GATRANEWS

Konsumen Kartu Kredit Rugi Rp 4 Miliar Lebih

Jakarta, GATRAnews - Aksi pencurian data di kartu kredit menjadi momok menakutkan bagi pemegang kartu tersebut. Baru-baru ini, Direktorat Reserse kriminal Khusus Polda Metro Jaya, meringkus empat orang pelaku tindak pidana penipuan kartu kredit yang membeli data pemegang kartu setelah diretas oleh sindikat pencurian internasional. Saksi ahli Asosiasi Kartu Kredit Indonesi (AKKI), Max Charles Taulo mengatakan, akibat pencurian tersebut, total kerugian para konsumen mencapai Rp 4 milyar Lebih. "Awal kasus dilaporkan oleh Bank Mega, kalau total kerugiannya kami hitung mencapai Rp 4 miliar lebih," jelasnya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (30/5).

 

Dia mengungkapkan, kerugian tersebut tentunya tidak ditanggung oleh pemegang kartu yang secara umum berjumlah Rp 12 juta kartu. Pihak bank, secara utuh yang akan mengganti kerugian tersebut. "Akan dimasukan ke pihak bank kerugiannya. Para nasabah tidak perlu khawatir tentang hal ini," tandasnya.

 

Sementara itu, Kasubdit III Sumdaling, Ditkrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Nazly Harahap menambahkan dengan kejadian ini, sistem keamanan website di semua sistem perbelanjaan atau bank harus semakin ditingkatkan. Semakin canggih sebuah sistem maka semakin besar pula sistem tersebut untuk diretas. "Sistem harus diperbaiki perusahan karena modus kejahatan juga semakin canggih," tandasnya.

 

Sindikat internasional yang meretas beberapa sistem yang ada di toko body shop di Indonesia masuk melalui jejaring virus yang dikirimkan. Aktivitas sistem yang tidak hanya dikhususkan untuk jual beli melainkan dipakai untuk berbagai keperluan karyawan menjadi salah satu sebab bisa masuknya virus tersebut.

 

Usai memperoleh data melalui toko-toko tersebut, para sindikat lantas menjualnya melalui situs www.topdumpspro.com, www.icq.com dan www.dumps777.com dengan harga sekitar US$ 20-50. Data ini kemudian dibeli oleh FA, 36 tahun dan KN, 28 tahun setelah menjadi member di website tersebut. Data ini lantas di jual kembali kepada SA dan TK. (WFz) 

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?