GATRANEWS

Pengacara PKS: KPK Dihalang-halangi, Hanya Miskomunikasi

Jakarta, GATRAnews - Zainudin Paru, perwakilan Biro Hukum DPP Partai Keadilan Senjahtera (PKS), menyatakan bahwa gagalnya aparat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita mobil milik Luthfi Hasan, akibat miskomunikasi semata.

Menurut pengacara itu, sebagaimana dikutip Antara, kegagalan aparat KPK menyita mobil yang terkait dengan perkara Luthfi, terjadi karena salah pengertian. "Itu hanya miskomunikasi saja," katanya.

"Kalau (mobil) itu terkait silakan saja, dalam proses dan kepentingan hukum dengan harapan bahwa syarat formal surat-menyurat sudah ada sebagai pegangan bagi pemilik-pemiliknya," kata Zainuddin kepada wartawan, di gedung KPK Jakarta, Jumat (10/5).

Bukan hanya mobil, bahkan Luthfi pun (yang saat itu menjabat Presiden/Ketua Umum PKS), pada 30 Januari lalu dibawa aparat KPK, menurut Zainuddin, tidak pernah ada pengurus partai atau kader yang menghalang-halangi proses itu.

Pada Senin malam (6/5), penyidik KPK bersama dengan orang dekat Luthfi, Ahmad Zaky, mendatangi kantor DPP PKS untuk menyita tiga mobil yang terkait dengan Luthfi Hasan Ishaaq.

Mobil yang akan disita terdiri atas VW Caravelle B 948 FRS atas nama Ali Imron (ajudan Luthfi), Mazda CX9 B 2 MDF atas nama Luthfi, dan Toyota Fortuner B 544 FRS atas nama Ahmad Zaky.

Diberitakan bahwa upaya penyitaan tersebut dihalangi-halangi sejumlah orang di dalam gedung tersebut, dengan dalih penyidik KPK tidak membawa surat penyitaan. Bahkan Ahmad Zaky kabur, sehingga penyidik KPK hanya menyegel mobil itu dengan pita bertuliskan KPK.

Pada Selasa dinihari (7/5), KPK bahkan memperoleh informasi bahwa dua mobil lainnya, yaitu Nissan Navara dan Mitsubishi Pajero Sport juga terkait dengan Luthfi. Belakangan diketahui hanya Pajero Sport yang kepemilikannya atas nama mantan Presiden PKS tersebut.

Selain lima mobil yang disegel, KPK sudah menyita dua mobil terkait dengan perkara Luthfi, yaitu Toyota FJ Cruiser B 1230 TJE, dan Toyota FJ Cruiser B 1330 SZZ. (TMA)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?