GATRANEWS

Kejati DKI Bisa Periksa Sekjen Kemendikbud Terkait Korupsi Proyek Pemetaan

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta tidak menutup kemungkinan akan memeriksa Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ainun Na'im, dalam kasus korupsi proyek pendataan dan pemetaan satuan pendidikan Kemendikbud tahun anggaran 2010 dan 2011.

"Sejak proses penyidikan dalam rangka mengumpulkan alat bukti, berarti kita kumpulkan fakta hukum. Proses pengumpulan fakta hukum ini, bila nanti ada bukti keterlibatan pihak lain, saya pikir ada kewajiban untuk mengembangkan fakta yang didapat," kata Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Adi Toegarisman, di Jakarta, Kamis (26/9).

Artinya, kata Adi, dalam kasus ini sangat memungkinkan ada pihak lain yang terlibat dalam kasus ini. Dengan demikian, imbuhnya, tidak menutup kemungkinan penyidik akan menetapkan tersangka baru dalam proyek yang ditaksir merugikan negara sekitar Rp 35 miliar dari proyek sebesar Rp 135 miliar ini.

Terkait kasus ini, tutur Adi, penyidik telah menetapkan 5 tersangka, yakni Suhenda selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Effendy Hutagalung (Panitia Pemeriksa dan Penerimaaan Barang), Yogi Paryana Sutedjo (Manager Proyek PT Surveyor Indonesia), Mirma Fadjarwati Malik (Direktur Operasi PT Surveyor Indonesia), dan Direktur Utama (Dirut) PT Sucofindo (Persero), Fahmi Sadiq (FS).

Adi mengatakan, selain FS, kelima tersangka yang belum dilakukan penahanan tersebut, dijerat Pasal 2 dan 3. Undang-Undang (UU) nomor 31 tahun 1999 tentan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999, jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 KUHP.

"Telah diperiksa sekitar 60 orang saksi. Telah dimintai penghitungan kerugian keuangan negara dan penunjukkan ahli dalam perkara dimaksud ke BPK," ujarnya.

Selain itu, penyidik telah melakukan penyitaan, yakni sejumlah surat dan dokumen. Sampai saat ini, kata Adi, tim penyidik masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang terkait dengan perkara tersebut guna mengumpulkan alat bukti lainnya. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?