 |
|
 |
|
JAWA |
 |
| |
Pipa Gas Pertamina di Tanggul Lapindo Meledak
Sidoarjo, 23 November 2006 01:16 Pipa gas yang meledak di sekitar pusat semburan lumpur panas Lapindo Brantas Inc di kawasan jalan tol KM 38 Gempol-Porong, Rabu malam (22/11), mulai sekitar pukul 19.30 WIB, adalah milik Pertamina East Java Gas Pipeline.
Kepala Bagian Transmisi Gas Area Pertamina, Sutadi, Rabu (22/11), mengatakan, penyebab meledaknya pipa gas tersebut belum diketahui karena berada di dalam tanah dengan kedalaman 1,5 meter dan tertutup lumpur serta tanggul.
"Kami saat ini sedang di lapangan, kondisi pipa sudah diamankan dengan mengisolasi gas supaya tidak berhamburan, sehingga posisi sudah nol tidak mengalir lagi," katanya.
Sutadi tidak bisa menjelaskan berapa panjang pipa gas yang meledak karena langsung tertutup lumpur.
Dia menduga penyebab meledaknya pipa gas karena gesekan akibat beban tanah yang terlalu berat menyusul pembangunan tanggul dan akibat pergesekan tanah yang melebihi kemampuan pipa, sehingga pipa retak dan bocor.
"Ledakan pipa gas tersebut merupakan kejadian yang pertama kali semenjak konstruksinya dioperasikan pada 1992 lalu," katanya.
Sutadi belum bisa memastikan kapan pipa gas tersebut bisa beroperasi kembali.
Pipa tersebut mengalirkan gas dari EMP Kangean dan Santos yang dialirkan ke PT Petrokimia Gresik, Perusahaan Gas Negara dan sebagian PLN, dengan kapasitas 130 MMSCFG. [EL, Ant]
|
|
 |