GATRANEWS

DPRD Tak Gentar Dilaporkan Ahok ke KPK
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melaporkan kasus APBD DKI...
Djarot Tuntut Finansial Antaredja Sebelum Bangun JIT
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyambut baik tawaran...
Ahok Malu Balai Kota Tidak Memiliki Masjid
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Basuki Tjahaja Purnama merasa malu karena Balai Kota DKI belum memiliki sebuah...
Usai Digoyang Hak Angket, Ahok Resmikan Masjid Jenderal Sudirman
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Satu hari pasca digoyang hak angket, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja...
CEO Unilever Temui Presiden Jokowi
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Pimpinan raksasa perusahaan multinasional Unilever Paul Polman, Jumat (27/2)...
Pemerintah: Harga Elpiji 3 Kg Naik, Cuma Hoax
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah melalui Menteri ESDM Sudirman Said menyatakan bahwa harga elpiji...
Sinergi dengan Kementerian, BRI Terbitkan Kartu IUMK
Friday, 27 February 2015

Denpasar, GATRAnews - Bank BRI dan Kementerian UMKM, di Denpasar Bali, Kamis (26/2), meluncurkan...
Sinergi dengan Kementerian, BRI Terbitkan Kartu IUMK
Friday, 27 February 2015

Denpasar, GATRAnews - Bank BRI dan Kementerian UMKM, di Denpasar Bali, Kamis (26/2), meluncurkan...
RS Mitra Keluarga IPO, Incar Dana Rp 4 T
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (Mitra Keluarga) menargetkan dana segar...
TNI Dukung Pemberantasan Tambang Ilegal
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - TNI akan mendukung sepenuhnya pemberantasan Illegal Mining yang dilakukan para...
Direksi TPI Adukan MNC ke BEI
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Jajaran Direksi PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (CTPI) mengadukan pihak...
KKP Fokus Pada Pengembangan Pakan Ikan Mandiri
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2014 merilis bahwa perikanan budidaya...
KKP Fokus Pada Pengembangan Pakan Ikan Mandiri
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2014 merilis bahwa perikanan budidaya...
KLH: Tekan Emisi Karbon Lewat Kebijakan dan Implementasi
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Emisi gas rumah kaca telah melewati ambang batas terburuk yang dapat dihindari...
Kadin Dorong Pengembangan Asuransi Mikro Syariah
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia tengah mengembangkan asuransi...
Kemendag: Potensi Ekspor Feysen Muslim Sangat Besar
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan,...
Filipina Hentikan Penyelidikan Safeguard Produk Baja Indonesia
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnewsPemerintah Filipina secara resmi telah mengeluarkan notifikasi penghentian...
Pemerintah Turunkan Suku Bunga KPR FLPP
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU dan PR)...
Swasta Dilarang Kelola Sumber Air, Payung Hukum Ditargetkan Rampung April
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Mahkamah Konstitusi telah memutuskan untuk mencabut Undang Undang Nomor 7...
PPP dan PKB Berbalik Dukung Hak Angket Ahok
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Sembilan fraksi di DPRD DKI Jakarta secara aklamasi menyetujui hak angket...

Polri Akan Ambil Tindakan Tegas Bagi Ormas yang Nekat Sweeping

Jakarta, GATRAnews - Untuk mencegah terjadinya aksi anarkis anggota oganisasi kemasyarakatan (ormas) tertentu di Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berjanji akan mengusut kasusnya dan menindak tegas para pelaku. "Apabila ada kegiatan tersebut, maka akan dilakukan tindakan. Lebih tepatnya akan ditindak tegas," jelas Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Ronny Franky Sompie, Selasa (23/7).

 

Dia menambahkan bahwa, Kapolri, Jendral Timur Pradopo juga sudah meminta Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Komjen Imam Sudjarwo, Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Komjen Oegroseno, dan seluruh Kapolda untuk melakukan antisipasi agar tidak ada lagi aksi sweeping. Hal ini untuk menghindari konflik horizontal dengan masyarakat. "Diperintahkan antisipasi dan sekaligus pengajakan untuk tidak lakukan sweeping," ujarnya.

 

Polisi, tegasnya, hanya akan menindak para pelaku kekerasan dan bukan ormas tertentu sebab kewenagan untuk menindak ormas berada pada Kementrian Dalam Negri. Soal pengusutan sampai pada pemimpin ormas yang memberikan perintah, pihak kepolisian akan mengusutnya sesuai dengan fakta yang ditemukan."Kita tetap usut tuntas (fakta perkara) secara maksimal. Itu memang kewajiban Polri agar punya efek jera," tegasnya.

 

Polri sebelumnya telah menangkap tiga anggota ormas yang terbukti melakukan pengrusakan di toko Anugerah di Jalan La Galigo, Makassar, Sulawesi Selatan milik Koredy Odinata pada Rabu (19/6) pukul 22.15 Wita lalu. Para pelaku adalah Emir Faisal alias Erir, 45 tahun, Swar Anas alias Aswar, 22 tahun, dan M Amirudin Fanu alias Amir yang merupakan karyawan swasta dan aktif di dalam ormas Front Pembela Islam (FPI) Kota Makassar. (WFz) 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?