GATRANEWS

Kejati Kepri Sidik Korupsi Proyek Ruang Belajar

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau melakukan penyidikan terhadap kasus korupsi proyek pembangunan ruang belajar dan kompetensi mahasiswa Umrah di Dompak, Tanjung Pinang, Riau, yang diperkirakan merugikan negara Rp 2,225 miliar.

Keterangan tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi, di Jakarta, Jumat (5/7). Menurutnya, proyek sebesar Rp 14.045.600.000 dan didanai dari APBN tahun 2012 tersebut merugikan sekitar Rp 2.225.583.000, karena dalam pelaksanaannya tidak pernah dilakukan pemeriksaan fisik setelah pekerjaan selesai hingga terdapat selisih pembayaran dari yang seharusnya dibayarkan sebesar 9 persen dari nilai kontrak.

"Dugaan kerugian negara, untuk sementara sebesar Rp 2.225.583.000, karena pelaksanaannya tidak pernah dilakukan pemeriksaan fisik setelah pekerjaan selesai, hingga terdapat selisih pembayaran," papar Untung.

Dalam kasus ini, imbuh Untung, Kejati Riau telah menetapkan 2 orang tersangka, yaitu Pejabat Pembuat Komitmen, DR. Ir. Tg dengan inisilal (E) dan Kepala Cabang PT Prambanan Dwipaka berinisial RS.

"Keduanya ditetapkan sebagai tersangka sejak 26 Juni 2013, dengan surat perintah penyidikan (Sprindik) masing-masing, Sp Dik: 186 dan 190/N.10/Fd.1/06/2013," pungkas Untung. (IS) 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?