GATRANEWS

Pemerintah Harus Pastikan Ekspor-Impor Sesuai Kebijakan
Thursday, 03 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah tidak boleh asal-asalan menderegulasi untuk memulihkan ekspor...
Belasan Bus Terbakar, Ahok Beri Sanksi Trans Batavia
Wednesday, 02 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Belasan bus Transjakarta milik operator Trans Batavia hangus dilalap api,...
Ketua MPR Dukung Upaya Pemantauan dan Pengawasan Pilkada Serentak
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan menerima audiensi dari LSM Pilkada Watch, sebuah...
Mantan Wali Kota Tangerang Menjawab
Thursday, 27 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Sehubungan dengan pemberitaan di gatra.com pada Selasa, 25 Agustus 2015 jam...
45.933 Kendaraan di Jakarta Ditilang
Thursday, 27 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Sebanyak 45.933 kendaran di lima wilayah kota di Jakarta ditilang, terhitung...
Tayangan Kelahiran Putra Raffi-Nagita Dinilai Tidak Mendidik
Tuesday, 18 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Kelahiran putra pertama pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita menimbulkan...
Transvision Kembali Andalkan Tayangan Langsung Sepak Bola Inggris
Monday, 10 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Berbagai laga Liga Premiership Inggris kembali ditayangkan secara langsung...
25 Jam Tayangan Non-Stop di Seperempat Abad SCTV
Monday, 10 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Stasiun televisi SCTV bakal menyuguhkan sejumlah tayangan secara live selama...
Ini Dia Tayangan Pencarian Bakat Pebulutangkis Muda
Friday, 07 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Kompas TV dan Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali melakukan kerja sama...
Siarkan Konflik Vicky Prasetyo, ''The New Eat Bulaga! Indonesia'' Kena Sanksi KPI
Thursday, 06 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat kembali menemukan pelanggaran pada...
Bahas Pacar Sewaan, Trans 7 Dapat Teguran KPI
Thursday, 06 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Fenomena pacar sewaan yang membuat penasaran masyarakat, akhirnya dikupas...
Harga Minyak Anjlok 5%, Brent dibawah US$ 50 per barel
Tuesday, 04 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Harga minyak dunia kembali turun pada Senin waktu New York, Amerika Serikat,...
KPI Stop ''Bioskop Indonesia Premiere Trans TV''
Monday, 27 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Sejumlah tayangan televisi mendapatkan teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia...
Menghadang Penertiban, Else Lolos Dari Sanksi Fraksi
Sunday, 26 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Elizabeth CH Mailoa (Else) tidak akan mendapat sanksi dari Fraksi PDI...
Modus Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu
Friday, 24 July 2015

Palangkaraya, GATRAnews – Data yang dihimpun oleh Sekretariat DKPP pada tahun 2013 ada sebanyak...
Prinsip-Prinsip Peradilan Kode Etik Penyelenggara Pemilu
Friday, 24 July 2015

Palangkaraya, GATRAnews – “Kehadiran DKPP sebagaimana diatur dalam Undang-undang 15 Tahun 2011...
Indosiar Siapkan Sejumlah Tayangan Spesial Lebaran
Thursday, 09 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Dalam rangka menyambut Hari Raya Lebaran pada tahun ini, Indosiar telah...
Ahok: Biaya Sekali Makan PMKS 28 Ribu
Friday, 03 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Razia penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Jakarta ditingkatkan...
Sektor Kelautan dan Perikanan Ditargetkan Tumbuh 12%
Friday, 26 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengharapkan dapat menyumbangkan...
Ahok Larang Mobil Dinas Digunakan untuk Mudik
Friday, 26 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melarang Pegawai Negeri Sipil...

