GATRANEWS

Kejagung Tahan Petinggi Kementan Terkait Korupsi Kopi
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menahan Hadi SP, Kepala Sub Direktorat...
Bocah Tujuh Tahun Jadi Korban Pemerkosaan
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews-FA, bocah yang baru menginjak usia tujuh tahun menjadi korban pemerkosaan yang...
PPP: Putusan Menkum HAM Profesional
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Bidang Hukum DPP PPP, Sholeh Amin menilai, keputusan Menteri Hukum dan...
Lima Tersangka Korupsi Lampu Hama Segera Disidangkan
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksan Tinggi DKI Jakarta melimpahkan berkas lima...
Jaksa Kasasi Putusan PT atas Office Boy Hendra Saputra
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa penuntut umum yang menangani perkara terdakwa Hendra Saputra, office boy...
KPK Periksa Pejabat BNI Terkait Saham Garuda Nazaruddin
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus pelaksaanaan proyek...
Kontras Kecewa Polisi Tangkap Pelaku "Bully" Presiden
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan...
KPK Periksa Pejabat Kemendagri Terkait Proyek e-KTP
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur Fasilitas Dana...
Kapolda Sumsel Turunkan Tim Buru Penembak Kapolsek
Wednesday, 29 October 2014

Palembang, GATRAnews - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menurunkan tim untuk memburu pelaku...
KPK Minta Para Menteri Laporkan Harta Kekayaannya
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi)...
Kuasa Hukum Bupati Karawang Benarkan KPK Sita Aset Kliennya
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Haryo B Wibowo, kuasa hukum Bupati Karawang Ade Swara dan istrinya,...
KPK Geledah Tiga Tempat Terkait Korupsi e-KTP
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah tiga lokasi untuk mencari alat...
Bupati Karawang Pasrah KPK Sita Beberapa Aset
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Bupati Kerawang Ade Swara mengaku, pasrah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
Bupati Karawang Ingin KPK Jerat Anak Usaha Agung Podomoro
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Bupati Karawang Ade Swara berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
Relawan: Pilih Jaksa Agung dari Internal Kejaksaan
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Relawan Joko Widodo-Jusuf Kalla (RJK2) menyarankan Presiden Jokowi memilih...
Sertijab Menkum HAM Disemarakkan Berbalas Pantun
Tuesday, 28 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Acara serah terima jabatan (sertijab) Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dari...
Rekam Jejak Laoly Pas dengan Kemenkum HAM
Tuesday, 28 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Mantan Menteri Hukum dan HAM Andi Matalatta menilai, Yoanna H Laoly merupakan...
Imam Nahrawi Ingin Kemenpora Lebih Bermartabat
Tuesday, 28 October 2014

Jakarta, GATRAnews – Senyum lebar terlihat dari Menpora baru Imam Nahrawi ketika tiba di kantor...
Sesmenpora : Dengan Pengalamannya, Menpora Baru akan Cepat Sesuaikan Diri
Tuesday, 28 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Imam Nahrawi telah dipilih oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pemuda...
Festival Olahraga Sembada
Tuesday, 28 October 2014

Yogyakarta, GATRAnews – Hari Minggu (26/10) pagi Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Faisal...

Facebook & Kaskus Jadi Tempat Jualan Air Soft Gun Ilegal

Jakarta, Gatranews - Sebanyak dua pelaku penjualan senjata jenis Air Soft Gun ilegal dibekuk tim Reserse Mobil Polda Metro Jaya (Resmob-PMJ). Dari tangan mereka, polisi berhasil menyita sebanyak 180 pucuk senjata lengkap dengan peluru jenis gotri. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto menjelaskan dua pelaku itu masing-masing D,  alias J dan AG. “ Keduanya ditangkap di daerah Kelapa Gading,“ jelas Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/10). Para pelaku, lanjut Rikwanto diancam dengan UU Darurat No 12 tahun 1951 dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara. 

 

Dikesempatan yang sama, Kasat Resmob PMJ, AKBP Herry Heryawan menambahkan para pelaku dalam menjual senjata-senjata tersebut menggunakan facebook bahkan Kaskus. “Penjualannya langsung. Ada yang menggunakan Facebook bahkan Twitter. Yang laras pendek dijual Rp. 3 juta sedangkan laras panjang Rp. 6 juta. Semua senjata ini dijual ke pda masyarakat, “ jelas Herry. 

 

Hery menambahkan penangkapan para pelaku merupakan pengembangan dari beberapa peristiwa pencurian dengan kekerasan yang menggunakan senjata api. “Awalnya kita telusuri kepemilikan senjata api dari seseorang berinisial A dan dia bilang dari 2 orang ini,“ tandas Herry. Senjata-senjata tersebut, ungkap herry dari pemeriksaan sementara di impor dari China. “ nanti kita telusuri ini juga,“ tandasnya. (WFz)

 

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?