GATRANEWS

'Ya Maulana' Album Baru Opick

Opick (GATRAnews/Venny Tania)Jakarta, GATRAnews - Setiap tahun jelang Ramadhan, sesosok penyanyi dengan gaya khas bersorban putih atau hitamnya merilis album religi dengan konsisten. Adalah Opick, yang tahun ini untuk ke-9 kali merilis album, kali ini bertajuk Ya Maulana. Dalam album ini ada 10 lagu baru, dimana Ya Maulana menjadi single andalannya. Di salah satu lagu, Opick berduet dengan putri dari almarhum Jefri al-Buchari alias Uje.

Opick berharap Ya Maulana dapat menjadi pengobat kerinduan sekaligus inspirasi betapa dekat, dan betapa besarnya perhatian serta kasih sayang Allah dengan kehidupan sehari-hari, melebihi siapapun. "Ya Maulana artinya Tuhanku, rajaku, yang menguasaiku. Album ini jadi harapan saya agar orang yang mendengarkannya, berdendang sambil memohon dilepaskan dari segala kesulitan kepada Allah," kata Opick saat ditemui di Indomaret Point Convenience, Kemang, Jakarta, Rabu (3/7).

Lagu-lagu dalam Ya Maulana di antaranya adalah Ya Maulana, Ku Tak Pernah Layak, Berapa Jarak, Ajari Aku, Ya Robbana (featuring Agus Idwar, Harry BPM.), Tenang, Tanpa Dirimu, Terima Kasih Ayah (featuring Adiba), Aku Percaya, dan Ya Muhammad Ya Rasulullah. Adiba Khanza adalah putri sulung mendiang Uje, yang baru pertama kali merekam suaranya lewat lagu Terima Kasih Ayah. Ya Maulana dan Terima Kasih Ayah pun dibuatkan klip videonya.

"Sudah dua album saya bernyanyi bersama anak-anak. Dulu Amanda. Adiba suaranya bagus maka saya ajak, supaya memberi ruang agar ia punya jam terbang, bahkan album sendiri. Saya bilang jadilah diri sendiri, nggak usah takut kata orang lain," tutur penyanyi yang juga pernah berduet dengan Uje dalam tembang Ya Robbana ini.

Opick bertindak sebagai produser sekaligus sutradara dari album dan klip video Ya Maulana. Selama ini, Opick mengaku menerima banyak pesanan untuk membuatkan lagu dari mereka yang mengaku sedang resah, galau, bimbang, atau ragu. Ia pun menuliskan lagu yang liriknya mengingatkan bahwa ujian menjadi tanda Allah merangkul hambanya. "Orang mungkin bertanya kok berani keluarin 10 lagu baru. Saya tetap berusaha karena ingin album utuh dan nggak usah dipotong-potong. Biar tahun depan mikir lagi," komentarnya.

Momen yang dipilih Opick untuk merilis album religinya diakui selalu menjelang Ramadhan, karena ruang untuk promo lewat wawancara dan klip video lebih luas selama sebulan sebelum Lebaran ini. "Di hari lain lagu religi sangat sulit mendapatkan tempat di masyarakat. Kalau di negara tetangga, apresiasi masyarakatnya terhadap musik religi bagus, bahkan jadi soundtrack sinetron walau nggak Ramadhan. Siklus album saya biasanya workshop di bulan Januari, lalu cari tema dan selesai 2-3 bulan sebelum Ramadhan," papar Opick. (*/Ven)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?