Bekasi Fajar Optimis Akan Jual 30 Ha Lahan Industri

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan pemilik kawasan industri di Cikarang, Jawa Barat, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (Bekasi Fajar), menyatakan optimis dapat menjual lahan seluas 25-30 hektare (ha) pada tahun ini. Diperkirakan, dari hasil penjualan lahan tersebut, Bekasi Fajar akan mengantongi Rp 625 milyar hingga Rp 750 milyar.

Perhitungannya, menurut Direktur Utama Bekasi Fajar Industrial Estate Yoshihiro Kobi, mengatakan harga jual rata-rata di kawasan industri Bekasi Fajar saat ini berada di angka Rp 2,5 juta per meter.

"Rata-rata kami jual di harga Rp 2,5 juta per meter. Itu rata-rata. Karena ada yang premium, ada yang tidak. Tapi kalau dirata-ratakan segitu," ujar Yoshihiro, di Jakarta, Kamis (2/6).

Rasa optimisme pihaknya tak lepas dari langkah pemerintah yang terlihat mulai gencar melakukan pembangunan infrastruktur. Apalagi, lahan Bekasi Fajar terletak didekat dengan beberapa proyek yang tengah dilakukan pemerintah.

"Semester ini kalau dibandingkan dengan semester tahun lalu, kami terima inquary lebih banyak. Artinya pemerintah sudah keluarkan banyak biaya untuk infrastruktur. Jadi walaupun belum ada finalisasi dengan calon tenant, tapi kita harap di kuartal selanjutanya kita bisa capai target 25-30 ha," jelasnya.

Meski begitu, pihaknya tetap berharap pemerintah akan lebih giat lagi dalam mengejar pembangunan infrastruktur. Karena menurut Yoshihiro, dengan semakin banyaknya pembangunan infrastruktur maka akan mengundang lebih banyak lagi investor yang masuk ke Indonesia.

"Percepatan proses infrastruktur itu penting, karena akan mendorong investor untuk invest lagi," ungkapnya.

Sementara itu, Yoshihiro menyebutkan hingga saat ini perseroan telah meraup dana senilai Rp 162,5 milyar dari hasil penjualan lahan. "Marketing sales sampai saat ini 6,5 ha," tuturnya.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

Share this article