GATRANEWS

Dua Pegawai PT Telkom Diperiksa Terkait Korupsi APBD Raja Ampat

Jakarta, GATRAnews - Dua karyawan PT Telkom akan diperiksa Kejaksaan Agung, terkait kasus tindak pidana korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat tahun 2003-2009, sebesar Rp 2,1 miliar.

"Dugaan tindak pidana korupsi Raja Ampat, diperiksa Cening Sadiono (karyawan PT Telkom) dan Senior Office PT Telkom, Ir Didik A Saputro," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi, di Jakarta, Kamis (29/8).

Selain itu, penyidik juga memanggil seorang saksi lainnya, yakni karyawan PT Graha Sarana Duta (GSD), Sudarjanto untuk dimintai keterangan. "Jadi untuk Raja Ampat diperiksa tiga saksi," pungkasnya.

Dalam kasus ini, penyidik menambah dua tersangka baru, pada Selasa kemarin. Penyidik pun menetapkan Ketua DPRD Kabupaten Raja Ampat, Hendrik AG Wairara dan Bupatinya, Marcus Wanma, sebagai tersangka.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka masing-masing dengan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) No:print-95 dan Print-96/F.2/Fd.1/08/2013. Penetapan dua tersangka baru ini menambah 4 tersangka yang lebih dulu telah ditetapkan.

Sebelum menetapkan keduanya sebagai tersangka, Kejaksaan Agung telah menetapkan dua orang tersangka lainnya, yakni mantan Tenaga Ahli PT Graha Sarana Duta dengan inisial DS dan pensiunan PT Telkom Indonesia berinisial ER.

Selain telah menetapkan dua tersangka, Kejaksaan Agung juga telah menjadikan dua orang terdakwa, yakni mantan Direktur PT Graha Sarana Duta, Abbas Baradja dan Direktur Utama PT Raja Ampat Makmur Madani, Selviana Wanma.

Mereka diduga telah melakukan tindak pidana korupsi kegiatan pengelolaan APBD Kabupaten Raja Ampat, seperti pengadaan genset dan jaringannya, yakni pengadaan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) tahun 2004. Akibat perbuatan mereka negara ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp 2,1 miliar. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?