spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
JAWA
spacer
 
Bupati Kebumen
Nonton Kebumen di CNN

Rustriningsih (GATRA/Sawariyanto)JUMAT malam pekan lalu, jutaan pemirsa Cable News Network (CNN) di seluruh dunia diajak berkunjung ke Kebumen, Jawa Tengah. Dalam tayangan singkat berbentuk feature, stasiun televisi swasta Amerika Serikat itu menayangkan figur Rustriningsih, sang Bupati Kebumen. CNN menilai Mbak Rustri, panggilan akrab Ibu Bupati, merupakan sosok pejabat yang bersih dan merakyat di tengah citra Indonesia sebagai salah satu negara paling korup.

"Saya muncul di CNN empat menit, padahal mereka ngambil gambarnya dua hari," kata Rustri sambil tersenyum kepada GATRA, yang menemuinya Selasa lalu. Sebelum tampil di CNN, figur Rustri juga sempat diekspose koran Amerika, New York Times, dan koran Singapura, The Strait Times, awal September lalu. Temanya sama: sosok Rustri sebagai pejabat yang jujur. Ia dipuji karena mengutamakan partisipasi rakyat dalam pembangunan.

Rustri yang baru pulang menunaikan umrah, 21 September lalu, kini tengah mempersiapkan rencana pernikahan dengan kekasihnya, Don Murdono, Bupati Sumedang, Jawa Barat. Tapi, gadis yang Juli lalu genap berusia 36 tahun itu enggan mengungkap agenda perkawinannya.

Di era otonomi ini, sosok Rustri berhasil tampil sebagai figur pemimpin daerah yang ideal. Sejak terpilih menjadi bupati, tiga tahun lalu, Rustri konsisten dengan tekadnya memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme. Kebumen yang bergunung kapur sama sekali bukan tanah pertanian yang subur. Daerah rawan bencana, dengan penduduk 1,2 juta jiwa, itu punya sumber daya alam pas-pasan.

Megawati & Rustriningsih; Kunjungan Presiden RI Saat Peresmian Press Center (GATRA/Sawariyanto)Rustri tampil dengan kesederhanaan, dan selalu menekankan efisiensi. Master ilmu politik dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, itu kerap menyopiri sendiri mobil pribadinya, Toyota Kijang buatan 1994, dari Kebumen ke Semarang sekitar 120 kilometer, ketika ada acara dinas. Lebih-lebih untuk kegiatan partai. Sampai saat ini, Rustri menjabat Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Kebumen.

Dalam menjalankan pembangunan, bekas agen koran dan majalah di Kecamatan Gombong itu berusaha menggalang partisipasi masyarakat. Tak lagi sepenuhnya menyerahkan kepada para kontraktor yang kerap memainkan nilai proyek, setelah main sabun untuk memenangkan tender.

Ketika memperbaiki 600 gedung sekolah, tahun lalu, misalnya, Rustri hanya mengucurkan bantuan seperempat dari jumlah dana yang dibutuhkan. Dana tersebut ia sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Selebihnya, ia mengajak masyarakat bersama-sama memperbaiki sarana pendidikan itu. Ia meminta para penyumbang memberikan uangnya langsung kepada pelaksana perbaikan.

Rustri juga berusaha menghapus praktek main suap bagi pegawai negeri yang mau naik pangkat. Sebelumnya, bukan rahasia lagi, para pegawai negeri sipil yang sudah saatnya menerima kenaikan pangkat harus mengurusnya, seraya menyodorkan pelicin ke beberapa meja. Akibatnya, banyak pegawai negeri tertunda kenaikan pangkatnya lantaran tak sanggup membayar. "Sekarang pegawai yang berprestasi langsung naik pangkat, sedangkan yang bermasalah harus ditunda," ujar Rustriningsih.

Ia juga memperbaiki mekanisme pengangkatan kepala sekolah, yang sebelumnya nyaris jadi kursi abadi bagi pejabatnya. "Rekrutmen semua kepala sekolah kini melalui tes pengetahuan administrasi, uji psikologi, dan tentu saja bebas sogokan," kata Rustri. Semua calon diseleksi di ibu kota kabupaten, dengan pengawasan ketat. Sebelumnya, menurut Rustri, untuk menjabat kepala sekolah menengah umum, seorang peminat harus mengeluarkan sekitar Rp 20 juta kepada sejumlah oknum pejabat.

Mekanisme pemilihan pimpinan perusahaan daerah pun dibersihkan dari praktek sogok. Rustri mengaku pernah ditawari Rp 75 juta bila memilih seorang calon. Tapi, tawaran itu ditepisnya. "Untuk mengelola perusahaan perlu kemampuan bisnis, dan harus teruji," kata Rustri.

Rustriningsih; Konsisten Dengan Tekadnya (GATRA/Sawariyanto)Untuk menggalang partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kebijakan pemerintah, Rustri mengembangkan program yang ia sebut informasi dan komunikasi untuk membangun pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab. Ia juga mendirikan press center, yang diresmikan Presiden Megawati, Mei lalu.

