GATRANEWS

Sadis, Tubuh Bayi di Tong Sampah Sebagian Terbakar
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepolisian Sektor Jatinegara hingga kini masih menyelidiki pelaku pembunuhan...
PSHK: Penyerahan Kasus BG, Kompromi Mengecewakan
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) menilai, kesepakatan antara...
Harga Minyak Merosot, Patokan AS ke $49,59 per barel
Tuesday, 03 March 2015

New York, GATRA News - Harga minyak dunia turun pada Senin (Selasa pagi WIB), di tengah...
Polda Metro Lacak Pesan Berantai Aksi Pembalasan Begal
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya memastikan akan melacak pelaku yang...
Polisi Akan Periksa Kondisi Kejiwaan Penabrak Mahasiswa UPI
Monday, 02 March 2015

Cimahi, GATRAnews - Kepolisian Resor Kota Cimahi, Jawa Barat, akan meminta bantuan spesialis ahli...
Selain Sadis, Komplotan Begal Lampung Sering Gunakan Senpi
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Unggung...
Agar Tak Main Hakim, Menpan Minta Polisi Ciptakan Rasa Aman
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) Yuddy Chrisnandi mengapresiasi...
Polda Metro Optimis Memutus Mata Rantai Aksi Begal
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GARAnews-Kepolisian Daerah Metro Jaya melalui Polres dan Polsek jajarannya terus berupaya...
Januari-Februari, Jakarta Diteror Tiga Ancaman Bom
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (Kapolda), Inspektur Jendral Unggung Cahyono...
Teror Bom di Bekasi, Pelaku Serahkan Diri ke Petugas
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Eko Suprapto, 47 tahun akhirnya menyerahkan dirinya ke Polresta Bekasi Kota pada...
Antisipasi Begal Motor, Polda Perketat Wilayah Perbatasan
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi...
Mengedarkan dan Gunakan Sabu, Kentung Dicokok Polisi
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat menangkap NS, 43 tahun, alias Kentung...
Djarot: Tidak Ada Pembatalan TKD Dinamis
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat menegaskan tidak akan mencabut penerapan...
Komplotan Begal Targetkan 'Operasi' di Luar Wilayah Jakarta
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Adanya beberapa pengungkapan kasus begal motor yang terjadi di wilayah Jakarta...
Polisi Identifikasi Enam Komplotan Begal di Jalanan
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi...
Potensi Kerugian Negara Akibat Pemalsuan Capai Rp 65,21 Trilyun
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Masyarakat Indonesia Anti-Pemalsuan (MIAP) menyatakan bahwa bersama dengan...
KMS Desak Div Propam Polri Periksa Kabareskrim
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Koalisi...
Hak Angket, Ahok Ancam Lapor ke Kepolisian dan KPK
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Diancam hak angket oleh DPRD DKI Jakarta, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama...
Usai Teror Bom, Polda Metro Lakukan Patroli Skala Besar
Tuesday, 24 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Guna meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat, pihak Polda Metro Jaya akan...
Petugas Ringkus Dua Kurir, Satu Bandar Sabu Dari Hongkong
Tuesday, 24 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menyita sebanyak 6...

Eva: Stop Polisi Lecehkan Novi!

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi III DPR RI, Eva K Sundari meminta aparat Polri menghentikan aksi pelecehan terhadap Novi Amelia, 25 tahun, model cantik yang nyaris bugil dan menabrak beberapa pejalan kaki di Taman Sari, Jakarta Barat. "Aparat Polri supaya stop lecehkan Novi Amelia. Saya menyesalkan beredarnya foto-foto tidak senonoh Novi yang diambil selama dia dalam tahanan kepolisian atau RS Polri," katanya, Selasa (16/10).

 

Menurut Eva, beredarnya foto-foto tersebut mengindikasikan bahwa pengawasan terhadap Novi selama di lingkungan kepolisian sangat lemah, bahkan sangat mungkin foto-foto tersebut diambil oleh aparat kepolisian, mengingat merekalah yang punya akses langsung terhadap tahanan Novi. Sebagai lembaga utama penjaga Hak Asasi Manusia (HAM) rakyat, janggal jika dalam pengamanan tahanan perempuan di lingkungan Polri, justru mengalami pelecehan seksual.

 

Menurutnya, Polisi nyata tak mengintegrasikan perspektif HAM perempuan dalam menjalankan tupoksinya. Seharusnya, Polri paham, bahwa sebagai manusia, perempuan berhak dilindungi dari pelecehan dan dijaga martabatnya oleh para penyidik tersebut. "Yang lebih memperihatinkan, tahanan Novi Amalia belum sepenuhnya sadar dari pengaruh obat-obatan, sehingga berhak perlindungan berlapis, termasuk dijaga kehormatannya, mengingat yang bersangkutan tidak mampu menjaga dirinya sendiri. Adalah ironis, jika yang bersangkutan justru jadi obyek tontonan dan pelecehan seksual. Saya menuntut Polri melakukan penyidikan atas pelaku pengambilan foto dan mengedarannya, karena hal tersebut sudah tergolong cyber-crime. Pelaku dan perilaku pembiaran tersebut harus diproses lembaga etik Polri dan diproses hukum," tandasnya.

 

Selain itu, Eva juga menuntut Unit Narkoba bersama Polsek Tamansari pengawasan Novi dilakukan polwan, demi memastikan tidak ada pelecehan selama dia menjadi tahanan Polri. "Lebih dari itu, kasus pelecehan terhadap Novi ini, harusnya membuka mata Kapolri, betapa isu diskriminasi gender merupakan problem serius di tubuh Polri. Sepatutnya Kapolri segera menandatangani PerKap Kesetaraan gender yang sudah beberapa bulan diabaikan Kapolri atau Wakapolri untuk dilegalisasi," pungkasnya. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?