GATRANEWS

Cinta Dalam Kardus : Raditya Dika Bicara Barang Mantan

Pendukung Film Cinta Dalam Kardus (GATRAnews/Venny Tania)Jakarta, GATRAnews Baru terlihat lewat film Cinta Brontosaurus, Raditya Dika bakal kembali ke layar lebar lewat film keduanya tahun ini bertajuk Cinta Dalam Kardus, yang akan dirilis di bioskop Indonesia pada 13 Juni 2013. Menggunakan karakter dan situasi yang sama dengan serial komedi Malam Minggu Miko, Cinta Dalam Kardus ditulis oleh Dika bersama Salman Aristo, kemudian disutradarai oleh Salman Aristo. Dika memerankan Miko, pemuda galau yang hobi stand up komedi dan menjadikan pengalamannya menyimpan barang-barang dari mantan pacar di dalam sebuah kardus sebagai pelajaran.

Gue ingin bikin film monolog yang beda. Bikin cerita kan harus dari kegelisahan. Jadi pas pindahan rumah, ada barang mantan, yaitu kaos couple, ketinggalan dimasukkan kardus,” demikian Dika menceritakan ide awal dari pembuatan film yang dianggap sebagai versi layar lebar dari serial mingguannya di Kompas TV itu, dalam jumpa pers di Planet Hollywood XXI, Jakarta, rabu (5/6).

Ide mengenai seorang cowok yang menceritakan kepada orang-orang mengenai kardus barang mantan sekaligus belajar sesuatu dari padanya disampaikan kepada penulis naskah dan sutradara Salman Aristo. “Tetap komedi, karena kalau bikin horor dan drama nggak bisa. Kenapa sekarang dibikin, karena Cinta Brontosaurus pas jadi box office nomor satu tahun ini,” ujar penulis buku Kambing Jantan itu.

Dunia dan karakter Cinta Dalam Kardus diambil dan dikembangkan dari Malam Minggu Miko, karena lebih mudah dieksplorasi karakternya, promosi filmnya, dan mudah dikenal serta dikerjakan, seperti dijelaskan Dika.

Meski terinspirasi dari pengalaman nyata, Radit mengaku hanya 20 % dari pengalaman pribadi dan sifat aslinya yang dituangkan menjadi ide dalam film ini. “Beberapa pengalaman dipinjam dan dikembangkan. Kalau nggak boring banget isinya cuma gue tidur, ngopi, nulis di cafe,” ujar Dika, yang mengaku sedang mengembangkan tulisan untuk Malam Minggu Miko musim kedua.

Sementara itu Salman Aristo yang mengarahkan akting Dika dan para aktris yang menjadi mantan Miko mengatakan ia ingin membuat sesuatu yang unik dan segar. “Sempat deg-degan, tapi tim kreatif kita bikin latar dari kardusnya jadi hidup. Rico Marpaung, Art Director yang memungkinkan treatment dari kardusnya,” tutur sutradara Jakarta Hati itu.

Soundtrack film ini diciptakan dan dinyanyikan oleh Endah N Rhesa, berjudul sama dengan filmnya. Selain Raditya Dika sebagai pemeran utama, ada banyak pemeran pendukung seperti Anizabella Putri Lesmana, Tina Toon, Dahlia Poland, Fauzan Nasrul, Sharena, Wichita Satari,Adhitya Putri, dan lain-lain. Syuting dilakukan selama 12 hari, dengan proses penulisan naskah selama 3 bulan.

“Film ini menyampaikan soal dalam relationship ada yang namanya tumbuh bersama, semua harus dihadapi nggak bisa berpamrih, nggak suka kalau berubah,” demikian imbuh Salman Aristo. (*/Ven)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?