GATRANEWS

Fadly, Topi, dan Kain Tradisional

Fadly 'Padi' (GATRAnews/Eva Agriana Ali)Jakarta, GATRAnews - Topi dan Fadly mungkin sudah menjadi dua hal akrab yang sering terlihat tampil bersama. Untuk melengkapi penampilannya, Fadly "Padi" kini mengaku sebagai pengoleksi topi-topi yang memiliki aksen budaya Indonesia. "Topi yang udah punya 10 buah sekarang. Ini awal perjalanan. Semoga sebelum puasa bisa lebih dari 10 buah," kata Fadly saat ditemui di Balai Sarbini, Jakarta, Kamis (20/6). Vokalis Padi ini mengaku sedang mengoleksi beberapa topi khas Indonesia, termasuk yang tradisional. Fadly menyebutkan topi Papua, blankon Jawa, topi Sulawesi Selatan, sudah di tangan menjadi koleksinya.

"Itu saya berburu sendiri dan dibantu oleh teman-teman. Nanti pengennya topi Dayak juga. Kalau topi itu lebih gampang dapetnya, bisa langsung beli," demikian Fadly menjelaskan alasannya.

Selain topi, musisi kelahiran Makassar, 13 Juni 1975 ini juga ikut mengoleksi kain-kain tradisional khas Indonesia seperti kain batik. Kesukaan Fadly pada barang-barang bernuansa budaya Indonesia ini memang mulai dirasakannya sejak setahun terakhir.

"Saya ingin tahu aja. Kalau kita lihat, ada berapa macam suku di Indonesia. Sekarang kalau kita datang ke daerah, saya ambil pakaian khas daerah itu. Pelan-pelan pengen punya koleksi, yang saya juga nyaman pakainya," tutur musisi bernama lengkap Andi Fadly Arifuddin ini.

Beberapa jenis kain batik seperti batik Cirebon yang lebih modern rencananya akan didesain ulang dan dimodifikasi oleh Fadly menjadi busana yang kasual, tidak terlalu formal, juga tidak terlalu tradisional. Ia ingin melengkapi koleksinya tahun ini, kalau bisa dari semua provinsi di Indonesia. "33 provinsi, tapi kalau suku kan lebih banyak lagi. Itu impian aja sih, pengennya Indonesia dan natural," imbuh Fadly. (*/Ven)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?