GATRANEWS

BCA Masih di Puncak Kapitalisasi Pasar
Tuesday, 14 April 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, kapitalisasi pasar saham PT Bank...
BKPM: Rasio Investasi Sektor Industri Makanan Capai 46%
Wednesday, 08 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan rasio investasi sektor...
Harga Emas Naik Tajam bercokol di USD 1.218 per Ounce
Tuesday, 07 April 2015

Chicago, GATRANews - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik tajam pada...
PGN Bagikan Dividen Rp 3,51 Trilyun
Monday, 06 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Perusahaan Gas Negara (Persero)...
BKPM Tangani Izin Produksi Film
Monday, 06 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Izin produksi film akan dilimpahkan kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal...
Proyek Terintegrasi Baja Beroperasi Tahun Depan
Monday, 06 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan, proyek terintegrasi baja...
Bank Jabar & Banten Bagi Dividen Rp 694 Milyar
Thursday, 02 April 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Jawa Barat dan Banten Tbk membagikan dividen payout ratio sebesar 63%....
Wika Beton Bagi Dividen Rp 98,55 Milyar
Wednesday, 01 April 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Wijaya Karya Beton Tbk (Wika Beton) akan membagikan dividen kepada pemegang...
Semen Baturaja Bagikan Dividen Rp 82,08 Milyar
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Semen Baturaja Tbk menyetujui...
Ahok Izinkan Kecamatan dan Kelurahan Gelar Nobar Film Nasional
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mempersilakan taman dan ruang...
Likuidnya Saham Perbankan di BEI
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kapitalisasi pasar saham di lantai...
Industri Mebel Jati Terancam Kehilangan Order US$ 800.000
Monday, 23 March 2015

Surabaya, GATRAnews - Pengusaha mebel asal Jawa Timur terancam gagal ekspor dan kehilangan order 40...
Kepala BKPM: Pembatalan Investasi Tidak Tunjukkan Rendahnya Kepercayaan Investor‏
Friday, 20 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani mengatakan...
BKPM Targetkan Investasi Jepang Capai US$ 3,42 Miliar
Thursday, 19 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala BKPM Franky Sibarani optimistis rencana kunjungan Presiden Jokowi ke...
Kemendagri Coret Pembangunan di Jakarta Senilai 6,1 Trilyun
Wednesday, 18 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencoret ratusan kegiatan pembangunan di...
Wijaya Karya Raih Laba Rp 615,18 Milyar di 2014
Tuesday, 17 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) pada 2014 meraih laba yang dapat diatribusikan...
Wijaya Karya Raih Kontrak Rp 3,44 Trilyun
Tuesday, 17 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan konstruksi BUMN, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), hingga pekan kedua...
BSD Siapkan Rp 7 Trilyun Kembangkan Empat Proyek
Tuesday, 17 March 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSD) menyiapkan dana investasi sekitar Rp7 trilyun...
BKPM: Rupiah Terdepresiasi, Minat Investasi Masih Tinggi
Tuesday, 17 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan,...
Gerindra Akui Hak Angket untuk Lengserkan Ahok
Saturday, 14 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik mengakui ada rencana pemakzulan...

Nia Dinata Gali Kembali Budaya Minangkabau

Nia Dinata (GATRAnews/Venny Tania)Jakarta, GATRAnews - Nia Dinata baru saja merampungkan riset untuk penggarapan naskah pertunjukkan drama tari Padusi, bekerja sama dengan penari dan maestro seni tari Tom Ibnur, yang dipentaskan pada 11-12 Mei 2012 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Ia menikmati proses riset dan menulis naskah yang mengangkat budaya Minangkabau, sekaligus mengenalkannya pada sosok perempuan yang berani menunjukkan sikap dan tak mau hanya menjadi korban.

Kedekatannya dengan dunia seni dan pertunjukkan membuat Nia juga ingin generasi muda saat ini lebih bisa menghargai seni tradisi.

"Legenda yang saya riset sejak bulan Januari menunjukkan perempuan Padang itu progresif,  kadang extreme dan heroik. Padahal itu cerita legenda. Tantangannya, bagaimana saya membuat skenario yang non-judgemental. Tapi sama dengan naskah film, sama-sama berurusan dengan kertas dan komputer dan menyenangkan," kata Nia ditemui di jumpa pers Padusi di Jakarta Selatan, Rabu (1/5).

Cerita ini memerlukan riset yang mendalam, yang menurut Nia agak sulit, lantaran saat ini tidak banyak buku-buku tentang legenda Minangkabau yang masih ada.

"Waktu kecil saya suka nonton performing art karena belum banyak film masuk bioskop juga. Terakhir kali saya pulang kampung migrasi ke Padang itu tahun 1986, sampai sekarang belum pernah lagi. Buat riset saya hanya nemu buku-buku yang ada di Pasar Senen," jelas sutradara film Ca Bau Kan ini.

Untunglah ia terbantu dengan internet tempat para peneliti sastra melampirkan hasil tulisan tesisnya.

Banyak yang bisa dipelajari Nia dari riset dan pendalaman seputar cerita rakyat Minangkabau. Misalnya saja bahwa perempuan itu tangguh, meski mungkin banyak mengalami ketidakadilan, namun mereka berani membuat keputusan yang menunjukkan sikap mereka dan menolak dijadikan korban.

"Sebenarnya kita dibesarkan oleh perempuan-perempuan kuat. Legenda Padang is very truthful. Kadang kita tak tahu apa yang dialami seseorang dan menghakimi dia ketika memutuskan sesuatu. Sayang generasi sekarang banyak yang tidak paham cerita nenek moyangnya," demikian Nia. (*/Ven)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?