Melalui pusat informasi untuk pers itu, Rustri memberi kewenangan kepada para pejabat di bawahnya untuk menjelaskan kebijakannya. "Dengan cara ini, mereka dilatih bertindak transparan dan bertanggung jawab," ujarnya. Ia berprinsip: jangan ada jarak antara aparat pemerintah dan rakyatnya. Tiap pagi, selama setengah jam ia tampil rutin di radio In FM, milik pemerintah kabupaten. Dalam acara bertajuk "Selamat Pagi Bupati" itu, ia langsung menjawab pertanyaan masyarakatnya, mengenai apa saja.

Rustri bahkan memberikan nomor telepon selulernya untuk dihubungi siapa saja. "Banyak penelepon dan pengirim pesan singkat datang dari lapisan masyarakat bawah," tutur dia. Isi pesannya pun bermacam-macam.

Sudarno, tukang becak di Karanganyar, mengaku pernah menelepon Ibu Bupati ketika kesulitan mencari obat antibiotik untuk anaknya. Tak berselang lama, ia ditelepon balik oleh Kepala Dinas Kesehatan. "Saya dikasihtahu di mana bisa mendapat obat itu," kata Sudarno. "Rupanya, Bu Bupati langsung minta Pak Kepala Dinas menanggapi telepon saya," Sudarno menambahkan sambil terkekeh.

Rustri juga dikenal ketat memisahkan urusan partai dengan pemerintahan. Ia sering melarang para kader partainya memanfaatkan fasilitas umum untuk kegiatan mereka. Pernah, ratusan kader PDI Perjuangan yang mau mengikuti sebuah acara di Semarang ia suruh langsung berangkat dari rumah masing-masing. Ia melarang mereka berkumpul di Alun-alun Kebumen, karena akan terkesan seperti kampanye.

Rustriningsih; Mengutamakan Partisipasi Rakyat (GATRA/Sawariyanto)Menurut Rustri, satu-satunya fasilitas pemerintah yang terpaksa ia manfaatkan untuk urusan partai hanyalah ajudan bupati. Dulu, ia pernah mengangkat sekretaris pribadi untuk mengurus kegiatannya di luar dinas. Tapi, pengaturan jadwalnya malah jadi amburadul, karena kerap bentrok dengan jadwal yang sudah disusun ajudan bupati. Akhirnya ia terpaksa meminta ajudan untuk sekaligus mengatur jadwal kegiatannya di partai.

Rustri yang lahir di Gombong, 3 Juli 1967, terpilih menjadi bupati pada Maret 2000. Ia dicalonkan partainya, yang di DPRD Kebumen menguasai 16 kursi dari total 45 kursi. Kala itu, ia meraih 22 suara, terpaut dua suara dari lawannya. "Sama sekali tak ada politik uang," katanya tentang proses pemilihan itu.

Padahal, ia mendengar, di era reformasi ini main suap dalam proses pemilihan kepala daerah kian menjadi-jadi. Sejumlah calon bupati di Jawa konon harus membeli satu suara seharga Rp 200 juta hingga Rp 500 juta. "Bisa dibayangkan, dari mana bupati terpilih mencari duit untuk mengganti uang pembelian suara itu," kata Rustri.

Setahun setelah dilantik, Rustri meraih penghargaan "Certificate of Out Standing Women in Local Government dan Recognition United Nations Economic and Social Commission for Asia and The Pacific" dari lembaga internasional pemerhati pemerintahan daerah. Ia dipuji karena terobosan kepemimpinannya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Tengah, Murdoko, mengaku bangga pada sosok Rustriningsih. "Ini menunjukkan, kader PDI Perjuangan bisa memerintah dengan baik," kata calon kakak ipar Rustri itu. Murdoko adalah kakak kandung tunangan Rustri, Don Murdono.

Tapi, Cholidy Ibhar, Wakil Ketua DPRD Kebumen, justru mengritik Rustri. Anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa ini menganggap Rustri kerap merumuskan sendiri kebijakannya, dan masyarakat hanya mengiyakan. "Ia lebih sering membuat kebijakan top down, bukan bottom up," katanya.

Cholidy menilai Rustri bermain sendiri dalam membangun good governance. "Upaya menegakkan pemerintahan yang bersih itu harus didukung semua pihak," kata Cholidy. Ia menyayangkan sikap Rustri yang kurang melibatkan unsur-unsur lembaga musyawarah pimpinan daerah, termasuk pimpinan DPRD.

Konflik dengan DPRD memang pernah mencuat ketika Rustri menolak permintaan dewan untuk menaikkan APBD 2001. Rustri menganggap kenaikan itu ujung-ujungnya akan membebani rakyat. "Zaman lagi susah, kok anggaran belanja dinaikkan," katanya kala itu. Toh, Rustri menganggap kritik sebagai masukan. "Saya menerimanya dengan hati terbuka," kata dia.

