GATRANEWS

Indonesia Fashion Week 2014 Lahirkan Lembaga Tren dan Acuan Fashion Lainnya
Tuesday, 18 February 2014

Jakarta, GATRAnews –  Indonesia Fashion Week bakal digelar untuk ketiga kalinya tahun ini, yaitu...

Jakarta Fashion Week 2014 Kembali Gairahkan Desain dan Fashion Lokal

Jakart Fashion Week (GATRAnews/Eva Agriana Ali)Jakarta, GATRAnews Rangkaian program Jakarta Fashion Week kembali digelar dan telah dimulai dengan workshop untuk pelaku bisnis fashion pada Mei 2013. Menyongsong penyelenggaraan Jakarta Fashion Week 2014, Workshop bertajuk Developing Your Fashion Label itu digelar di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.  JFW 2014 sendiri akan digelar pada 19-25 Oktober 2013 di Senayan City, Jakarta.

Pada bulan April 2013, JFW juga menggelar workshop Fashion and Future dengan pembicara dari lembaga pendidikan fashion Instituto Marangoni. Workshop kedua ini adalah hasil kerjasama Kemenparekraf dengan British Council. “Kolaborasi kreatif ini untuk memperkenalkan karya-karya inovatif kepada audiens internasional,” kata Marc Crossey, Direktur Program British Council, beberapa waktu lalu.

Pakar fashion dari London seperti Demelza Galica, Wendy Malem, Angela Quaintrell, Toby Meadow, Sanjeev Davidson dari Center for Fashion Enterprise (CFE) bertemu langsung dengan pelaku bisnis fashion Indonesia . Lima orang diantaranya memiliki pengalaman panjang di dunia bisnis fashion internasional, termasuk pernah bekerja sama dengan desainer ternama seperti Alexander McQueen, Vivienne Westwood, Yohji Yamamoto, juga merek globak seperti Zara, Gap, TopShop, dan Nike. CFE adalah lembaga pengembangan bisnis yang melakukan inkubasi dan mendukung pengembangan label maupun desainer baru di sektor fashion di Inggris.

Selain mengupas strategi presentasi koleksi fashion secara profesional, para pakar juga berbagi kiat membangun kemitraan untuk mengelola proses produksi agar terus berkembang. Hasil bimbingan dari Indonesia Fashion Forwad tahun lalu melahirkan label fashion lokal bernama Major Minor. Kini koleksi dari Major Minor telah bersaing di antara karya desainer internasional yang dijual Harvey Nichols, seperti Alexander McQueen, Lanvin, Stella McCartney,Polo Ralph Lauren, Cholé, Michael Kors, dan Dolce and Gabbana. Selain penjualan online, Harvey Nichols pun memiliki toko yang  berbasis di Inggris, Irlandia, Emirat Arab, Kuwait, Saudi Arabia, Turki, dan Hong Kong.

Untuk tahun ini JFW telah memilih 12 desainer dan label yang akan mendapat bimbingan langsung dari CFE, yaitu Tex Saverio, Toton, Friederich Herman, Vinora Ng, Batik Chic, La Spina, Nur Zahra, Jenahara, 8eri, Milcah, Monday to Sunday, dan Nefertiri. Pada Februari mereka telah mengikuti workshop khusus bertema Market Entry, kemudian mengikuti pioneer program di bulan Mei dimana para pakar menganalisis produk, proses produksi,  dan hal-hal yang terkait dengan bisnis para peserta. Pada JFW 2014 yang digelar Oktober tahun ini, peserta akan menampilkan karya-karya mereka di atas runway. Mereka akan dinilai sejauh mana dapat menarik minat pembeli lokal dan internasional di buyer’s room. (*/Ven)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?