GATRANEWS

Kasus Sisca Yofie, Ada Oknum Polisinya Rupanya

Status Facebook Franceisca Yofie (Dok. GATRAnews)Bandung, GATRAnews - Sisca Yofie, 34 tahun, korban pembunuhan sadis pada 5 Agustus 2013 di Cipedes, Bandung, ternyata mempunyai hubungan spesial dengan seorang polisi. Hubungan tersebut sudah terungkap di status Facebook-nya, tapi lebih meyakinkan setelah tim satuan reserse kriminal Polrestabes Bandung menemukan surat pribadi Sisca dengan oknum polisi tersebut.

"Memang benar, ada oknum polisi yang mempunyai hubungan pribadi dengan Sisca makanya yang bersangkutan kini sedang diperiksa Polda Jabar," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes (Pol) Sutarno seperti dikutip Pikiran Rakyat, Selasa (13/8).

Menurut Sutarno, penyidik menemukan surat pribadi yang ditemukan di kamar kos Sisca. Surat-surat tersebut, baik dari Sisca maupun dari sang polisi, terus dipelajari dan diselidiki.

Selain surat, catatan harian yang dibuat Sisca juga terlihat adanya hubungan pribadi dengan oknum polisi itu, namun catatan tersebut dibuat sudah cukup lama. Tidak hanya catatan, di dunia maya juga menyiratkan berhubungan dengan seseorang sehingga membuat Sisca marah.

Namun tim penyidik Polrestabes Bandung belum menemukan fakta yang mengarah adanya keterlibatan oknum polisi tersebut menjadi otak dari tewasnya Sisca. Sampai sejauh ini, motif pembunuhan itu masih pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban tewas.

Tak dimungkiri oleh Kapolrestabes bahwa kasus Sisca semula diduga ada kaitannya dengan pergantian Kapolri. Hal itu tertulis dalam catatan harian yang ditulis Sisca. Di catatan tersebut tertulis, korban membenci oknum polisi bukan sebaliknya.

"Jadi, keluhan-keluhan si korban diperlakukan tidak baik oleh si oknum ini. Dia (Sisca) marah, mencaci maki kepada si orang ini. Kan begitu. Kita dalami. Ternyata, semua selidiki. Sejauh ini tidak ada kaitan antara tewasnya korban dan masalah dengan oknum polisi ini," ujarnya.

Namun meski begitu, menurut Sutarno, oknum ini tengah menjalani proses, yaitu proses pelanggaran disiplin oleh Propam Polda Jabar. "Pelanggarannya dalam hubungan pertemanan. Dari surat itu kan kita temukan, surat dari korban dan surat dari oknum tersebut. Ada foto-foto korban dan oknum polisi tersebut. Sekitar 2012-an," ujar Sutarno. (DH)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?