GATRANEWS

Kepala Kantor KPU Bea Cukai Dilaporkan Ke Polisi

Jakarta, GATRAnews - Himpunan Pengusaha Lira Indonesia (Hiplindo) melaporkan Kepala Kantor KPU Bea Cukai, Tanjung Priok, Jakarta, berinisial BW. Ia dituding telah menyalahgunakan wewenang sehingga menimbulkan kerugian kepada pengusaha, melanggar Peraturan Dirjen dan Kode Etik yang kerap mempersulit para pengusaha yang bergerak di pelabuhan.

"Permasalahan yang diadukan menyangkut pelanggaran Importasi, Pasal.19 sesuai Keputusan Dirjen No. 07/BC/2003 pengeluaran barang setelah PIB (Pemberitahuan Impor Barang) maksimal 30 hari," jelas Jusuf Rizal, Ketua Umum Hiplindo sebelum membuat laporan di SPKT Polda Metro Jaya, Jumat (26/4).

 

Jusuf menjelaskan BW telah mempersulit dan tidak memberikan kepastian hukum atas perusahaan PT. Prima Daya Indotama, salah satu anggota Hiplindo sehingga hampir lebih dari tiga bulan barang impor tidak juga keluar dari pelabuhan. "Januari kita memasukan barang, mengisi pemberitahuan impor barang. Ternyata sampai tiga bulan belum bisa diproses," ujarnya singkat.

 

Dia menjelaskan, Hiplindo pada awalnya sudah mengirimkan surat kepada pihak terlapor mengenai hal ini mempertanyakan kenapa kontainer impor tersebut belum juga dikeluarkan. Padahal, beberapa kontainer milik perusahan lain yang masuk ke pelabuhan dengan waktu yang sama sudah dikeluarkan oleh Bea Cukai

 

"Kalau (kontainer) adalah  penyelundupan itu tidak ditolerir tapi ini sudah diperiksa PIB 100 persen dan tidak ada masalah, packing list sesuai, jumalah juga selesai, kenapa tidak dikeluarkan?," tegasnya. Atas dasar ini, Hiplindo kemudian melaporkan BW karena diduga melakukan penyalahgunaan wewenang. Sampai berita ini diturunkan, Jusuf masih melapor di SPKT Polda Metro Jaya. (WFz)

 

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?