GATRANEWS

Polisi Menunggu Hasil Visum Penyebab Kematian Jason
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto mengatakan bahwa...
Sutinah, Terduga Pembunuhan Bocah Jason Masih Misterius
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Keberadaan Sutinah, pembatu rumah tangga yang diduga kuat terlibat pembunuhan...
Pacaran Baru Sebulan,Yadi Belum Paham Sifat Sutinah
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Sutinah, Pembantu Rumah Tangga (PRT) diduga kuat menjadi pelaku pembunuhan...
Kembangkan Kasus Penggelapan, Empat Polisi Tewas Tertabrak Kereta
Thursday, 23 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Sebuah kecelakaan terjadi di perlintasan rel Kereta Api tanpa palang pintu di...
Polisi Tangkap Dua Maling Spion Mobil Mewah
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Buser Polsek Tamansari memergoki ulah nakal Arvisco (22) dan Prastyo (19) saat...
Tips Polisi Agar Kasus Jason Tidak Terulang
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Insiden pilu menimpa pasangan Janter Pinter Simanjuntak dan Elvin Sianipar. Anak...
Pesta Rakyat Jokowi, Puluhan Orang Kecopetan di Monas
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Meski semarak dengan dentuman musik dan ucapan syukur relawan serta masyarakat,...
Anggota Sabhara Dianiaya Menggunakan ''Taring Babi''
Tuesday, 21 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Petugas Sabhara Polsek Teluk Naga, Polres Kota Tangerang, Briptu Anang Ilmi...
Polisi Gulung Bandit Spesialis 'Rest Area', Satu Tewas Didor
Tuesday, 21 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Polisi Resor Bekasi berhasil meringkus tiga pelaku pencurian, pada Senin,...
Tujuh Copet Beraksi Saat Iring-Iringan Jokowi-JK
Monday, 20 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Meski ikut dalam kegembiraan menonton iring-iringan Presiden-Wakil Presiden,Joko...
Polisi: Pelantikan Jokowi-JK Berjalan Lancar
Monday, 20 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan...
Polisi Bebaskan Pemilik Jutaan Dolar Amerika Palsu
Saturday, 18 October 2014

Pekanbaru, GATRAnews - Aparat Kepolisian Resor Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, membebaskan NS,...
Sopir Bus Harapan Jaya Diperiksa di Polres Sidoarjo
Friday, 17 October 2014

Sidoarjo, GATRAnews - Penyidik Kepolisian Resor Sidoarjo, Jawa Timur, memeriksa Teguh Hariyanto,...
Kasus Kejahatan Menggunakan Senpi Meningkat
Friday, 17 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Angka kejahatan di kota-kota besar rupanya semakin meningkat. Jika dulu pelaku...
LPSK Lakukan Pemulihan Psikologis Korban Perkosaan
Thursday, 16 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan pemulihan psikologis...
MA Belum Evaluasi Putusan Hakim Terhadap 3 Dokter Kandungan
Wednesday, 15 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Pleno Mahkamah Agung (MA) di Bandung, Kamis pekan lalu, tidak mengevaluasi...
Dukung Polri, Massa Frakssi Bawa Obat Kuat
Tuesday, 14 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Massa aksi yang tergabung dalam Front Rakyat Penegak Hukum dan Demokrasi...
Bentrok TNI-Brimob Dipicu Penggrebekan BBM Ilegal yang Dibacking Oknum TNI‏
Tuesday, 14 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Tim investigasi gabungan TNI-Polri selesai melakukan investigasi tentang kasus...
Polisi Tangkap Perampok Spesialis Nasabah Bank
Tuesday, 14 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Petugas Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya...
Polisi Cari 'Benang Merah' Aksi Rusuh FPI
Monday, 13 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan...

Eva: Stop Polisi Lecehkan Novi!

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi III DPR RI, Eva K Sundari meminta aparat Polri menghentikan aksi pelecehan terhadap Novi Amelia, 25 tahun, model cantik yang nyaris bugil dan menabrak beberapa pejalan kaki di Taman Sari, Jakarta Barat. "Aparat Polri supaya stop lecehkan Novi Amelia. Saya menyesalkan beredarnya foto-foto tidak senonoh Novi yang diambil selama dia dalam tahanan kepolisian atau RS Polri," katanya, Selasa (16/10).

 

Menurut Eva, beredarnya foto-foto tersebut mengindikasikan bahwa pengawasan terhadap Novi selama di lingkungan kepolisian sangat lemah, bahkan sangat mungkin foto-foto tersebut diambil oleh aparat kepolisian, mengingat merekalah yang punya akses langsung terhadap tahanan Novi. Sebagai lembaga utama penjaga Hak Asasi Manusia (HAM) rakyat, janggal jika dalam pengamanan tahanan perempuan di lingkungan Polri, justru mengalami pelecehan seksual.

 

Menurutnya, Polisi nyata tak mengintegrasikan perspektif HAM perempuan dalam menjalankan tupoksinya. Seharusnya, Polri paham, bahwa sebagai manusia, perempuan berhak dilindungi dari pelecehan dan dijaga martabatnya oleh para penyidik tersebut. "Yang lebih memperihatinkan, tahanan Novi Amalia belum sepenuhnya sadar dari pengaruh obat-obatan, sehingga berhak perlindungan berlapis, termasuk dijaga kehormatannya, mengingat yang bersangkutan tidak mampu menjaga dirinya sendiri. Adalah ironis, jika yang bersangkutan justru jadi obyek tontonan dan pelecehan seksual. Saya menuntut Polri melakukan penyidikan atas pelaku pengambilan foto dan mengedarannya, karena hal tersebut sudah tergolong cyber-crime. Pelaku dan perilaku pembiaran tersebut harus diproses lembaga etik Polri dan diproses hukum," tandasnya.

 

Selain itu, Eva juga menuntut Unit Narkoba bersama Polsek Tamansari pengawasan Novi dilakukan polwan, demi memastikan tidak ada pelecehan selama dia menjadi tahanan Polri. "Lebih dari itu, kasus pelecehan terhadap Novi ini, harusnya membuka mata Kapolri, betapa isu diskriminasi gender merupakan problem serius di tubuh Polri. Sepatutnya Kapolri segera menandatangani PerKap Kesetaraan gender yang sudah beberapa bulan diabaikan Kapolri atau Wakapolri untuk dilegalisasi," pungkasnya. (IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?