GATRANEWS

Resmob Polda Metro Lumpuhkan Kelompok Begal Asal Lampung
Thursday, 28 May 2015

Jakarta, GATRAnews- Petugas Subdit Resmob Polda Metro Jaya meringkus kelompok pencurian kendaraan...
Saksi Korupsi Kondensat, Mantan Dirjen Migas: No Comment
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Mantan Dirjen Migas Evita Legowo enggan berkomentar saat wartawan menanyakan...
Abdullah Sarankan KPK Tak Laporkan Haswandi ke KY
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Mantan penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua...
Bareskrim Periksa Mantan Dirjen Migas Besok
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews- Penyidik  Bareskrim Polri akan memeriksa mantan Direktorat Jenderal Minyak dan...
Keberadaan Gembong Teroris Santoso dan Basri Masih Misterius
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Mabes Polri hingga kini masih memburu dua gembong teroris berbahaya, Santoso...
700 Orang Ikuti Aksi ''Laki Tumpahkan Sejuta Kantong Darah‏''
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Donor darah hari pertama di Markas Komando (Mako) Brimob Kelapa Dua Depok,...
Baku Tembak Dengan Densus 88, Dua Teroris Tewas
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews- Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri (Densus 88), Polda Sulawesi Tengah...
Bulog Punya Standar Keamanan Beras
Saturday, 23 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Urusan Logistik (Bulog) menyatakan sudah memiliki satu standar untuk...
Surat Wasiat Mahasiswa UI Akseyna Dibuat Oleh Dua Orang
Friday, 22 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Kasus kematian mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Akseyna Ahad Dori (18) yang...
DKI Bakal Razia Pengamen Ondel-ondel
Thursday, 21 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera menertibkan ‎pengamen yang...
Selain Dibacok, Uang Rp 17 Juta Milik Suprianto Raib
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Perampokan sadis terjadi pada Subuh tadi dengan korban bernama Suprianto, 49...
Bank Dunia Tawarkan US$11 Milyar untuk Indonesia
Wednesday, 20 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Delegasi yang dipimpin oleh Presiden Kelompok Bank Dunia Jim Yong Kim...
Kemendag Hati-hati Hadapi Perdagangan Bebas Asia Pasifik
Tuesday, 19 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perdagangan berhati-hati dalam menyepakati perdagangan Asia...
Kalbe Farma Siapkan Rp 1 Trilyun untuk Penambahan Kapasitas
Monday, 18 May 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Kalbe Farma Tbk pada 2015 menganggarkan dana belanja modal atau capital...
Kelompok Pencurian Bermotor Rampok 714 Motor Sejak Januari-April 2015
Sunday, 17 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Aksi pencurian kendaraan bermotor empat bulan terakhir ini terbilang cukup...
Ketua MPR : Indonesia Kini Lebih Liberal, Harus Kembali ke Demokrasi Pancasila
Wednesday, 13 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Sejak reformasi 1998, demokrasi di Indonesia mengalami banyak kemajuan. Namun...
IMW: Pemerintah Harus Segera Cabut Izin MNC TV
Saturday, 09 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Indonesia Media Watch (IMW) meminta pemerintah segera mencabut izin frekuensi...
Model Cantik Ini Diduga Korban Penganiayaan Mantan Suaminya
Saturday, 09 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Seorang model cantik bernama Annis Arahma melaporkan mantan suaminya, CSH,...
Tembaki Mobil Petugas, Pelaku Curanmor Tewas Didor di TPU
Saturday, 09 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Aksi kejar-kejaran dan baku tembak terjadi antara pelaku pencurian kendaraan...
Ini Kata Hashim Djojohadikusumo Terkait Kasus Korupsi PT TPPI
Thursday, 07 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil ketua dewan pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo menegaskan...

Terduga Teroris Poso Bagian dari Kelompok Santoso

Jakarta, GATRAnews- Dua terduga teroris yang berhasil ditangkap dan seorang diantaranya ditembak mati pagi tadi, merupakan kelompok teroris Santoso yang merencanakan sejumlah aksi teror di Palu. "Khususnya terkait DPO Santoso dan beberapa mereka yang merencanakan aksi teror maupun yang telah dilakukan, sepeti di Palu, terkait adanya kegiatan perampokan bank, kemudian terkait rencana aksi teror yang mereka lakukan," papar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Sabtu, (3/11), di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

 

Menurutnya, untuk mengungkap kemungkinan ada terduga lainnya di sekitar tempat kejadian, yakni Desa Kayamaya, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, aparat sempat memeriksa warga setempat usai menciduk terduga teroris."Masyarakat di tempat lokasi penangkapan juga dilakukan penggeledahan dan upaya penyitaan terhadap barang-barang yang diduga terkait sarana, peralatan, atau bahan material yang dimanfataakan kegiatan perencanaan aksi teror," ujarnya. 

 

Sebelumnya diberitakan, tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri dibantu oleh Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Polda Sulawesi Tengah melakukan penggerebekan terhadap rumah terduga teroris di Poso, Sulawesi Tengah. Seorang terduga teroris tewas ditembak petugas, satu dibekuk dalam keadaan hidup, dan seorang lainnya berhasil malarikan diri.

 

Dijelaskan, pelaku yang tertembak dan kemudian meninggal dunia, diketahui bernama Kholik, dan satu orang atas nama Tomo alias Yasin berhasil ditangkap dalam keadaan hidup.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?