GATRANEWS

Riwayat Hidup Run Run Shaw, Godfather of Chinese Films

Run Run Shaw (REUTERS/Scanpix)Jakarta, GATRAnews - Produser film yang dianggap sebagai ‘godfather’ alias bapak pendiri perfilman Hong Kong, Run Run Shaw meninggal dunia pada selasa, 7 Januari 2013 dalam usia 106 tahun.  Run Run Shaw dikenal sebagai produser film yang memopulerkan film-film Mandarin ke penonton internasional di era 1960-an.

Ia mendirikan perusahaan pembuat film Shaw Brothers Studio, yang memproduksi film-film kung-fu seperti The One-Armes Swordsman (Pendekar Pedang Bertangan Satu), dan film musikal The Kingdom and The Beauty, serta The Magnificent Concubine, sebuah kisah tentang wanita cantik era dinasti Tang yang menjadi film berbahasa Cina pertama yang masuk ke ajang penghargaan film internasional Cannes, bahkan memenangkan Technical Grand Prize di tahun 1962.

“Film adalah seni, namun juga merupakan industry. Membuat lupa sejenak dan uang di tanganmu berkurang,” demikian komentar dari Run Run Shaw dalam sebuah wawancara tahun 1981 di majalah Signature.

Shaw lahir pada November 1907 di Ningbo, Cina, menurut catatan dari Shaw Foundation, sebagai anak ke-6 dari 7 bersaudara. Pada usia 19 tahun ia bersama kakaknya, Runme bekerja di Singapura mendistribusikan film-film bisu ke Asia.

Setelah membantu kakaknya membangun bioskop di Singapura dan Malaysia, Shaw pindah ke Hong Kong, dimana perusahaan pembuat film banyak menyewa para actor dengan kontrak eksklusif yang mirip dengan sistem studio Hollywood. Kedua bersaudara itu menjadi cukup mapan tahun 1958 dan mengupah seorang eks kurnalis VOA, Raymond Chow, untuk menjalankan perusahaan pembuat film mereka.

 Hingga kini, perusahaan film Shaw di Cina, Hong Kong, dan Asia Tenggara telah membuat lebih dari 1.000 film, puncaknya sebanyak 50 film pada tahun 1974, menurut data dari biografi Shaw karya Chao land an Youpeng Zhan. Dalam menjalankan bisnisnya, Shaw meniru gaya Hollywood dengan membuat perusahaan dan area produksi film permanen seluas 186 meter persegi, yang dibeli dari pemerintah Inggris di Teluk Clearwater, sebelah timur Hong Kong.
 
 Dibuka pada Desember 1961, Shaw studios tersebut menjadi perusahaan pembuat film milik pribadi terbesar di dunia, dengan 1.200 kru bekerja mengambil dan mengedit gambar. Banyak lulusan Shaw Studio yang menjadi bintang termasukk Chow Yun-fat, Maggie Cheung, dan sutradara John Woo yang menyutradarai film Hollywood seperti Mission Impossible 2.

Selain di dunia film dan hiburan, kepala pemerintahan Hong Kong, Leung Chun-ying memberikan penghormatan untuk kontribusi Shaw yang dermawan untuk pendidikan dan ilmu pengetahuan.  Ia mendapatkan gelar “Sir” dari kerajaan Inggris pada tahun 1977. Dikenal sebagai Luk Suk (paman ke enam), Shaw juga mendirikan Shaw Prize, sebuah ajang penghargaan tahunan berhadiah 1 juta dolar AS untuk penelitian di bidang astronomi, ilmu pengetahuan, dan obat. Menurut situs resmi Shaw Brothers, mereka menghabiskan sekitar 129.000 dolar AS untuk membuat satu film, yang berarti lima kali lipat dari bujet rata-rata industri film lokal Hong Kong.

Dalam wawancara dengan Choice Lifestyle tahun 1990, Shaw mengaku mampu menyukseskan berbagai jenis film dari layar hitam putih hingga berwarna dan talkie, skala kecil dan besar.

Kebiasannya sejak muda yang dirangkum oleh majalah Life adalah bangun pada pukul 6 pagi, menikmati makan pagi mie dan the, berlatih senam ala Cina, kemudian membaca scenario film sebelum berangkat ke studio dengan mobil Rolls Royce-nya. Setelah makan siang dan tidur siang, ia kembali bekerja sampai tengah malam.

Raymond Show meninggalkan Shaw Brothers Studio pada tahun 1970 dan mendirikan Golden Harvest Film yang dikenal sebagai competitor Shaw Brothers dan memproduksi film kung-fu dengan bintang seperti Jackie Chan dan Bruce Lee. Penonton mulai beralih dari film produksi Shaw yang lebih mengangkat tema kesetiaan dan pengorbanan. Ketika bisnis televise mengalahkan film layar lebar, Golden Harvest membuat kontrak dengan Bruce Lee dengan bayaran 7.500 dolar AS per film setelah Shaw Brothers menolak karena berbeda dengan standar biasanya –- 2.000 dolar AS-- untuk pendatang baru.

Jadilah Bruce Lee membuat hits seperti The Bis Boss (Fists of Fury) untuk Golden Harvest Studio. Setelah itu, Shaw mulai melirik peluang di Amerika Serikat. Salah satunya, ia menginvestasikan uang sebagai produser untuk film Blade Runner (1982) yang dibintangi Harrison Ford dan menjadi film cult klasik.

Shaw menikahi mantan penyanyi, Mona Fong, di Las Vegas pada tahun 1997, 10 tahun setelah istri pertamanya, Lily, meninggal. Mona sudah menjadi salah satu manajer untuk Shaw Brothers sejak 1969. Run Run Shaw meninggalkan 4 orang anak. Kakaknya, Runme Shaw meninggal pada tahun 1985. (*/Ven)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?