Impack Pratama Terbitkan Obligasi Rp 500 Milyar

Jakarta, GATRAnews - PT Impack Pratama Industri Tbk, produsen dan distributor bahan bangunan dan barang plastik, berencana menerbitkan obligasi melalui Penawaran Umum Obligasi I Impack Pratama Industri Tahun 2016. Obligasi tersebut akan diterbitkan dalam dua seri yaitu, Obligasi Seri A dengan jangka waktu tiga tahun dengan bunga 9,50%-10,00% sejak Tanggal Emisi, Obligasi Seri B dengan jangka waktu lima tahun dengan bunga 9,75%-10,25%.

Penjamin Pelaksana Emisi Efek dalam Penawaran umum ini adalah PT BCA Sekuritas dan PT Sucorinvest Central Gani. Nilai obligasi yang akan diterbitkan berjumlah pokok sebanyak-banyak Rp 500 milyar, dengan jaminan sebesar minimum 110% dari nilai pokok obligasi. Obligasi ini mendapatkan peringkat idA- dari Pefindo.

Dana yang diperoleh dari hasil penerbitan pbligasi, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan seluruhnya sebagai pelunasan hutang bank dan entitas anak, belanja modal, dan modal kerja untuk Impack Prata dan entitas anak.

“Kami optimis Obligasi ini akan mendapatkan respon yang positif dari investor," ujar Direktur Utama Impack Pratama, Haryanto Tjiptodihardjo, di Jakarta, Senin (7/11).

Direktur Utama PT BCA Sekuritas Mardy Sutanto, yang merupakan salah satu Penjamin Pelaksana Emisi Efek Obligasi ini mengatakan bahwa Impack memiliki tim manajemen yang handal dan berpengalaman di industri bahan bangunan dan barang plastik.

"Kemudian, profitabilitas yang kuat didukung dengan kinerja dan efisiensi, serta peringkat yang didapatkan Impack, merupakan dasar bagi kami untuk menawarkan obligasi ini kepada investor,” ungkap Mardy Sutanto.

Direktur Utama PT Sucorinvest Central Gani Nicolaos M. Oentung menambahkan, Impack Pratama merupakan pemimpin pasar di industri bahan bangunan dengan prospek sangat baik.

"Dengan potensi pasar yang besar, kami optimis ini akan menjadikannya sebagai investasi yang menarik," tutur Nicolaos.

Selama semester I tahun 2016, Impack Pratama membukukan pendapatan sebesar Rp563 milyar dengan laba tahun berjalansebesar Rp71 milyar. Untuk periode selama sembilan bulan tahun 2016, Impack memperoleh pendapatan sebesar Rp848 milyar dengan laba periode berjalan sebesar Rp 106 milyar.

Impack Pratama memiliki strategi yang fokus pada peningkatan volume penjualan di bidang manufaktur dan distribusi, program marketing campaign untuk penjualan retail dan segmen pasar proyek. Perusahaan secara agresif menawarkan produk-produk untuk aplikasi pertanian,seperti rumah kaca (greenhouse), penjemuran kopi, atap nursery dan lain-lain.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

Share this article