Slank Bebaskan Slankers Beda Pilihan Politik

Slank Saat Konser Gue 2 (ANTARA/Hafidz Mubarak A)
Slank Saat Konser Gue 2 (ANTARA/Hafidz Mubarak A)

Jakarta, GATRAnews - Grup musik rock legendaris Slank secara terang-terangan menyatakan dukungannya kepada pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta pada tahun ini. Meskipun sudah pasti mendukung Ahok-Djarot, Slank tidak memaksakan para penggemarnya, yang disebut sebagai Slankers untuk mengikuti pilihan mereka. "Kita harus belajar menghargai perbedaan, jangan memaksakan kehendak," ujar pentolan Slank, Bimbim, Jum`at (3/1), di markas Slank, Duren Tiga, Jakarta Selatan.



Slank, lanjut Bimbim, membebaskan para Slanker untuk memilih siapa pun sesuai hati nurani mereka. "Walau pun nggak milih 2 (nomor urut 2, Ahok-Djarot), nggak apa-apa, itu pilihan mereka," jelasnya.

Bimbim pun mengakui bahwa tak sedikit Slankers yang memiliki pilihan berbeda dengannya. Hal itu diketahui dari akun sosial media milik Slank. "Banyak kok (Slanker) yang bilang `sori Mas kita beda, tapi gue tetap Slankers.` Gue malah tambah respect sama orang yang seperti itu, tapi kalau belum apa-apa sudah maki-maki, gue block saja," jelas Bimbim.

Bukan kali ini saja, Slank menunjukkan sikap politik mereka. Sebelumnya, Slank juga berada di garda depan dalam kampanye pemilihan presiden 2014. Saat itu, Slank mendukung Joko Widodo. Keputusan Slank itu menuai pro dan kontra dari para Slankers.

"Dulu, gue satu meja makan sama bokap beda (pilihan makanannya). Terus apa gue harus gebuk-gebukan sama bokap gue? Nggak kan. Jadi santai saja," tukas Bimbim.



Reporter: Rizaldi Abror
Editor: Edward Luhukay

Share this article