GATRANEWS

Ahok: Biaya Sekali Makan PMKS 28 Ribu
Friday, 03 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Razia penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Jakarta ditingkatkan...
Sektor Kelautan dan Perikanan Ditargetkan Tumbuh 12%
Friday, 26 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengharapkan dapat menyumbangkan...
Ahok Larang Mobil Dinas Digunakan untuk Mudik
Friday, 26 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melarang Pegawai Negeri Sipil...
Ahok Sebut Uber Taksi Menipu Negara
Wednesday, 24 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut keberadaan Uber...
OJK Awasi Ketat IHSG
Monday, 22 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai melakukan pengawasan secara ketat terhadap...
Ini Tips Bagi Penyelenggara Pemilu Agar Tidak Diadukan ke DKPP
Monday, 22 June 2015

Banjarmasin, GATRAnews – Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Prof. Jimly Asshiddiqie...
Ahok Laporkan PKL Monas ke Kepolisian
Friday, 19 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Basuki Tjahaja Purnama meminta Satpol PP DKI melaporkan penyerangan oleh...
Operasi Patuh Jaya 2015, Karyawan Swasta Dominasi Pelanggaran Lalin
Wednesday, 10 June 2015

Jakarta, GATRAnews-Karyawan swasta mendominasi pelanggaran lalu lintas (Lalin) selama Direktorat...
Trans 7 Rilis 14 Tayangan Ramadhan
Tuesday, 09 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Stasiun televisi Trans 7 merilis 14 tayangan teranyarnya yang bakal mengisi...
Ini Dia Tayangan-tayangan Andalan SCTV Saat Ramadhan
Monday, 08 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Jelang bulan suci Ramadhan 1436 H, SCTV merilis sejumlah tayangan terbaru...
DKI Bantah Bantu Keuangan FBR Secara Rutin
Sunday, 31 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Sepak terjang Forum Betawi Rempug (FBR) kembali disorot setelah bentrok dengan...
Dua Hari Operasi, Polda Metro Tilang 11.689 Pengemudi
Thursday, 28 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepolisian Daerah Metro Jaya mulai melakukan giat Operasi Patuh Jaya. Dalam...
Ada Atau Tidak Sanksi, Menpora Siap Bertanggung Jawab
Wednesday, 27 May 2015

Bangka Belitung, GATRAnews -  Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menegaskan bahwa...
200 Penghuni Rusun Marunda Terancam Diusir Ahok
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - ‎Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membenarkan Pemerintah Provinsi...
Pemerintah Harus Ciptakan Lapangan Kerja Baru!‏
Tuesday, 19 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi IX DPR RI Roberth Rouw menyambut baik kebijakan Menteri Tenaga...
HMI pun Bisa Berpartisipasi dalam Mengawal Integritas Penyelenggara Pemilu
Tuesday, 19 May 2015

  Surabaya, GATRAnews – Pelaksanaan Pemilukada serentak akan dilaksanakan pada akhir tahun ini....
Pengusaha Keberatan Sanksi Kurungan 8 Tahun Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan
Friday, 15 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Pengusaha mengaku keberatan akan aturan tentang sanksi yang diberikan jika...
Pertamina Akhirnya Likuidasi Petral
Wednesday, 13 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Usaha Milik Negara Pertamina akhirnya membubarkan anak usahannya...
Tayangan Kuliner Daging Hiu Diprotes, Ini Jawaban RCTI
Wednesday, 13 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Stasiun televisi RCTI diprotes oleh sejumlah aktivis lingkungan. Protes yang...
KJB: Kartu Sakti Pecandu Esek-esek
Tuesday, 12 May 2015

Jakarta, ‎GATRAnews -Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama punya ide mendirikan apartemen...

