GATRANEWS

Building Technology Expo Kembali digelar‏
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Para pengusaha properti di Indonesia, akan mendapatkan suguhan menarik dalam...
Indonesia Perlu 17,46 Juta Ton Baja Per Tahun
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, Indonesia membutuhkan 17,46 juta...
SMA Plus Pembangunan Jaya Jakarta Terpilih Sebagai L'Oreal Girls in Science‏
Thursday, 21 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim siswi SMA Plus Pembangunan Jaya Jakarta berhasil terpilih sebagai pemenang...
Kemendag Targetkan Ekspor Makanan Olahan US$8,9 Milyar
Thursday, 21 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Perhelatan Sidang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Filipina menjadi...
Kiprah Perempuan Dalam Pemberantasan Narkoba
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota MPR RI Fraksi Nasdem dan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Patrice Rio...
PTPP Optimis Raih Kontrak Rp 15,12 Trilyun
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menyatakan optimis bisa meraih kontrak baru sebesar...
Raisa Undang Ahok Jadi Tamu Kehormatan Konser
Tuesday, 19 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyanyi cantik Raisa Andriana mengundang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja...
Tradisi Baru Ahok: Pejabat Wajib Tes Urine
Tuesday, 19 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Pejabat eselon III dan IV yang baru dilantik, Senin (18/5) pagi tadi,...
UMKM Jadi Pondasi Menuju MEA 2015
Saturday, 16 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua DPR Setya Novanto menyebut usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi...
Harga Minyak Menguat, Patokan Brent menetap di US$ 66,86 per barel
Wednesday, 13 May 2015

New York, GATRANews - Harga minyak global naik pada Selasa (Rabu pagi WIB), mendapat dorongan dari...
Jelang MEA 2015, DPUB Gelar Pameran dan Edukasi Produk Ekonomi Kreatif
Wednesday, 13 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Perkumpulan Dari Perempuan Untuk Bangsa (DPUB) menyelenggarakan pameran dan...
Dolar AS Menguat Gara Gara Komentar Presiden Fed San Francisco
Tuesday, 12 May 2015

New York, GATRANews - Kurs dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada...
ANRPC Atasi Rendahnya Harga Karet Alam
Tuesday, 12 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Pertemuan Tingkat Menteri yang dihadiri delegasi sembilan negara anggota...
Ahok: Ngapain Mikirin Pilkada 2017
Monday, 11 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil disebut menjadi pesaing kuat Gubernur DKI...
Kemensos dan Kemen PPPA Siapkan Draft SKB Akta Kelahiran Anak
Wednesday, 29 April 2015

Jakarta, GATRAnews- Kementerian Sosial dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak...
Haji Lulung Tak Tahu Kantornya Digeledah
Monday, 27 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Ruang kerja Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana digeledah Bareskrim...
Kuartal I, Adhi Karya Bukukan Kontrak Rp 2,5 Trilyun
Thursday, 23 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan konstruksi milik pemerintah PT Adhi Karya Tbk hingga kuartal I-2015...
HUT ke-16, Gedung Pewayangan Kautaman Gelar Wayang Orang Kautaman
Wednesday, 22 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Gedung Pewayangan Kautaman Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Minggu...
Kartini Masa Kini, Ahok-Djarot Kompak Jawab Megawati
Tuesday, 21 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Dua pemimpin DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat...
Mensos Imbau Perempuan Ikut Berantas Korupsi
Tuesday, 21 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengimbau seluruh perempuan...

Nia Dinata Gali Kembali Budaya Minangkabau

Nia Dinata (GATRAnews/Venny Tania)Jakarta, GATRAnews - Nia Dinata baru saja merampungkan riset untuk penggarapan naskah pertunjukkan drama tari Padusi, bekerja sama dengan penari dan maestro seni tari Tom Ibnur, yang dipentaskan pada 11-12 Mei 2012 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Ia menikmati proses riset dan menulis naskah yang mengangkat budaya Minangkabau, sekaligus mengenalkannya pada sosok perempuan yang berani menunjukkan sikap dan tak mau hanya menjadi korban.

Kedekatannya dengan dunia seni dan pertunjukkan membuat Nia juga ingin generasi muda saat ini lebih bisa menghargai seni tradisi.

"Legenda yang saya riset sejak bulan Januari menunjukkan perempuan Padang itu progresif,  kadang extreme dan heroik. Padahal itu cerita legenda. Tantangannya, bagaimana saya membuat skenario yang non-judgemental. Tapi sama dengan naskah film, sama-sama berurusan dengan kertas dan komputer dan menyenangkan," kata Nia ditemui di jumpa pers Padusi di Jakarta Selatan, Rabu (1/5).

Cerita ini memerlukan riset yang mendalam, yang menurut Nia agak sulit, lantaran saat ini tidak banyak buku-buku tentang legenda Minangkabau yang masih ada.

"Waktu kecil saya suka nonton performing art karena belum banyak film masuk bioskop juga. Terakhir kali saya pulang kampung migrasi ke Padang itu tahun 1986, sampai sekarang belum pernah lagi. Buat riset saya hanya nemu buku-buku yang ada di Pasar Senen," jelas sutradara film Ca Bau Kan ini.

Untunglah ia terbantu dengan internet tempat para peneliti sastra melampirkan hasil tulisan tesisnya.

Banyak yang bisa dipelajari Nia dari riset dan pendalaman seputar cerita rakyat Minangkabau. Misalnya saja bahwa perempuan itu tangguh, meski mungkin banyak mengalami ketidakadilan, namun mereka berani membuat keputusan yang menunjukkan sikap mereka dan menolak dijadikan korban.

"Sebenarnya kita dibesarkan oleh perempuan-perempuan kuat. Legenda Padang is very truthful. Kadang kita tak tahu apa yang dialami seseorang dan menghakimi dia ketika memutuskan sesuatu. Sayang generasi sekarang banyak yang tidak paham cerita nenek moyangnya," demikian Nia. (*/Ven)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?