GATRANEWS

Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi 5% Tidak Ada Artinya Jika Inflasi 12%
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo menyatakan Indonesia merupakan negara di Asia Tenggara...
Presiden: Pertumbuhan Ekonomi dan Laju Inflasi Harus Seimbang
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews- Pemerintah melalui Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Bank Indonesia (BI)...
Hidayat Nur Wahid: Isu Beras Plastik Jangan Sampai Ganggu Stabilitas Keamanan
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Maraknya isu beras sintetis dari bahan plastik membuat Wakil Ketua MPR,...
HSBC: Kualitas Infrastruktur Indonesia Kedua Terburuk di Asia
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Hasil survei HSBC Global Research membeberkan data mengenai kualitas...
Bank ICBC China Merambah Turki Akuisisi 75,5% Saham Tekstilbank
Tuesday, 26 May 2015

Istanbul, GATRANews - Industrial and Commercial Bank of China Limited (ICBC) menyatakan telah...
Ekonomi Lesu, Target Jakarta Fair 5 Trilyun
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - ‎Jakarta Fair Kemayoran ke-48 kembali digelar 29 Mei-5 Juli 2015 atau kurang...
700 Orang Ikuti Aksi ''Laki Tumpahkan Sejuta Kantong Darah‏''
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Donor darah hari pertama di Markas Komando (Mako) Brimob Kelapa Dua Depok,...
Ekonomi Melambat, BI Diminta Turunkan Suku Bunga Jadi 6%‏
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Suryo Bambang Sulisto...
APEC Dukung Keseimbangan Ekonomi Negara Maju dan Berkembang
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Hasil kajian Policy Support Unit (PSU) Asia-Pacific Economic Cooperation...
BTN Luncurkan Tabungan BTN Cermat
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengukuhkan produk Tabungan BTN Cermat untuk...
BTN Luncurkan Tabungan BTN Cermat
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengukuhkan produk Tabungan BTN Cermat untuk...
Merawat Investor untuk Membangun Negeri
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Investor yang bergerak di bidang pertambangan seperti energi dan sumber daya...
Krisna Mukti : Indonesia Harus Contoh Korea Soal Seni Budaya
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Indonesia memiliki potensi seni budaya yang sangat tinggi.  Namun,  kekayaan...
Kadin Minta BI Turunkan Suku Bunga Jadi 6%‏
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto...
Perlambatan Ekonomi Pengaruhi Perusahaan Modal Ventura
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Nilai aset industri modal ventura pada kuartal I 2015 mengalami penurunan...
Pembangunan Infrastruktur Atasi Hambatan Daerah Tertinggal
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Berbagai potensi sumber daya, seperti bahari, pertanian maupun lainnya di...
Dukung Industri Kreatif Digital, Telkom Gandeng 56 Startup Peserta Indigo Apprentice Awards 2015
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - 20 Mei 2015 – Dalam rangka mendukung perkembangan industri kreatif digital...
Indonesia Perlu 17,46 Juta Ton Baja Per Tahun
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, Indonesia membutuhkan 17,46 juta...
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Industri Manufaktur Harus Tumbuh di Atas 5%‏
Thursday, 21 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Keuangan, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro mengatakan...
Outlook Rating Indonesia, dari Stable jadi Positive
Thursday, 21 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor’s (S&P) merevisi...

Yoko Ono Tampilkan Kacamata Berdarah John Lennon

Kacamata John Lennon (REUTERS/@yokoono via Twitter)Jakarta, GATRAnews - Yoko Ono, artis dan istri dari mantan personil The Beatles, John Lennon, telah memasuki wilayah debat hukum mengenai kontrol senjata di AS dengan mengunduh dokumen foto pribadinya di Twitter. Yoko menampilkan foto kacamata yang berlumuran darah, milik mendiang bintang rock legendaris, sebagaimana dilaporkan SkyNews.

Perempuan berusia 79 tahun itu menampilkan beberapa gambar yang dia posting, untuk menyerukan agar kekerasan akibat senjata api bisa segera dihentikan.

"Lebih dari 1.057.000 orang telah tewas oleh senjata api di Amerika Serikat sejak John Lennon ditembak dan mati pada 8 Desember 1980," tulis Yoko pada akun Twitter, seperti dilaporkan Antara.

"31.537 orang di Amerika Serikat tewas akibat senjata api setiap tahunnya. Kita telah mengubah negara yang indah ini menjadi zona perang."

Yoko mengajak masyarakat AS untuk bersama-sama membawa kembali Amerika menuju perdamaian.

"Kematian orang yang dicintai adalah pengalaman yang menghantui. Setelah 33 tahun anak kami Sean dan aku masih merindukannya (Lennon). Yoko Ono Lennon."

Lennon dibunuh di luar apartemennya di New York pada tahun 1980. Personil the Beatles yang kala itu berusia 40 tahun ditembak sebanyak empat kali dari arah belakang oleh Mark Chapman, seorang penggemar yang meminta tanda tangannya beberapa jam sebelum dia menunggu dan membunuhnya bintang rock tersebut. (EL)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?