GATRANEWS

Pomal Sita Stiker Atribut TNI

Padang - Polisi Militer TNI Angkatan Laut (Pomal) Lantamal II Padang menyita puluhan stiker berlogo TNI, yang dipasang pada kendaraan pribadi (roda dua dan roda empat), dalam operasi Gaktib (Penegakan Ketertiban).

"Petugas menyita stiker milik TNI yang dipasang di kendaraan roda empat maupun roda dua," kata Danpomal Mayor Laut (PM) Gokdin Gultom, di Padang, Rabu (28/3).

Menurutnya, operasi penertiban ini stiker dilakukan Pomal Lantamal II Padang, untuk mencegah penyalahgunaan atribut maupun lambang TNI.

"Penertiban atribut serta stiker untuk antisipasi tindak kejahatan yang disalahgunakan masyarakat serta menjaga nama baik TNI.

"Semuanya ini tentu demi keamanan dan ketertiban serta untuk mengurangi tindak kriminal dan penyalahgunaan atribut TNI/Polri," ungkapnya.

Ia menegaskan, Pomal juga akan menertibkan masyarakat yang memakai seragam TNI. Banyaknya masyarakat yang menyalahgunakan atribut seorang prajurit di masyarakat luas dengan mengaku sebagai tentara, untuk itulah kita menertibkan pemakai seragam TNI.

"Apabila masih saja ditemukan kendaraan baik roda dua maupun roda empat memakai atribut itu, kita akan proses sesuai dengan aturan yang ada," tegasnya

Sesuai aturan, menurut Gokdin Gultom, lambang TNI atau stiker hanya boleh dipasang pada kendaraan dinas, bukan untuk kendaraan pribadi. Hal ini juga dilakukan sebagai antisipasi penyalahgunaan atribut TNI oleh warga sipil dengan mengaku-ngaku sebagai tentara dan melakukan kegiatan-kegiatan untuk kepentingan pribadi.

Dia mengatakan, dalam pembelian perlengkapan dan atribut milik TNI harus menunjukan identitas diri sebagai prajurit TNI di toko yang ditunjuk resmi.

"Masyarakat umum tidak bisa membeli atribut TNI di toko-toko resmi yang telah ditunjuk," kata dia.

Dia menambahkan, pemilik toko resmi yang menjual atribut TNI agar memperketat penjualan perlengkapan atau atribut TNI harus dengan memperlihatkan kartu identitas sebagai anggota TNI.

"Ini dilakukan untuk menjaga nama baik TNI serta demi kenyamanan, keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat," katanya.

Dia mengimbau kepada masyarakat Kota Padang untuk tidak menggunakan atribut TNI dalam bentuk apa pun. [TMA, Ant]

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?