Kemenko Perekonomian Bersama Kadin Bahas Pemerataan Ekonomi Nasional

Jakarta, GATRAnews - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution melakukan pertemuan dengan pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, untuk membahas kebijakan pemerataan ekonomi nasional. Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani mengatakan, terdapat beberapa sub pembahasan dalam pertemuan ini, di antaranya kesempatan kerja, UMKM, hingga sektor investasi atau permodalan.

"Itu dimulai dari beberapa hal pada tanah, kesempatan bekerja, permodalan. Kemudian bagaimana memberikan insentif tetapi juga intinya yang 99 % UMKM ini karena sekarang porsi perbankan hanya memiliki 20%," tutur Rosan, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Senin (20/3).

Menurutnya, dunia usaha mendukung sepenuhnya program ini. Bahkan, tim khusus nantinya akan dibentuk untuk mendorong agar program ini berjalan lancar. Nantinya, program ini juga akan disosialisasikan secara lebih luas pada berbagai kalangan.

"Kita kan baru mendapatkan pemaparannya jadi kita baru membuat membentuk tim, karena Pak Darmin juga sangat senang dengan aksi yang kita luncurkan dan berjalan dengan baik dan kita akan bekerja sama dengan tim yang dibentuk oleh pemerintah mematangkan program pemerintah ini," jelasnya.

Program jangka menengah dan jangka panjang pun telah disiapkan oleh pemerintah. Diharapkan, program ini nantinya dapat berdampak positif bagi ekonomi Indonesia, terutama untuk mengurangi kesenjangan ekonomi.

"Karena memang ada kekuatiran gap antara kaya dan miskin makin melebar lagi. itu salah satu alasan pemerintah, jadi ini rencana menengah panjang. Memang diperlukan konsistensi dari kebijakan itu, nanti kita akan siapkan tim koordinasi dengan tim kemenkoperekonomian terkait hal tersebut," kata Rosan.

Sementara itu, Darmin Nasution mengatakan saat ini pemerintah tengah mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan. Dalam mewujudkan hal tersebut, pemerintah melakukan berbagai upaya termasuk menggandeng pelaku dunia usaha.

"Kita membicarakan kebijakan pemerataan ekonomi. Tentu kita perlu pandangan dan kerja sama dengan Kadin. Bagaimanapun kita tidak bisa mengerjakan ini sendiri," ujar Darmin.

Darmin mengaku telah memperoleh masukan penting dari para pelaku usaha dalam rapat tersebut. "Ada lah beberapa masukan. Walaupun kita juga sudah siapkan soal itu. Tadi itu membicarakan pemikiran, konsep usulan. Kalau spesifiknya nanti lah," ungkapnya.

Seperti diberitakan, program pemerataan ekonomi menitikberatkan pada kebijakan yang menjadi prioritas, yakni reforma agraria, penyediaan lahan pertanian dan perkebunan, penataan usaha retail modern, penyediaan perumahan untuk rakyat miskin di perkotaan dan pelatihan vokasi untuk peningkatan kualitas tenaga kerja. Nantinya program itu akan masuk ke Rencana Kerja Pemerintah (RKP).


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

Share this article