Endang Sukendar dan Sawariyanto (Yogyakarta)
[Nasional, GATRA, Edisi 47 Beredar Jumat 3 Oktober 2003]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  Mbak BUPATI (gengr26@ya..., 20/10/2003 20:36)
Mbak Rustri Bupati Kebumen, wah bagus tenan sampean. Meskipun wanita bisa jadi teladan para Mas-mas & bapak2 pejabat di Indonesia.
Insya Allah sampean berkah di dunia dan akherat. Saya sepaham dengan mbak Rustri yang amenangi jaman edan, ora edan ora keduman, tapi sabecik-becike wong sing eling lan waspada.
Insya allah Mbak Rustri nanti punya keturunan yang baik2 bahkan lebih baik lagi dari figur ibu yang baik dan adil.
Sebagai wong mbanyumas, saya sering dengar pejabat2 dari tingkat lurah sampa... <162 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  Harus dicontoh pejabat di tingkat pusat (mclemak@ya..., 14/10/2003 22:11)
Patut diacungi jempol... Inilah satu harapan diantara pejabat pemerintahan yang korup..

Pejabat di tingkat pusat patut mencontoh dia agar negara ini dapat dikelola dengan baik dan bersih..
 
 
spacer
  
  Bupatiku oke, Presidenku ?????? (mambri@ya..., 14/10/2003 04:15)
Bisakah Presidenku seperti Bupatiku.
Aku bangga deh pada Bupatiku tapi Aku .... ngelihat Presidenku.
Aku seneng jadi warga kebumen, tapi aku ..... jadi warga Indonesia
 
 
spacer
  
  Wargamu Ibu (galuh_putra@ya..., 13/10/2003 20:54)
Sebelumnya saya ucapkan selamat pada Ibu Bupati, aku adalah salah satu warga Kebumen yang sekarang sedang merantau , setelah nonton Cnn ,dari negri orang saya turut terharu atas kepemimpinanmu Ibu Bupati,tapi sebagai warga Kebumen saya belum pernah merasakan kepemimpinanmu ,dan hanya saya berharap Ibu bisa membuat tobosan lagi dibidang Kesehatan masyarakat,karena saya merasakan sendiri sebulum Ibu menjadi Bupati ,terutama pelayanan Kesehatan di Puskesmas sampai RSUD yang merupakan pelayan keseha... <32 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  salah satu sosok/figur yg diharapkan (imam@le..., 13/10/2003 20:27)
Ini adalah salah satu contoh sosok/figur yang diharapkan oleh rakyat/bangsa Indonesia.
Bagai Berlian didalam lumpur yang kita temukan, dan mudah-mudahan masih banyak berlian-berlian yang lainnya didalam hamparan lumpur ini.
Optimis......
 
 
spacer
  
  Kalau mau masih bisa :jujur,Amanat,Tabligh dan Cerdas (macas20@ya..., 12/10/2003 04:16)
Ada beberapa orang yang pesimis ,bisakah kejujuran ditegakkan dinegara ini.Ternyata bisa,asal itu DIMULAI DARI ATAS,dan Bu rusti inilah bukti nyata.Selamat berjuang Bu,jadilah terus pemimpn seperti diteladanu rasululoh:JUJUR,AMANAH,TABLIGH DAN FATONAH
 
 
spacer
  
  Mohon ditayangkan di TV Nasional (hudana_y@ly..., 11/10/2003 04:43)
Kalau bisa tayangan tentang Ibu Bupati dari Kebumen juga ditayangkan di TV Nasional biar kita juga mengetahui bagaimana ibu bisa hingga seperti sekarang ini. Mudah-mudahan kita juga mau belajar merubah diri menjadi orang baik dan menjaga amanah.
 
 
spacer
  
  bisa2aja (akhali_2002@ho..., 11/10/2003 03:33)
ya kalo menurutku sih,ituhal yg biasa dingkat nama,kreatipitas dan lain2nya apalagi lewat surat kabar seperti ini dan mejelang pemilu lagi.kalo mmg ada org seperti ibu ini sebenarnya banyak tapi ga diekspos aja dalam berita dan tv,tapi ya karena ada kepentingan partai ya akhirnya diangkat setinggi tingginya ,seperti ketika pemilu 4tahun yg lalu apa yg dijanjikan partai ini wow setinggi langit keinginnaya sampai2 para investor asing ga kuat utk baca apa ygakn dilakukan partai ini waktu itu.jadi h... <95 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  Kampanye bagus (wirawiwi@ya..., 10/10/2003 21:33)
Berita ini menjadi kampanye yang bagus buat pdip
 
 
spacer
  
  Rugi saya .. (johnsave30@ao..., 10/10/2003 14:28)
Saya rugi tidak melihat tayangan mengenai Bupati Kebumen. Padahal saya sering nonton CNN loh. Oke terus aja berjuang Bu. Tetapi jangan menerapkan kebijakan Botton up melainkan Top down.
 
 
spacer
   
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 02 September 2010 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdot1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer