GATRANEWS

Indonesia Keluar dari Blacklist Negara Pencucian Uang dan Pendanaan Teroris
Thursday, 05 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Indonesia berhasil keluar dari daftar hitam atau blacklist sebagai negara...
Badan Ekonomi Kreatif Rancang Kota Kreatif Seperti Paris
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah bersama Badan Ekonomi Kreatif tengah merancang pembangunan kota...
Badan Ekonomi Kreatif Rancang Kota Kreatif Seperti Paris
Wednesday, 04 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah bersama Badan Ekonomi Kreatif tengah merancang pembangunan kota...
Sadis, Tubuh Bayi di Tong Sampah Sebagian Terbakar
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepolisian Sektor Jatinegara hingga kini masih menyelidiki pelaku pembunuhan...
Fraksi PKB Segera Cabut Dukungan Hak Angket
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Hak angket DPRD DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang disahkan dewan...
Meski Deflasi, BI Tetap Cermati Harga Pangan
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Bank Indonesia (BI) akan terus mencermati risiko inflasi, baik yang bersumber...
10.000 Topeng Dukung Ahok di Car Free Day
Sunday, 01 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Sebanyak 10.000 topeng wajah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama...
Selain Sadis, Komplotan Begal Lampung Sering Gunakan Senpi
Friday, 27 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Unggung...
Tiga Saksi Korupsi Wabup Cirebon Kompak Mangkir
Thursday, 26 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Tiga orang saksi kasus korupsi dana bantuan sosial dari Anggaran Pendapatan...
Polisi Identifikasi Enam Komplotan Begal di Jalanan
Wednesday, 25 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi...
Ini Penjelasan Plt Ketua KPK Soal Senpi Ilegal
Friday, 20 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Pelaksana tugas (Plt) Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Taufiequrachman...
Harga Minyak Dunia Merosot Tipis
Friday, 20 February 2015

New York, GATRANews - Harga minyak dunia turun pada Kamis (Jumat pagi WIB), setelah pemerintah...
BW Apresiasi Dukungan Para Alumnus Universitas
Wednesday, 18 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Bambang Widjojanto (BW) mengapresiasi dukungan ratusan alumni dari berbagai...
Nursyahbani: Penetapan Tersangka Abraham, Kriminalisasi
Tuesday, 17 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Kuasa hukum Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad,...
Angin Siberia Sebabkan Jakarta Terus Diguyur Hujan
Friday, 13 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Awal pekan ini, Senin (9/2), Jakarta diguyur hujan cukup lebat menyebabkan...
Kejagung Periksa 23 Saksi Kasus Wabup Cirebon
Thursday, 12 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung memeriksa 23 saksi kasus tindak pidana...
SwissLeaks guncang HSBC dan Miliuner Sejagat
Tuesday, 10 February 2015

Jenewa, GATRANews - Dokumen-dokumen rahasia  yang menuduh bank raksasa HSBC telah membantu para...
Solidaritas Rakyat Tolak Intervensi Hakim Sarpin Rizaldi
Friday, 06 February 2015

Jakarta, GATRAnews - Aksi dukungan Sarpin Rizaldi hakim yang bertugas dalam sidang praperadilan...
Mabes Polri Gelar Perkara Internal Kasus Abraham Samad
Thursday, 05 February 2015

Jakarta, GATRAnews-Mabes Polri telah melakukan gelar perkara internal terhadap Ketua Komisi...
Kabareskrim Bantah Anaknya Pacaran dengan Anak BG
Saturday, 31 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Kabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Budi Waseso membantah anaknya berpacaran...

Terduga Teroris Poso Bagian dari Kelompok Santoso

Jakarta, GATRAnews- Dua terduga teroris yang berhasil ditangkap dan seorang diantaranya ditembak mati pagi tadi, merupakan kelompok teroris Santoso yang merencanakan sejumlah aksi teror di Palu. "Khususnya terkait DPO Santoso dan beberapa mereka yang merencanakan aksi teror maupun yang telah dilakukan, sepeti di Palu, terkait adanya kegiatan perampokan bank, kemudian terkait rencana aksi teror yang mereka lakukan," papar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Sabtu, (3/11), di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

 

Menurutnya, untuk mengungkap kemungkinan ada terduga lainnya di sekitar tempat kejadian, yakni Desa Kayamaya, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, aparat sempat memeriksa warga setempat usai menciduk terduga teroris."Masyarakat di tempat lokasi penangkapan juga dilakukan penggeledahan dan upaya penyitaan terhadap barang-barang yang diduga terkait sarana, peralatan, atau bahan material yang dimanfataakan kegiatan perencanaan aksi teror," ujarnya. 

 

Sebelumnya diberitakan, tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri dibantu oleh Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Polda Sulawesi Tengah melakukan penggerebekan terhadap rumah terduga teroris di Poso, Sulawesi Tengah. Seorang terduga teroris tewas ditembak petugas, satu dibekuk dalam keadaan hidup, dan seorang lainnya berhasil malarikan diri.

 

Dijelaskan, pelaku yang tertembak dan kemudian meninggal dunia, diketahui bernama Kholik, dan satu orang atas nama Tomo alias Yasin berhasil ditangkap dalam keadaan hidup.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?