GATRANEWS

Sanksi PNS DKI, Telat Tujangan Dipotong 500 per Menit
Thursday, 29 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Pegawai negeri sipil (PNS) DKI Jakarta mendapatkan tunjangan kinerja daerah...
''Abad Kejayaan'' Membuat Masyarakat Melek Sejarah
Sunday, 25 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Protes yang muncul terkait penayangan serial Abad Kejayaan di antv, ditanggapi...
Sembilan Oknum Kepsek dan Guru di Jakarta Dijatuhi Hukuman
Friday, 23 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Dinas Pendidikan DKI Jakarta menjatuhkan sanksi kepada sembilan oknum kepala...
KPID Bali Harapkan Tayangan Puja Tri Sandya Tak Asal-asalan
Thursday, 22 January 2015

Denpasar, GATRAnews - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali meminta kepada lembaga...
Dukung Program DKI, Polda Metro Tilang 378 Kendaraan
Monday, 19 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Polda Metro Jaya melakukan tindakan tegas dengan menilang 378 pelanggar marka...
Semua Minimarket Beroperasi 24 Jam di Jakarta Ilegal
Friday, 16 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Minimarket yang buka 24 jam di DKI Jakarta semuanya berstatus ilegal. Jam...
Masyarakat Sambut Positif Tayangan ''Abad Kejayaan''
Wednesday, 14 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Memasuki minggu ketiga penayangannya di antv, serial "Abad Kejayaan" terlihat...
Garuda Taati Menhub: Satukan Nomor Penerbangan Rute Makassar–Medan–Jeddah
Saturday, 10 January 2015

Jakarta, GATRANews - Garuda Indonesia mengakui pelanggaran ijin penerbangan seperti diumumkan...
Proyek Pembangkit 35 Ribu MW Bisa Penunjukan Langsung
Thursday, 08 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan, pengadaan proyek...
Djarot: 1.000 Minimarket di Jakarta Bermasalah
Tuesday, 06 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menuturkan setidaknya ada...
Dangdut Dominasi Tayangan Akhir Tahun MNCTV
Wednesday, 24 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Menyambut pergantian tahun baru, MNCTV menyiapkan berbagai program spesialnya....
KPI Ajukan Revisi UU Penyiaran
Wednesday, 24 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Banyaknya tayangan televisi yang tak sesuai etika menuntut Komisi Penyiaran...
KPI: Banyak Tayangan Televisi Melanggar Etika Penyiaran
Tuesday, 23 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Berdasarkan etika dan undang undang penyiaran, Komisi Penyiaran Indonesia...
''Hell's Kitchen Indonesia Tayang 3 Januari
Tuesday, 23 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Mengawali tahun 2015, SCTV telah mempersiapkan sajian teristimewa untuk...
RCTI Dominasi Sanksi KPI
Tuesday, 23 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Tayangan yang disiarkan stasiun televisi nasional rupanya banyak menuai...
Tayangan Persalinan Ashanty Tak Bermanfaat bagi Publik
Sunday, 21 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Lembaga pengawas frekuensi publik Remotivi mengecam tayangan langsung...
Ketimbang Persalinan Ashanty, Lebih Baik Tayangkan Bencana Banjarnegara
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Komunitas pengamat tayangan televisi, Remotivi menyayangkan aksi pasangan...
Rhoma Irama Akan Kolaborasi dengan Judika dan Cakra Khan
Saturday, 13 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Rhoma Irama bakal berkolaborasi dengan beberapa penyanyi solo pria yang bukan...
TVRI Segera Tayangkan ''Babad Tanah Jawa''
Wednesday, 19 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Stasiun televisi TVRI bakal menayangkan sebuah sinetron yang diproduksi dengan...
Para Aktor Mahabharata Jadi Bintang Tamu ''The New Eat Bulaga Indonesia''
Tuesday, 18 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Lima bintang serial televisi Mahabharata, Shaheer Sheikh (Arjuna), Vin Rana...

