GATRANEWS

JJ Royal Coffee Kejar Pangsa Pasar Menengah ke Bawah

Jakarta, GATRAnews - Produk kopi pendatang baru milik Sugar Grup Indonesia, JJ Royal Coffee, mengincar pasar menengah ke bawah lewat varian baru JJ Royal Kopi Tubruk, yang diluncurkan pada Kamis (11/4), di Jakarta. Direktur Utama JJ Royal Coffee, Yusuf Saputra, mengatakan, ini pertama kalinya JJ Royal menjual kopi dalam bentuk sachet dan dijual dengan harga yang terbilang murah.

JJ Royal Kopi Tubruk yang dibuat dengan biji kopi grade 1 ini dijual dengan harga Rp 2.500 per sachetnya. Menurut Yusuf, meskipun kopi ini dijual dengan harga segitu, JJ Royal tetap mengedepankan komposisi kopi yang tetap memakai biji kopi specialty grade 1.

"Kita ingin orang-orang Indonesia bisa menikmati kopi terbaik yang juga terbuat dari biji kopi terbaik dari Indonesia sendiri, untuk itu kami luncurkan JJ Royal Kopi Tubruk ini," ujarnya, saat acara peluncuran JJ Royal Kopi Tubruk.

Lebih lanjut, menurut Yusuf, kopi specialty grade 1 yang digunakan JJ Royal adalah yang sesuai standar internasional SCAA (Special Coffie Association of America). Pencarian kopi jenis ini, dikatakannya, dengan membeli dari petani-petani yang memang sudah dipercaya mempunyai kopi grade 1. "Kita tidak punya perkebunan sendiri. Tapi yang jelas kita tidak mengekspor, karena kopi specialty grade 1 ini sangat langka," tuturnya.

Setelah pihaknya membeli dari petani, lanjut dia, biji kopi tersebut disimpan di pabrik. Tiap tahun pihaknya juga punya tim yang berkeliling Indonesia untuk mencari dan riset tentang kopi terbaik di Indonesia. Yusuf menjelaskan, pembelian dari petani dilakukan secara fair trade. "Sama seperti harga petani menjual ke perantara. Ini kita lakukan agar petani lebih bersemangat," ungkapnya.

Dengan menjual kopi specialty grade 1 ini, pihaknya meyakini mampu bersaing dengan produk kopi sachet sejenis yang beredar di pasar. Apalagi pasar kopi specialty grade ini di Indonesia masih kecil sekali, yakni 1 persen dari total volume transaksi kopi yang senilai Rp 10 triliun per tahunnya. 

"Memasarkan kopi grade 1 sangat susah. Tapi dengan pertumbuhan market yang tinggi, saya berharap masayarakat ingin mencoba dan bangga dengan produk mereka sendiri yang memang berkualitas," ujarnya.

"Meskipun kita masih pemain baru, tapi percaya akan terus tumbuh ke depannya," pungkas Yusuf optimis. (*/DKu)

 

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?