Rabu, 24 Agustus 2016 08:31

Jakarta, GATRAnews - PT Bukit Asam (Persero) Tbk akan kembali mengekspor batubara ke Cina, pada kuartal III atau kuartal IV tahun ini. "Kami tidak ...

Rabu, 24 Agustus 2016 08:31

Bank Indonesia (GATRA/Rifki M Irsyad/HR02) Jakarta, GATRAnews - Bank Indonesia (BI) baru saja mengumumkan utang luar negeri (ULN) mencapai US$ ...

Rabu, 24 Agustus 2016 08:31

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (ANTARA/Widodo S Jusuf/HR02) Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo mengevaluasi pelaksanaan ...

Rabu, 24 Agustus 2016 08:31

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah, melalui Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), akan mengakomodir pekerja informal untuk dapat memiliki rumah. Karena ...

Rabu, 24 Agustus 2016 08:31

Jakarta, GATRAnews - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang memutuskan untuk melakukan peningkatan ...

Sabtu, 15 Desember 2012 18:30

Office Tower ONE TCC Batavia siap Beroperasi

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Jakarta, GATRAnews - Tingginya pertumbuhan akan permintaan ruang perkantoran di Jakarta sejalan dengan berkembangnya kondisi perekonomian nasional. Tingkat okupansi ruang kantor di wilayah Jakarta khususnya Central Business District (CBD) sebesar 92%, termasuk ruang kantor berpredikat A. Permintaan ruang kantor sepanjang tahun 2012 meningkat hingga 350.000 m2 sedangkan penambahan suplai yang ada hanya 277.000 m2.  Diprediksi, hingga 2013 mendatang dibutuhkan  710.000 m2 untuk ruang kantor baru di Jakarta. 

 

Untuk memenuhi kebutuhan itulah pengembang PT Greenwood Sejahtera Tbk menargetkan adanya penambahan 180.000 m2 pasokan ruang kantor di wilayah Jakarta Golden Triangle, melalui menara pertama gedung perkantoran TCC Batavia yang resmi beroperasi tepat tanggal 12 Desember 2012 lalu. Office Tower ONE setinggi 46 lantai yang menempati lahan seluas 2,2 hektare (ha) merupakan bagian pengembangan TCC Batavia tahap satu yang mencakup tiga menara perkantoran dengan skema strata title.

 

TCC Batavia merupakan proyek yang dirancang sebagai superblok 7 menara di atas lahan seluas 7,2 hektare (ha) yang mengusung  konsep “world class one stop living: working, living, and entertaining” yang menggabungkan aktivitas bisnis, hiburan, akomodasi, dan hunian. Dalam pembangunan TCC Batavia ini, PT Greenwood Sejahtera Tbk menggandeng arsitek dari Singapura, DP Archictects yang telah sukses menangani sejumlah proyek besar seperti Resort World Sentosa, Marina Centre, dan Suntec City. 

 

Menurut  President Direktur PT Greenwood Tbk, Harry Gunawan, dalam pembangunan proyek ini, selalu menerapkan high development investment tetapi low operational cost. "Salah satunya kami menggunakan pendingin ruangan hemat energi jenis water-cooled VRV generasi III dari Daikin, serta menggunakan mesin daur ulang air limbah dimana air hasil pengolahan tersebut dipakai untuk sistim pendingin AC dan pengairan taman di lingkungan TCC Batavia," katanya. 

 

Ogishima ,Vice President Daikin International  menambahkan, “Bahwa Office Tower One TCC Batavia merupakan menara gedung perkantoran pertama di Indonesia yang menggunakan Watercooled VRV hemat energi tersebut. “Ini merupakan inovasi terbaru dari kami, dari sisi harga lebih tinggi, tetapi running cost yang lebih rendah, yakni 10%-15% dibanding AC jenis air-cooled lain,” katanya. 

 

Gunawan Irvin, Direktur Konsultant Properti Cushman Wakefield menjelaskan, tingginya minat para perusahaan lokal dan asing untuk berkantor Ofiice Tower ONE TCC Batavia ini karena selain lokasi yang strategis, juga ditunjang dengan konsep TCC Batavia  yang akan menjadi  a world- class intergrated superblock yang terdiri dari hunian apartemen, hotel berbintang lima, entertainment centre atau exhibition hall, dan convention center. Oleh karena itu tepat apabila Office Tower One TCC Batavia dikatakan sebagai a perfect place for your office and your future investment. 

 

PT Greenwood Sejahtera Tbk adalah emiten property yang menggarap proyek TCC Batavia, GWSA juga menyertakan kepemilikan saham pada beberapa perusahaan pemegang proyek-proyek properti di Jakarta dan Bandung. Proyek-proyek tersebut antara lain Hotel Emporium (Jakarta Utara), The Peak Apartment (Jakarta Selatan), Kuningan City (Jaksel), Senayan City (Jaksel), Festival Citylink (Bandung), Lindeteves Trade Center (Jakarta Pusat), dan Hotel Holiday Inn Express (Jakut). Kinerja GWSA pada tahun 2011 (audited) meningkat, dimana perusahaan mencetak laba bersih Rp 205 milyar dibandingkan tahun 2010 (audited) yang hanya sebesar Rp 13 Milyar dan untuk tahun 2012 yaitu pada periode untuk Sembilan bulan yang berakhir 30 September 2012 (unaudited) Perusahaan mencetak laba bersih Rp 336 milyar. (*/nhi)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read 2891 times Last modified on Sabtu, 15 Desember 2012 21:55