Gatranews - Seorang Polwan Memiliki Satu Foto Syur Novi

Seorang Polwan Memiliki Satu Foto Syur Novi

Jakarta, GATRAnews - Foto syur Novi yang beredar di dunia maya masih menjadi tanda tanya, siapakah oknum yang menjadi penyebar foto tersebut. Terkait hal itu, Propam Polda Metro Jaya beserta Unit Cyber Crime Mabes Polri sampai hari ini telah memeriksa 13 orang anggota kepolisian yang menagani kecelakaan lalu lintas hingga yang mengantarkan novi sampai kerumah sakit. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan mengungkapkan para anggota yang diperiksa adalah dua orang polwan, dua petugas lalulintas, petugas piket tiga orang, kepala SPK satu orang, satu orang Pengawas, dua  Intelejen beserta para pimpinan (Polres dan Polsek Taman Sari-RED). 

 

"Pemeriksaan pertama kita kumpulkan semua HP mereka, disini ada sejumlah 17 HP karena satu bisa punya dua HP. HP ini ada yang pake kode, kunci dan ada yang tidak namun semuanya bisa dibuka dan diakses," jelas Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Kamis (25/10).

 

Rikwanto menjelaskan, dalam pemeriksaan tersebut salah satu anggota berinisial HS sebagai pengawas yang diketahui memiliki sejumlah foto yang berhubungan dengan Novi. "Ada empat gambar didalamnya, dua gambar adalah mobil Novi yang kecelakaan dan dua gambar adalah Novi yang memakai bra dan celana dalam. Untuk mobil merupakan asli difoto sedangkan foto pose Novi adalah kiriman," tandas Rikwanto.

 

Lebih lanjut dijelaskan oleh Rikwanto,salah seorang anggota polwan berinisial DI juga memiliki foto Novi. Foto ini, lanjut Rikwanto adalah foto asli yang diambil waktu Novi berada di Polsek Taman Sari. "Satu orang polwan berinisial DI menyimpan foto Novi di Blackberrynya. Namun foto ini berbeda dari yang ada di internet, anglenya berbeda. Hasil pemeriksaan yang ilmiah pun menyebutkan bahwa gambar ini tidak dikirim kemana-mana," jelasnya.

 

Mengenai dua anggota kepolisian yang berada dibelakang foto syur Novi, Rikwanto mengatakan itu adalah YS dan S. Mereka, lanjutnya, adalah anggota Serse yang ditugaskan untuk menjaga. "Untuk kedua anggopta tersebut kita akan menganalisa apa yang ditugaskan apa yang telah dilakukan. Nantinya dua yang menjaga ini dan beserta pengawas kemudian DI akan diperiksa Provos dan Propom. Kelalaiannya dimana dan ketidakfokusannya dimana," ujarnya. (WFz)

Share this article