GATRANEWS

Polisi Masih Telusuri Asal Senjata Perampok Pegadaian

Jakarta, GATRAnews -Komplotan pelaku pencurian dan kekerasan (Curas) di Kantor Unit Pegadaian Syariah, Jl. Letjen Soeprapto No. 43 Yaogyakarta, Selasa lalu sempat mengancam satpam yang bertugas. Senjata api dan golok menjadi senjata untuk melancarkan aksi jahat mereka.

 

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Putut Eko Bayuseno mengatakan, sampai saat ini jenis senjata yang digunakan para pelaku masih diselidiki oleh petugas. "Ini yang masih kita selidiki jenis dan asal senpi darimana belum tau jenisnya. Kemungkinan besar, senpi tersebut dibawa oleh salah seorang DPO," jelas Putut kepada wartawan, Kamis (4/4).

 

Saat ditanya apakah aksi dari komplotan ini berhubungan dengan pengumpulan dana terorisme (Fai'i)? Putut belum memastikan itu. Pihaknya, untuk sementara mengenakan tindakan ini sebagai pidana murni pencurian dengan kekerasan. "Sementara ini murni kejahatan, tindak pidana pencurian dengan kekerasan," singkatnya. 

 

Diberitakan sebelumnya, Subdit Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya meringkus tujuh orang pelaku pencurian dan kekerasan yang dilakukan di Kantor Unit Pegadaian Syariah, Jl. Letjen Soeprapto No. 43 Yaogyakarta. Para pelaku diringkus di tempat pembelian tiket penyebrangan, Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Rabu (3/4) dinihari sekitar pukul 02.00. 

 

Total pelaku dalam aksi curas tersebut berjumlah sembilan orang. Tujuh orang telah berhasil ditangkap, dua pelaku dengan inisial DRM alias MWN (28) dan AS alias AL (27) di dor petugas sedangkan lima lainnya yakni MH alias H (25), JMD alias DIN (40), CRB (29), RK alias IA (22), DRM alias MWN (28), AS alias AL (27) dan DV (35).

 

Tersangka AS alias IW yang berperan sebagai pembuat perencanaan aksi curas serta FHM dengan peran yang sama masih dalam buronan petugas. Saat beraksi, para pelaku menggunakan penutup kepala dan juga helm. Mereka  kemudian menodongkan senjata kepada tiga orang saksi kemudian mengikatnya. Tidak tanggung-tanggung, sejumlah perhiasan jaminan senilai Rp 6,7 milyar serta uang tunai sebesar Rp 30,9 juta raib digondol. (WFz)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?