"Super Trap" Trans TV Pasang Kamera di WC Umum

Super Trap (Dok. Trans TV)Jakarta, GATRAnews - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memberikan sanksi teguran tertulis pada Trans TV atas tayangan "Super Trap Minggu" edisi "WC Umum" yang ditayangkan pada Minggu (25/11), karena telah melanggar ruang privat. "Kami mengingatkan lembaga penyiaran, bahwa dalam menggunakan ranah publik yang bernama penyiaran masyarakat berhak mendapat nilai-nilai yang mendidik dan mencerdaskan, bukan hal-hal sensasional semata," kata Ketua KPI Pusat Mochamad Riyanto, dalam siaran pers yang diterima GATRAnews, Rabu (28/11), di Jakarta.

Dijelaskan, pengaduan resmi yang masuk ke KPI Pusat berkaitan dengan Super Trap edisi WC Umum itu mencapai 1398 aduan, yang disampaikan melalui e-mail, SMS, telepon, dan Twitter.

Saat penyampaian sanksi kepada Trans TV, Riyanto juga menyatakan bahwa ada ruang privasi yang telah ditabrak oleh Trans TV dengan menampilkan aktivitas di dalam toilet ke televisi.

Ia mengkhawatirkan adanya permakluman di masyarakat, bahwa memungkinkan untuk memasang kamera tersembunyi di dalam toilet. “Ini sama saja mengajarkan untuk memajang ruang privat ke hadapan publik, lewat televisi,” ujarnya. Lebih jauh Riyanto menilai, adanya desensitisasi atau kehilangan sensitivitas pada kru "Super Trap" yang terbiasa menyiarkan candaan di layar televisi.

Hal senada disampaikan Nina Muthmainnah, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPI Pusat. “Candaan yang keterlaluan ini telah menyebabkan desensitisasi,” ujar Nina.

Ia mengkhawatirkan desensitisasi ini dapat ditularkan kepada publik yang menonton Super Trap. Dalam analisa KPI, acara Super Trap ini diklasifikasikan sebagai tayangan remaja. Padahal, dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3&SPS), khususnya dalam pasal 37 ayat 4 SPS, ada larangan menampilkan muatan yang mendorong remaja berperilaku yang tidak pantas dan membenarkannya sebagai hal yang lumrah.

Untuk itu, Nina menyarankan, selain menyampaikan permintaan pada publik atas tayangan tersebut, Trans TV ikut mengedukasi masyarakat bahwa toilet adalah ruang privat yang sama sekali tidak boleh ada kamera tersembunyi di dalamnya.

Dalam acara yang juga dihadiri oleh wakil dari Trans TV dan kru "Super Trap", Koordinator Bidang Kelembagaan KPI Pusat, Azimah Subagijo, mengingatkan bahwa yang mengawasi media bukan hanya KPI tapi juga masyarakat.

“Monitoring KPI memang sudah 24 jam, tapi pengawasan dari masyarakat jauh lebih detil dan tajam,” ujar Azimah. Untuk itu, Azimah mengimbau agar seluruh insan media menggunakan nilai-nilai kesantunan dan kepatutan yang ada di masyarakat. “Bukan sekedar memenuhi sensasi kreativitas namun menabrak norma-norma yang berlaku”, tegas Azimah.

Sementara itu, Koordinator Bidang Perizinan KPI Pusat, Iswandi Syahputra mengingatkan soal mekanisme perpanjangan izin siaran bagi lembaga penyiaran. Salah satu bahan evaluasi untuk yang digunakan adalah laporan dari bidang pengawan isi siaran KPI. Dikatakan Iswandi, pelanggaran isi siaran yang mendapat perhatian publik sangat besar akan menjadi kredit poin negatif bagi lembaga penyiaran.

“Saya tidak berharap, izin Trans TV tidak diperpanjang lantaran banyaknya aduan publik atas kualitas tayangan mereka”, ujarnya. Secara tegas Iswandi berpesan, “silakan saja lembaga  penyiaran mengeksplorasi seluruh ide kreatif, tapi jangan sampai melukai perasaan publik!” (TMA)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?