 |
|
 |
|
TEKNOLOGI & SAINS |
 |
| |
Planet Merkurius Jalani Transit Antara Matahari dan Bumi
Jakarta, 8 November 2006 10:14 Peneliti astronomi di Observatorium Bosscha, Lembang, Bandung, Rabu (8/11) pagi menyaksikan fenomena menarik ketika Planet Merkurius menjalani transit atau melintasi area antara bumi dan matahari.
Kepala UPT Observatorium Bosscha, Taufik Hidayat, Rabu di Bandung, mengatakan, proses transit Planet Merkurius itu hanya dapat disaksikan beberapa menit saja antara pukul 06.00 WIB sampai 07.00 WIB.
"Fenomena melintasnya Planet Merkurius itu terjadi hanya sebentar saat matahari terbit. Dalam transit itu, Planet Merkurius tidak memotong secara keseluruhan bidang matahari," katanya.
Menurut Taufik, peristiwa dunia astronomi itu terhitung cukup langka karena sepanjang abad 21, baru terjadi 13 kali dan terakhir terjadi pada 2003.
Transit Planet Merkurius pada 2003, lebih lama dibandingkan dengan peristiwa tahun ini. "Kalangan astronom memanfaatkan fenomena itu untuk melakukan penelitian, termasuk peneliti pada Observatorium Bosscha," katanya.
Namun, kata dia, untuk menyaksikan fenomena alam itu, tidak bisa disaksikan dengan mata telanjang karena harus menggunakan teropong khusus meneliti benda-benda langit.
"Ukuran Planet Merkurius saat transit antara matahari dan bumi itu, ukurannya hanya sekitar 1/200 dari ukuran matahari. Jadi cukup kecil sekali hingga tidak bisa disaksikan dengan mata telanjang," katanya.
Fenomena dunia astronomi lainnya akan terjadi pada Maret 2007 mendatang, yakni, terjadinya bulan total. "Menariknya gerhana bulan pada Maret 2007, akan berlangsung beberapa jam dan fenomena tersebut terhitung cukup langka," katanya. [TMA, Ant]
|
|
 |