"Super Trap" Trans TV Pasang Kamera di WC Umum

Super Trap (Dok. Trans TV)Jakarta, GATRAnews - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memberikan sanksi teguran tertulis pada Trans TV atas tayangan "Super Trap Minggu" edisi "WC Umum" yang ditayangkan pada Minggu (25/11), karena telah melanggar ruang privat. "Kami mengingatkan lembaga penyiaran, bahwa dalam menggunakan ranah publik yang bernama penyiaran masyarakat berhak mendapat nilai-nilai yang mendidik dan mencerdaskan, bukan hal-hal sensasional semata," kata Ketua KPI Pusat Mochamad Riyanto, dalam siaran pers yang diterima GATRAnews, Rabu (28/11), di Jakarta.

Dijelaskan, pengaduan resmi yang masuk ke KPI Pusat berkaitan dengan Super Trap edisi WC Umum itu mencapai 1398 aduan, yang disampaikan melalui e-mail, SMS, telepon, dan Twitter.

Saat penyampaian sanksi kepada Trans TV, Riyanto juga menyatakan bahwa ada ruang privasi yang telah ditabrak oleh Trans TV dengan menampilkan aktivitas di dalam toilet ke televisi.

Ia mengkhawatirkan adanya permakluman di masyarakat, bahwa memungkinkan untuk memasang kamera tersembunyi di dalam toilet. “Ini sama saja mengajarkan untuk memajang ruang privat ke hadapan publik, lewat televisi,” ujarnya. Lebih jauh Riyanto menilai, adanya desensitisasi atau kehilangan sensitivitas pada kru "Super Trap" yang terbiasa menyiarkan candaan di layar televisi.

Hal senada disampaikan Nina Muthmainnah, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPI Pusat. “Candaan yang keterlaluan ini telah menyebabkan desensitisasi,” ujar Nina.

Ia mengkhawatirkan desensitisasi ini dapat ditularkan kepada publik yang menonton Super Trap. Dalam analisa KPI, acara Super Trap ini diklasifikasikan sebagai tayangan remaja. Padahal, dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3&SPS), khususnya dalam pasal 37 ayat 4 SPS, ada larangan menampilkan muatan yang mendorong remaja berperilaku yang tidak pantas dan membenarkannya sebagai hal yang lumrah.

Untuk itu, Nina menyarankan, selain menyampaikan permintaan pada publik atas tayangan tersebut, Trans TV ikut mengedukasi masyarakat bahwa toilet adalah ruang privat yang sama sekali tidak boleh ada kamera tersembunyi di dalamnya.

Dalam acara yang juga dihadiri oleh wakil dari Trans TV dan kru "Super Trap", Koordinator Bidang Kelembagaan KPI Pusat, Azimah Subagijo, mengingatkan bahwa yang mengawasi media bukan hanya KPI tapi juga masyarakat.

“Monitoring KPI memang sudah 24 jam, tapi pengawasan dari masyarakat jauh lebih detil dan tajam,” ujar Azimah. Untuk itu, Azimah mengimbau agar seluruh insan media menggunakan nilai-nilai kesantunan dan kepatutan yang ada di masyarakat. “Bukan sekedar memenuhi sensasi kreativitas namun menabrak norma-norma yang berlaku”, tegas Azimah.

Sementara itu, Koordinator Bidang Perizinan KPI Pusat, Iswandi Syahputra mengingatkan soal mekanisme perpanjangan izin siaran bagi lembaga penyiaran. Salah satu bahan evaluasi untuk yang digunakan adalah laporan dari bidang pengawan isi siaran KPI. Dikatakan Iswandi, pelanggaran isi siaran yang mendapat perhatian publik sangat besar akan menjadi kredit poin negatif bagi lembaga penyiaran.

“Saya tidak berharap, izin Trans TV tidak diperpanjang lantaran banyaknya aduan publik atas kualitas tayangan mereka”, ujarnya. Secara tegas Iswandi berpesan, “silakan saja lembaga  penyiaran mengeksplorasi seluruh ide kreatif, tapi jangan sampai melukai perasaan publik!” (TMA)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?