GATRANEWS

Citra Indonesia Makin Positif di Forum Ekonomi Dunia
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Citra Indonesia makin positif di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum)...
Kadin: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2-5,5%
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto...
RI-Jepang Kaji Ulang Kerja Sama IJEPA
Thursday, 22 January 2015

Tokyo, GATRAnews - Indonesia dan Jepang sepakat untuk mengkaji ulang kelanjutan kerja sama ekonomi...
Sutiyoso Lobi Ahok Demi Monorel
Thursday, 22 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso datang ke Balai Kota DKI untuk melobi...
Garap Pelabuhan 400 Juta Dolar AS, Pemerintah Gandeng Port of Rotterdam
Wednesday, 21 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah saat ini sedang mengerjakan mega proyek pembangunan pelabuhan Kuala...
Pembangunan Infrastruktur Butuh Dana Lebih Besar Lagi
Wednesday, 21 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia Yose Rizal Damuri mengatakan,...
Kadin: Pemerintah Harus All Out Dongkrak Manufaktur
Wednesday, 21 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto...
Polisi Periksa Urine Pengemudi Tewaskan Empat Orang
Wednesday, 21 January 2015

Jakarta, GATRAnews- Petugas Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan akan memeriksa urine...
Dukung Program DKI, Polda Metro Tilang 378 Kendaraan
Monday, 19 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Polda Metro Jaya melakukan tindakan tegas dengan menilang 378 pelanggar marka...
OJK: Industri Keuangan Harus Tingkatkan Kemampuan
Monday, 19 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa industri jasa keuangan telah...
"Desa Jambu Kristal" Didorong Dirikan BUMdes
Monday, 19 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes) Marwan...
APKLI Dukung Wagub DKI Tindak Toko Modern 24 Jam
Saturday, 17 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) mendukung Wakil Gubernur (Wagub) DKI...
Jokowi 'Cuci Tangan' Dari Monorel
Friday, 16 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo  (Jokowi) 'cuci tangan' terkait mangkraknya pembangunan...
Harga BBM Turun, Sumbang Deflasi 0,24%‏
Thursday, 15 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Bank Indonesia (BI) memperkirakan dengan penurunan harga bahan bakar minyak...
BI: Dahulu Fiskal Dipakai Konsumsi, Sekarang untuk Pembangunan
Thursday, 15 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah telah memutuskan untuk mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM)...
BI Pertahankan Suku Bunga 7,75%
Thursday, 15 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) memutuskan untuk...
Tiang Monorel, Ahok: Mungkin Akan Dibongkar
Thursday, 15 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang mencari akal untuk menguasai sejumlah...
Pencabutan Tarif Bawah Tiket Pesawat Dinilai Tabrak UU Antimonopoli
Thursday, 15 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Kebijakan pencabutan tarif batas bawah tiket pesawat bertentangan dengan...
Gandeng Kejagung, Ahok: Monorel Talak 13
Thursday, 15 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama menggandeng Kejaksaan Agung melawan PT...
Dinas UMKM Bantah Keluarkan Izin untuk Minimarket dan Sevel
Thursday, 15 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) dan Perdagangan DKI Jakarta...

Yoko Ono Tampilkan Kacamata Berdarah John Lennon

Kacamata John Lennon (REUTERS/@yokoono via Twitter)Jakarta, GATRAnews - Yoko Ono, artis dan istri dari mantan personil The Beatles, John Lennon, telah memasuki wilayah debat hukum mengenai kontrol senjata di AS dengan mengunduh dokumen foto pribadinya di Twitter. Yoko menampilkan foto kacamata yang berlumuran darah, milik mendiang bintang rock legendaris, sebagaimana dilaporkan SkyNews.

Perempuan berusia 79 tahun itu menampilkan beberapa gambar yang dia posting, untuk menyerukan agar kekerasan akibat senjata api bisa segera dihentikan.

"Lebih dari 1.057.000 orang telah tewas oleh senjata api di Amerika Serikat sejak John Lennon ditembak dan mati pada 8 Desember 1980," tulis Yoko pada akun Twitter, seperti dilaporkan Antara.

"31.537 orang di Amerika Serikat tewas akibat senjata api setiap tahunnya. Kita telah mengubah negara yang indah ini menjadi zona perang."

Yoko mengajak masyarakat AS untuk bersama-sama membawa kembali Amerika menuju perdamaian.

"Kematian orang yang dicintai adalah pengalaman yang menghantui. Setelah 33 tahun anak kami Sean dan aku masih merindukannya (Lennon). Yoko Ono Lennon."

Lennon dibunuh di luar apartemennya di New York pada tahun 1980. Personil the Beatles yang kala itu berusia 40 tahun ditembak sebanyak empat kali dari arah belakang oleh Mark Chapman, seorang penggemar yang meminta tanda tangannya beberapa jam sebelum dia menunggu dan membunuhnya bintang rock tersebut. (EL)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?