GATRANEWS

Polisi Temukan Tulisan Kegundahan Mahasiswa UI yang Tewas di Danau
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab kematian Akseyna Ahad Dori,...
Tim Evakuasi WNI di Yaman Berangkat Besok
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Mabes Polri telah membentuk tim khusus yang bertugas mengevakuasi Warga Negara...
Mabes Polri Kirim Tim Bantu WNI Pulang Dari Yaman
Tuesday, 31 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Mabes Polri akan mengirimkan tim untuk membantu memulangkan Warga Negara...
Tergiur, Mahasiswa STT PLN Curi Motor
Monday, 30 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik (STT PLN) terpaksa berurusan dengan...
Dugaan Penipuan, BigTV Laporkan Distributor ke Polisi
Sunday, 29 March 2015

Jakarta, GATRAnews - BigTV melaporkan PT Putra Perdana Motor (PPM) ke Polres Kepanjen, Malang, Jawa...
Edi Darnadi Usulkan Presiden Jabat Ketua KPK
Saturday, 28 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Mantan Kapolda Jawa Barat Irjen Polisi Purnawirawan Edi Darnadi mengusulkan...
Polisi Usut Kekerasan Seksual Anak di Sekolah Internasional
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Polda Metro Jaya kembali menerima laporan kekerasan terhadap seorang anak...
15 Anak Buah Santoso Diciduk Dalam Operasi Camat
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Pihak kepolisian menciduk 15 anak buah Santoso selama melakukan operasi Camat di...
PMJ: Pengendara Motor Masuk Jalur Busway Pakai Helm
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Martinus...
Inilah Ulah Oknum Polisi di Bus Transjakarta
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Martinus...
Demi Susu Anak, Pria ini Nekat Merampok
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Leman, 27 tahun, terpaksa merampok di rumah susun (Rusun), Bumi Cengkareng...
Todong Tiga Pria Mabuk, Ikip Diciduk Polisi
Monday, 23 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Tiga orang pria yang sedang tidur usai pesta minuman keras di Kampung Pakuwon,...
Berani Melawan Begal, Brigadir Marlina Dapat Penghargaan
Friday, 20 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Berhasil menggagalkan upaya perampokan, salah satu personel di jajaran Polres...
Diduga Sakit paru-Paru, Seorang Pria Meninggal di Masjid
Wednesday, 18 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Seorang pria paru baya ditemukan meninggal dunia di dalam Masjid Al Muhajirin...
Pria Penyebar Foto Telanjang Kekasihnya Ditangkap
Wednesday, 18 March 2015

Semarang, GATRAnews – Polisi meringkus Nova Kristianto (23) warga Pudakpayung, Banyumanik, Kota...
Spesialis Pembobol Brankas Sekolah dan Kantor Didor Polisi
Tuesday, 17 March 2015

Jakarta, GATRAnews- Petugas tim Opsnal Unit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap...
Korupsi UPS, Polisi Pastikan Anggota DPRD Terlibat
Monday, 16 March 2015

Jakarta, GATRAnews- Polisi menduga ada anggota DPRD DKI Jakarta terlibat dalam dugaan korupsi...
Kapolsek Jagakarsa Dimutas, Ini 'Curhat' Sang Suami
Saturday, 14 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Jagakarsa, Komisaris Polisi Husaima dimutasi...
Jimly Yakin Ruki Kembali Jadikan KPK Ditakuti Koruptor
Saturday, 14 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota Tim Konsultatif Independen Jimly Ashiddiqie mengaku yakin jika...
Tahanan Kabur, Kapolsek Jagakarsa Dimutasi
Friday, 13 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Polisi Sektor Jagakarsa, Komisaris Polisi Husaima dimutasi dari...

Eva: Stop Polisi Lecehkan Novi!

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi III DPR RI, Eva K Sundari meminta aparat Polri menghentikan aksi pelecehan terhadap Novi Amelia, 25 tahun, model cantik yang nyaris bugil dan menabrak beberapa pejalan kaki di Taman Sari, Jakarta Barat. "Aparat Polri supaya stop lecehkan Novi Amelia. Saya menyesalkan beredarnya foto-foto tidak senonoh Novi yang diambil selama dia dalam tahanan kepolisian atau RS Polri," katanya, Selasa (16/10).

 

Menurut Eva, beredarnya foto-foto tersebut mengindikasikan bahwa pengawasan terhadap Novi selama di lingkungan kepolisian sangat lemah, bahkan sangat mungkin foto-foto tersebut diambil oleh aparat kepolisian, mengingat merekalah yang punya akses langsung terhadap tahanan Novi. Sebagai lembaga utama penjaga Hak Asasi Manusia (HAM) rakyat, janggal jika dalam pengamanan tahanan perempuan di lingkungan Polri, justru mengalami pelecehan seksual.

 

Menurutnya, Polisi nyata tak mengintegrasikan perspektif HAM perempuan dalam menjalankan tupoksinya. Seharusnya, Polri paham, bahwa sebagai manusia, perempuan berhak dilindungi dari pelecehan dan dijaga martabatnya oleh para penyidik tersebut. "Yang lebih memperihatinkan, tahanan Novi Amalia belum sepenuhnya sadar dari pengaruh obat-obatan, sehingga berhak perlindungan berlapis, termasuk dijaga kehormatannya, mengingat yang bersangkutan tidak mampu menjaga dirinya sendiri. Adalah ironis, jika yang bersangkutan justru jadi obyek tontonan dan pelecehan seksual. Saya menuntut Polri melakukan penyidikan atas pelaku pengambilan foto dan mengedarannya, karena hal tersebut sudah tergolong cyber-crime. Pelaku dan perilaku pembiaran tersebut harus diproses lembaga etik Polri dan diproses hukum," tandasnya.

 

Selain itu, Eva juga menuntut Unit Narkoba bersama Polsek Tamansari pengawasan Novi dilakukan polwan, demi memastikan tidak ada pelecehan selama dia menjadi tahanan Polri. "Lebih dari itu, kasus pelecehan terhadap Novi ini, harusnya membuka mata Kapolri, betapa isu diskriminasi gender merupakan problem serius di tubuh Polri. Sepatutnya Kapolri segera menandatangani PerKap Kesetaraan gender yang sudah beberapa bulan diabaikan Kapolri atau Wakapolri untuk dilegalisasi," pungkasnya. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?