GATRANEWS

KPK Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Dermaga Sabang

Johan Budi SP (GATRAnews/Adi Wijaya)Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kepala PT Nindya Karya Cabang Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), HS, sebagai tersangka kasus korupsi pelaksanaan proyek pembangunan dermaga bongkar pada Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang, NAD.

"Penyidik telah menemukan dua alat bukti yang cukup, yang kemudian disimpulkan, bahwa diduga tindak pidana korupsi dalam kaitan dengan pelaksanaan proyek pembangunan dermaga, penyidik kemudian menetapkan HS, selaku Kacab PT Nindya Karya Cabang Sumut dan NAD," kata Juru Bicara KPK Johan Budi, di Jakarta, Selasa (20/8).

Selain menetapkan HS, KPK juga menetapkan seorang tersangka lainya, yaitu RI. RI merupakan Pejabat Pembuat Komitmen Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, Sabang, NAD.

Johan menerangkan, kedua tersangka diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang untuk memperkaya diri sendiri, atau orang lain, atau suatu korporasi terkait pembangunan dermaga bongkar di Sabang tersebut. "Sementara ini, atas perbuatan kedua tersangka itu, diduga negara mengalami kerugian Rp 249 milyar," ujar Johan.

Atas perbuatan tersebut, imbuh Johan, HS dan RI disangka melanggar pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 65 ayat 1 KUHP.

"Jadi modus dalam TPK dalam kasus ini, adalah ada dugaan penggelembungan anggaran atau mark up," pungkasnya. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?