GATRANEWS

Wisata Hemat dengan 4 Maskapai Murah Ini!
Monday, 22 December 2014

Jakarta, GATRAnews 1. Air Asia Bagi para backpacker yang senang jalan-jalan dengan budget rendah,...
Pengamat: Putusan MA Soal TPI Tak Berlaku
Saturday, 20 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Pengamat hukum bisnis Frans Hendra Winata menilai bahwa putusan Mahkamah Agung...
Kejagung Belum Dalami Kasus CGN
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung ditenggarai belum mendalami kasus kredit ke PT Cipta Graha...
Kejagung Belum Dapat Arahan Rencana Penyitaan Aset Lapindo
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung tengah menunggu koordinasi dari pemerintah untuk membahas soal...
Kejagung Akui Mantan Pejabatnya Miliki ''Rekening Gendut''
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung tak menampik jika salah seorang kepala daerah yang diduga...
KPK Tangani Kasus ''Rekening Gendut'' Foke
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tengah mendalami hasil telisik...
Kejagung Tak Tangani Rekening Gendut Mantan Gubernur DKI
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung Muda Pidana Khusus R Widyo Pramono mengatakan, Kejaksaan Agung...
Unsur Pemerintah pada Kasus Bioremediasi CPI Segera Diusut
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung menyatakan tengah mengusut dugaan keterlibatan pihak...
Kejagung Segera Panggil Gubernur Sultra Terkait "Rekening Gendut"
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung (Kejagung) segera memanggil Gubernur Sulawesi Tenggara...
Gembong Perampok Mengaku Polisi Didor Petugas
Friday, 19 December 2014

Jakarta,  GATRAnews - Aparat Polda Metro Jaya menyatakan sindikat perampok dengan modus mengaku...
Mbak Tutut Dinilai Paling Berhak Eksekusi TPI
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Sengketa kepemilikan saham stasiun Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) menjadi...
Kejagung Siapkan 20 Jaksa untuk KPK
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung akan mengirim 20 jaksa ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),...
JAM Pidsus Akan Cek Kasus Setya Novanto Dkk
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung berjanji akan mengecek putusan peninjauan kembali (PK)...
Aktivis Eva Bande Dibebaskan Hari Ini
Friday, 19 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Jumat (19/12) ini merupkan hari bersejarah bagi Eva Susanti Bande. Aktivis...
Belasan Polisi Diperiksa Usai Keributan di Tempat Hiburan
Friday, 19 December 2014

Batam, GATRAnews - Sebanyak 14 anggota kepolisian dan seorang warga sipil telah menjalani...
Transaksi Rekening Delapan Kepala Daerah Sangat Menarik
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan, ke-8 kepala daerah yang terdiri bupati dan...
Kejagung Tak Lihat Asal Partai 8 Kepala Daerah Berrekening Gendut
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung memastikan akan mengusut ke-8 kepala daerah yang terdiri dari...
Machfud Didakwa Rugikan Negara Rp 464 M
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa...
MAKI Minta Kejagung Jelaskan Proses Hukum Setya Novanto
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) meminta Kejaksaan Agung menjelaskan...
Mini Cooper Milik Pedangdut Nurlela Ditahan
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews-Mobil Mini Cooper (MC) milik penyanyi dangdut, Nurlela Ratna Dilla masih ditahan...

Facebook & Kaskus Jadi Tempat Jualan Air Soft Gun Ilegal

Jakarta, Gatranews - Sebanyak dua pelaku penjualan senjata jenis Air Soft Gun ilegal dibekuk tim Reserse Mobil Polda Metro Jaya (Resmob-PMJ). Dari tangan mereka, polisi berhasil menyita sebanyak 180 pucuk senjata lengkap dengan peluru jenis gotri. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto menjelaskan dua pelaku itu masing-masing D,  alias J dan AG. “ Keduanya ditangkap di daerah Kelapa Gading,“ jelas Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/10). Para pelaku, lanjut Rikwanto diancam dengan UU Darurat No 12 tahun 1951 dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara. 

 

Dikesempatan yang sama, Kasat Resmob PMJ, AKBP Herry Heryawan menambahkan para pelaku dalam menjual senjata-senjata tersebut menggunakan facebook bahkan Kaskus. “Penjualannya langsung. Ada yang menggunakan Facebook bahkan Twitter. Yang laras pendek dijual Rp. 3 juta sedangkan laras panjang Rp. 6 juta. Semua senjata ini dijual ke pda masyarakat, “ jelas Herry. 

 

Hery menambahkan penangkapan para pelaku merupakan pengembangan dari beberapa peristiwa pencurian dengan kekerasan yang menggunakan senjata api. “Awalnya kita telusuri kepemilikan senjata api dari seseorang berinisial A dan dia bilang dari 2 orang ini,“ tandas Herry. Senjata-senjata tersebut, ungkap herry dari pemeriksaan sementara di impor dari China. “ nanti kita telusuri ini juga,“ tandasnya. (WFz)

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?