GATRANEWS

Bongkar Keterlibatan Bunda Putri dan Sengman di Korupsi Sapi!

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus mengungkap lima nama yang disebut dalam persidangan kasus dugaan korupsi pengurusan kuota impor daging sapi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, serta pihak lain yang merupakan mafia kartel impor daging.

 

"Bagaimana pun, KPK harus menjawab pertanyaan publik yang ingin tahu siapa yang dimaksud dengan Pak Lurah, Bunda Putri, Haji Susu, Sengman, serta Widhi," tandas Anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsat) di Jakarta, Senin, (2/9/2013).

 

Artinya, imbuh Politisi Golkar ini, perselingkuhan penguasa dan pebisnis dalam kasus suap impor daging sapi tidak hanya melibatkan para tersangka yang perkaranya sedang berproses di pengadilan Tipikor saat ini. Terbukti bahwa impor daging sapi dikendalikan oleh kartel.

 

"Pak Lurah, Bunda Putri, Haji Susu, Sengman, serta Widhi pun bersekutu dalam kartel itu," tandasnya.

 

Terkuaknya sejumlah nama baru menunjukkan kerja KPK membongkar kasus dugaan suap impor daging sapi masih jauh dari selesai. Satu hal yang sudah pasti, penyelidikan dan penyidikan atas kasus ini tidak boleh berhenti pada mereka yang sudah ditetapkan sebagai tersangka saat ini. Pasalnya, perselingkuhan di ranjang kartel impor daging sapi melibatkan sejumlah sosok yang belum jelas identitasnya.

 

"Mengacu pada rekaman pembicaraan telepon sejumlah pihak yang diperdengarkan di Pengadilan Tipikor Jakarta, pekan lalu, saya berpendapat, bahwa KPK masih harus mendalami kasus ini," pungkasnya. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?