juga,,,aku ngedaftar tak perlu menunggu KKN bersih.....Wamil menumbuhkan semangan Nasional dan kebangsaan dan bila udah wamil semoga aja semangan KKN yg melanda negeri ini akan berkurang....wamil harus dilaku... <267 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  Untuk keutuhan RI (ahanowa@ya..., 23/05/2003 19:45)
Mungkin ada baiknya dipikirkan, mengingat banyaknya isu-isu separatisme baik di bagian barat maupun timur. Ini menandakan bahwa rasa nasionalisme sudah mulai pudar.
 
 
spacer
  
  Sepakat pak LETJEN, tapi... (Mowgli@in..., 23/05/2003 10:06)
BEnar Pak.Letjen, subyektivitasku wamil rasanya perlu, itupun tuk menghindari organisasi bernama ABRI tuk tidak Ber_KKN terus. Dimana-mana analisis mengenai Militer berbisnis ituh sama, absollutely tends to corrupt, so siapa yang nasionalistis sekarang???
 
 
spacer
   
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 09 February 2010 >>
SuMTW ThFSa
dot123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer