Makassar Jadi Kota Pamungkas Ekspedisi DRE 2 Tahun Ini

GATRA - Tuesday, 21 March 2017 07:43
Kota Makassar menjadi lokasi penutup dari rangkaian DRE 2 tahun ini. (GATRAnews/Dok. Datsun)

Makassar, GATRAnews – Ekspedisi terakhir perjalanan penuh tantangan dan uji untuk Datsun GO dan GO+ Panca dalam Datsun Risers Expedition (DRE) 2 tahun ini ditutup di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, 20-23 Maret 2017. Kota ini juga sekaligus menutup rangkaian DRE 2 setelah sebelumnya para risers singgah di Aceh, Lampung, Malang, dan Cirebon, beberapa waktu lalu.



Christian Gandawinata, Head of Marketing Datsun Indonesia mengatakan, Sulawesi Selatan merupakan salah satu dari beberapa tempat indah di Indonesia yang sesuai untuk menguji performa Datsun melalui ekspedisi.

“Sulawesi Selatan memiliki segalanya. Mulai dari ‘surga tersembunyi’ hingga tradisi yang masih tetap terjaga selama beberapa abad, semua merupakan tempat yang sempurna untuk merasakan performa mobil Datsun," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (20/3).

DRE 2 di Kota Makassar diawali dengan Datsun Karnaval, pentas kebudayaan yang menghadirkan beragam aktivitas untuk keluarga, yang diadakan di Pantai Losari. Rombongan kembali melanjut perjalanan ekspedisi dari Datsun Latimojong, salah satu dari 112 dealer Datsun yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selama ekspedisi, risers menjelajahi tempat-tempat berikut:

- Fort Rotterdam, benteng peninggalan Kerajaan Gowa dari abad ke-17 yang berdiri megah di pantai barat Makassar
- Rammang-Ramang, Maros, area karst terbesar kedua di dunia
- Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, yang dijuluki sebagai “Kingdom of Butterflies” oleh naturalis asal Inggris, Alfred Russel Wallace, yang menjadi simbol keindahan Pulau Sulawesi
- Kunjungan sosial di mana Datsun mendonasikan buku dan risers mengajar anak-anak setempat di “Kelas Inspirasi Datsun”
- Tana Beru, Bulukumba, untuk mengenal Pinisi, kapal layar khas tradisional Indonesia yang dibuat dengan tangan oleh Suku Bugis
- Pantai Tanjung Bira, termasuk pulau Liukang Loe, di mana risers berkesempatan untuk mengunjungi penangkaran penyu
- Menyimak Sinrilik, karya sastra berbentuk prosa dari Makassar yang bercerita mengenai kepahlawanan, serta dibawakan dengan atau tanpa iringan lagu. Sinrilik akan ditampilkan oleh Sanggar Sirajuddin, yang didirikan oleh almarhum Sirajuddin, seorang maestro Sinrilik

“Melalui ekspedisi ini kami ingin membuktikan keandalan Datsun sebagai partner dalam menjelajahi ‘surga tersembunyi’ di Indonesia. Selain itu kami juga berharap agar seluruh pengalaman ini dapat memberikan inspirasi bagi para risers untuk tergerak membantu melestarikan budaya dan keindahan alam Indonesia,” tutup Christian.


Editor: Toha

Last modified on Monday, 20 March 2017 21:47