"Super Trap" Trans TV Pasang Kamera di WC Umum

Super Trap (Dok. Trans TV)Jakarta, GATRAnews - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memberikan sanksi teguran tertulis pada Trans TV atas tayangan "Super Trap Minggu" edisi "WC Umum" yang ditayangkan pada Minggu (25/11), karena telah melanggar ruang privat. "Kami mengingatkan lembaga penyiaran, bahwa dalam menggunakan ranah publik yang bernama penyiaran masyarakat berhak mendapat nilai-nilai yang mendidik dan mencerdaskan, bukan hal-hal sensasional semata," kata Ketua KPI Pusat Mochamad Riyanto, dalam siaran pers yang diterima GATRAnews, Rabu (28/11), di Jakarta.

Dijelaskan, pengaduan resmi yang masuk ke KPI Pusat berkaitan dengan Super Trap edisi WC Umum itu mencapai 1398 aduan, yang disampaikan melalui e-mail, SMS, telepon, dan Twitter.

Saat penyampaian sanksi kepada Trans TV, Riyanto juga menyatakan bahwa ada ruang privasi yang telah ditabrak oleh Trans TV dengan menampilkan aktivitas di dalam toilet ke televisi.

Ia mengkhawatirkan adanya permakluman di masyarakat, bahwa memungkinkan untuk memasang kamera tersembunyi di dalam toilet. “Ini sama saja mengajarkan untuk memajang ruang privat ke hadapan publik, lewat televisi,” ujarnya. Lebih jauh Riyanto menilai, adanya desensitisasi atau kehilangan sensitivitas pada kru "Super Trap" yang terbiasa menyiarkan candaan di layar televisi.

Hal senada disampaikan Nina Muthmainnah, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPI Pusat. “Candaan yang keterlaluan ini telah menyebabkan desensitisasi,” ujar Nina.

Ia mengkhawatirkan desensitisasi ini dapat ditularkan kepada publik yang menonton Super Trap. Dalam analisa KPI, acara Super Trap ini diklasifikasikan sebagai tayangan remaja. Padahal, dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3&SPS), khususnya dalam pasal 37 ayat 4 SPS, ada larangan menampilkan muatan yang mendorong remaja berperilaku yang tidak pantas dan membenarkannya sebagai hal yang lumrah.

Untuk itu, Nina menyarankan, selain menyampaikan permintaan pada publik atas tayangan tersebut, Trans TV ikut mengedukasi masyarakat bahwa toilet adalah ruang privat yang sama sekali tidak boleh ada kamera tersembunyi di dalamnya.

Dalam acara yang juga dihadiri oleh wakil dari Trans TV dan kru "Super Trap", Koordinator Bidang Kelembagaan KPI Pusat, Azimah Subagijo, mengingatkan bahwa yang mengawasi media bukan hanya KPI tapi juga masyarakat.

“Monitoring KPI memang sudah 24 jam, tapi pengawasan dari masyarakat jauh lebih detil dan tajam,” ujar Azimah. Untuk itu, Azimah mengimbau agar seluruh insan media menggunakan nilai-nilai kesantunan dan kepatutan yang ada di masyarakat. “Bukan sekedar memenuhi sensasi kreativitas namun menabrak norma-norma yang berlaku”, tegas Azimah.

Sementara itu, Koordinator Bidang Perizinan KPI Pusat, Iswandi Syahputra mengingatkan soal mekanisme perpanjangan izin siaran bagi lembaga penyiaran. Salah satu bahan evaluasi untuk yang digunakan adalah laporan dari bidang pengawan isi siaran KPI. Dikatakan Iswandi, pelanggaran isi siaran yang mendapat perhatian publik sangat besar akan menjadi kredit poin negatif bagi lembaga penyiaran.

“Saya tidak berharap, izin Trans TV tidak diperpanjang lantaran banyaknya aduan publik atas kualitas tayangan mereka”, ujarnya. Secara tegas Iswandi berpesan, “silakan saja lembaga  penyiaran mengeksplorasi seluruh ide kreatif, tapi jangan sampai melukai perasaan publik!” (TMA)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?