Pasca-Pidato Kontroversial, Radio di Texas Stop Siaran Lagu Madonna

Madonna (AFP Photo/Amos Gumulira)
Madonna (AFP Photo/Amos Gumulira)

Texas, GATRAnews - Lagu-lagu milik Madonna dihapus dari daftar putar sebuah stasiun radio di Texas, Amerika Serikat (AS). Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Radio Hits 105 Texas, Selasa (24/1), stasiun radio tersebut telah sepakat untuk menghapus lagu Madonna dari siaran dalam batas waktu yang belum ditentukan. Hal ini dipicu setelah Madonna mengeluarkan pernyataan kontroversial di tengah aksi unjuk rasa Women's March di Washington, Sabtu (21/1). Dalam pidatonya, Madonna menyertakan kalimat ingin meledakkan Gedung Putih. Pernyataan itu dianggap provokatif oleh beberapa pihak.



Perwakilan stasiun radio di Texas, Terry Thomas, mengatakan pelarangan ini disepakati karena Madonna menunjukkan sikap sentimen kepada AS. Untuk melarang diputarnya semua lagu Madonna di HITS 105 bukan karena persoalan politik. Kami hanya merasa salah jika membayar royalti kepada penyanyi yang telah menunjukkan sentimen kepada Amerika," jelasnya seperti yang dikutip Aceshowbiz.

Thomas mendesak stasiun radio di negara bagian lain juga melakukan hal serupa. "Jika semua stasiun radio melakukan hal yang sama, ini akan mengirimkan pesan ekonomi yang kuat kepada Madonna," jelasnya.

Sementara itu, Madonna mengklarifikasi tentang pernyataannya dalam aksi Women's March. Dia mengaku tidak berniat untuk menebar kebencian. "Saya tidak suka kekerasan, saya tidak mempromosikan kekerasan. Penting bagi semua orang untuk mendengar dan memahami makna pidato saya, dari pada menyalahartikan satu frase saja," tulis penyanyi 58 tahun itu di Instagram pribadinya, Minggu (22/1).

"Mengambil tindakan dengan amarah tidak akan menyelesaikan apa pun. Satu-satunya jalan untuk mengubah segala sesuatu menjadi lebih baik adalah dengan cinta," lanjut Madonna.



Reporter: Rizaldi Abror
Editor: Edward Luhukay

Share this article