Gatranews - Tawuran di RS, Dua Mahasiswa UNM Tewas Ditikam

Tawuran di RS, Dua Mahasiswa UNM Tewas Ditikam

Makassar, GATRAnews - Tawuran bukan hanya monopoli para pelajar, melainkan juga mahasiswa. Bahkan, buntut dari aksi tawuran antar-fakultas di Kampus II Parangtambung Universitas Negeri Makassar (UNM), dua mahasiswa Fakultas Teknik tewas ditikam dengan badik, saat membesuk temannya di rumah sakit (RS), Kamis (11/10).

Penikaman terhadap korban, Rezki Munandar, 23 tahun, dan Herianto, 23 tahun, dalam perkelahian yang melibatkan puluhan orang itu terjadi di Rumah Sakit Haji Makassar. Aparat kepolisian menduga, pelaku penikaman itu adalah puluhan mahasiswa Fakultas Seni UNM, yang sama-sama membesuk rekannya yang dirawat akibat terkena anak panah dalam tawuran sebelumnya.

"Saya tadi lihat banyak sekali mahasiswa mendatangi mahasiwa lain dan terjadi perkelahian di Rumah Sakit. Kemudian ada beberapa cabut badik lalu menikam mahasiswa lainnya secara membabi buta," kata Syamsuddin, juru parkir rumah sakit tersebut, kepada Antara.

Syamsuddin menyebutkan, perkelahian yang tidak seimbang itu terjadi sekitar 20 menit, diakhiri dengan jatuhnya dua korban jatuh di lantai rumah sakit. Setelah puas, mahasiswa yang diduga dari Fakultas Seni itu kabur meninggalkan lokasi.

"Hanya sebentar sekali peristiwanya pak. Banyak mahasiswa gondrong lari setelah melakukan berkelahian dan sempat terjadi kemacetan di luar jalan," tuturnya.

Selang beberapa menit kemudian, polisi yang sebelumnya berjaga-jaga di kampus, kemudian bergeser ke rumah sakit. Berdasarkan informasi, polisi sudah menangkap tersangka pelaku penikaman, MF, 24 tahun, di salah satu rumah warga tempat tersangka bersembunyi.

Tawuran itu mengakibatkan 13 orang luka, sembilan mahasiswa Fakultas Teknik dan empat mahasiswa Fakultas Seni UNM. Korban dirawat di tiga rumah sakit, masing-masing RS Faisal, Bayangkara, dan RS Haji. Dalam kejadian itu, empat kendaraan roda dua dibakar dan dua lainnya mengalami kerusakan parah. (TMA){jcomments on}

Share this article

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.