spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
NASIONAL
spacer
 
Sebanyak 604 Trainee RI Kabur dari Perusahaan Jepang

Tokyo, 14 Juli 2008 10:14
Sebanyak 604 pekerja magang (trainee) Indonesia yang sedang bekerja di berbagai perusahaan di Jepang lari dari perusahaan, sehingga kecenderungan "kabur" itu dikhawatirkan berdampak buruk bagi hubungan Indonesia dan Jepang.

Menurut perusahaan pengerah tenaga kerja Jepang, seperti yang disampaikan Working Group for Technology Transfer (WGTT) Jepang, di Tokyo, Senin (14/7), banyaknya jumlah pekerja magang Indonesia yang kabur itu terjadi sejak tahun 2005 hingga 2007.

Fenomena pekerja magang, atau disebut kenshushei yang kabur itu terungkap dalam kegiatan pelatihan manajemen dan investasi yang diselenggarakan oleh Vuteq Corporation, bekerja sama dengan WGTT Jepang, LSM yang berfokus pada peningkatan sumber daya manusia asal Indonesia, Minggu (13/7), di Toyota, sebuah kota di sebelah timur Nagoya.

Pelatihan ini dihadiri oleh tidak kurang dari 200 trainee dari kota-kota seperti Toyota, Arai, Mioshi, Kariya, Taketoyo, Toyohashi, Tahara, Fukui, dan Anjo. Seluruhnya bekerja di Vuteq Corporation yang berkantor pusat di Toyota.

Koordinator WGTT Jepang Fauzi Amary mengatakan, walaupun kecenderungannya semakin menurun, namun dikhawatirkan berdampak negatif bagi hubungan baik antara Jepang dan Indonesia. Kedua negara baru saja mengefektifkan kerja sama ekonomi berlandaskan EPA (Economic Partnership Agreement) pada 1 Juli 2008.

Dalam kesempatan itu, Vice President Vuteeq Corporation, yang diwakili Manajer SDM, Hiroshi Ishibushi, menekankan pentingnya para kenshushei untuk tetap konsisten pada kontrak kerja dengan perusahaan dan berupaya maksimal dalam menimba keterampilan dalam bidang kerja di perusahaan-perusahaan yang berbasis teknologi tinggi itu.

"Apalagi jika mengingat budaya kerja Jepang yang sangat konsisten dan menuntut disiplin kerja tinggi," kata Ishibushi.

Tahun 2005, jumlah kenshushei yang kabur tercatat sebanyak 286 orang, tahun 2006 187 orang, dan pada 2007 sebanyak 131 orang.

Jumlah trainee di Jepang mencapai sekitar 6,000 (Juli 2008), yang didatangkan oleh IMM Japan sebanyak 4.810 orang, Vuteq Corporation 350 orang, dan sisanya sekitar 1.000 orang didatangkan perusahaan pengerah tenaga kerja lainnya. [EL, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  Fenomena trainee (w_saputra2002@ya..., 16/07/2008 13:32)
Masalah kaburnya trainee bukan hanya masalah angka, tapi lebih kepada bagaimana kita semua berupaya untuk mengatasi fenomena yang sudah berlangsung cukup lama. Mencari akar penyebab kaburnya trainee dan berusaha mengatasinya semisal dengan pelatihan wirausaha dan edukasi perbankan yang dilakukan WGTT adalah salah satu upaya positif yang perlu dikembangkan. Saya rasa kita tidak perlu khawatir dengan kondisi ini sepanjang ada upaya konstruktif untuk mengatasinya.
 
 
spacer
  
  MAU TAU AJE (roffiie@ao..., 16/07/2008 03:24)
Mau tau aje, kenape tuh para calon pekerja pada lari? Alasanya apa aje hingga mereka tidak suka pada perusahaan yang akan membuat mereka jadi ahli ahli dibidangnye masing masing.

Masalahnya bukan bikin nama baik pemerintah tapi kita sesungguhnya harus lebih jauh teliti dengan alasan apa mereka kabur, dan kemana kaburnya?

Kalau satu dua orang tidak jadi masalah tapi ratusan calon pekerja mahir lari tunggang langgang, jadi kedua belah pihak yaitu pengusaha Jepang dan badan penyalur tenaga ke... <200 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  kamuflase trainee (john_johndoel@ya..., 14/07/2008 12:21)
teman2 indonesia, anda yg berurusan dg istilah training atau kenshusei bagi pemuda2 ind di jepang ini pasti ngerti, bhw kerangka training ini adalah kamuflase jepang utk mendatangkan tenaga kerja kasar dari LN yg dilarang UU ketenagakerjaan jepang.

jadi sebenarnya pemuda2 kita benar2 menjadi pekerja buklan trainee yg mestinya 50% kerja 50% menimba ilmu. lancung dg cap trainee mereka dibayar murah dan lolos UU ketenagakerjaan yg perlu membayar mahgal jika sbg pekerja.

tak aneh akhirnya pem... <264 huruf lagi>
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 09 February 2010 >>
SuMTW ThFSa
dot123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer