GATRANEWS

Polda Tangkap Pemeras Berkedok Media Online
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Polda Metro Jaya menangkap tersangka berinisial ES yang berkedok sebagai...
Kontras Kecewa Polisi Tangkap Pelaku "Bully" Presiden
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan...
Penangkapan Pelapor 200 Kasus ke KPK Berbau Kriminalisasi
Monday, 27 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penangkapan Madun Hariyadi, Ketua Umum LSM Gerakan Penyelamat Harta Negara...
BNN Tahan Lima Tersangka Kasus Truk Angkut Ganja Delapan Ton
Sunday, 26 October 2014

Pekanbaru, GATRAnews - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen (Pol) Anang Iskandar menyatakan...
16 Anggota Polri Gugur Saat Mengawal Pesta Demokrasi
Wednesday, 22 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Meski meninggalkan kesan sukses dan berhasil, pesta demokrasi 2014 tetap saja...
Dukung Polri, Massa Frakssi Bawa Obat Kuat
Tuesday, 14 October 2014

Jakarta, GATRAnews-Massa aksi yang tergabung dalam Front Rakyat Penegak Hukum dan Demokrasi...
Sering Bentrok dengan Polri, Kapuspen Sebut Cuma ''Kenakalan Remaja‏''
Tuesday, 14 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Bentrokan antara oknum TNI dan Polri seringkali terjadi. Menanggapi hal...
Ini Rekomendasi Tim Investigasi Bentrokan Di Batam Kepada Jajaran TNI-Polri‏
Tuesday, 14 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Tim investigasi gabungan TNI-Polri selesai melakukan investigasi tentang kasus...
Bentrok TNI-Brimob Dipicu Penggrebekan BBM Ilegal yang Dibacking Oknum TNI‏
Tuesday, 14 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Tim investigasi gabungan TNI-Polri selesai melakukan investigasi tentang kasus...
Polisi Jaga Situasi Tetap Kondusif Pascabentrok di Luwu
Monday, 13 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Polri terus terus menjaga agar situasi tetap kondusif pascabentrokan antara...
Hasil Investigasi Bentrokan TNI-Polri Diumumkan Besok
Monday, 13 October 2014

Jakarta, GATRAnews - TNI dan Polri akan mengumumkan hasil investigasi bentrokan antara anggota...
Faizal Tunggu Panggilan Polri Terkait Transkrip Basrief-Mega
Monday, 13 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Faizal Assegaf, Ketua Progres 98, mengaku, hingga saat ini Bareskrim Mabes...
Jenazah Mayang Dipulangkan Setelah Penyidikan Selesai
Thursday, 09 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Kapolri Jenderal Pol Sutarman mengatakan, jenazah pria transgender asal...
Koordinator Pembelian Lahan Summarecon Dipidanakan
Tuesday, 07 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Seorang koordinator pembelian lahan perluasan Summarecon Gading Serpong...
KASAD: Penjelasan Bentrok Batam, Biar Tim Inbestigasi Yang Klarifikasi‏
Friday, 03 October 2014

Surabaya, GATRAnews- Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Letjen TNI Gatot Nurmantyo menyatakan...
Mutasi Jabatan di Wilyah Hukum Polda Metro Jaya
Tuesday, 30 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Gerbong jabatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya kembali bergeser. Sesuai...
Panglima TNI: Investigasi Bentrokan di Batam Hampir Final, Tunggu Saja‏
Tuesday, 30 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Kasus bentrokan antara aparat Brimob dan TNI di depan Mako Brimob Batam,...
Densus Tangkap 3 Terduga Teroris di Poso
Saturday, 27 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri, menangkap tiga orang terduga...
Polri Didesak Segera Ungkap Pembunuh Auditor BPKP
Saturday, 27 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Loncar Sitinjak, kuasa hukum keluarga Krisman Irianto, auditor Badan Pengawas...
Selain Kasus Pencabulan, Kuasa Hukum Tak Tahu Kenapa Annas Digaruk KPK
Thursday, 25 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Kuasa hukum Gubernur Annas Maamun, Eva Nora,  dalam kasus dugaan...

Polri: Yasin Minta Badri Ajarkan Rakit Bom

Jakarta, GATRAnews - Polri menyatakan, Sutomo bin Sudarto alias Yasin, 47 tahun, salah seorang terduga teroris yang disergap di Poso, diduga berperan aktif dalam aksi teror. Ia juga pernah meminta Badri Hartono untuk mengajarinya cara merakit bom.

"Keterlibatan-keterlibatan yang terdeksi dari hasil penyidikan, antara lain, pernah mengajak Kelompok Solo pimpinan Badri, yang beberapa waktu lalu sudah ditangkap untuk mengajarkan perakitan bom di Poso," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, di Jakarta, Senin (5/11).

Boy mengatakan, kesimpulan tersebut berdasarkan hasil penyedikan yang telah dilakukan oleh kepolisian terhadap rekam jejak Yasin dan salah satu terduga teroris lainnya yang tewas saat penangkapan Sabtu lalu.

Terungkap pula, Yasin pernah berkomunikasi dengan orang yang paling dicari kepolisian terkait tindakan aksi teror yakni Santoso.

"(Yasin) memerintahkan DPO Santoso untuk latihan di Poso. Ini berdasarkan keterangan beberapa tersangka yang sudah diperiksa dan murni dari proses pengembangan," ujarnya, seperti dikutip Antara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Yasin adalah terduga teroris yang ditangkap pada Sabtu di Desa Kayamaya, Poso Kota, Sulawesi Tengah. Pada penangkapan itu, Densus 88 menembak mati Abdul Khalid, 27 tahun, karena melawan dengan lemparan bom pipa.

Boy Rafli mengatakan, dari hasil pemeriksaan, keduanya juga mengetahui tentang rencana penembakan polisi di Bank BCA Poso, pada 2011.

Selain itu, Khalid juga disebut-sebut menampung peserta latihan perakitan bom yang direkrut dari Bima, Nusa Tenggara Barat.

Dalam penangkapan akhir minggu lalu yang sempat berujung ricuh di Poso Kota, kepolisian menyita barang bukti tiga bom rakitan, tiga perangkat komputer dan dokumen perakitan bom.

Sedangkan Badri Hartono yang disebut kepolisian pernah diminta Yasin untuk merakit bom di Poso, merupakan terduga teroris yang sudah ditangkap polisi di Desa Griyan RT 05 RW 10 Kelurahan Pajang, Laweyan, Surakarta, Sabtu (22/9).

Badri dikenal mahir merakit bom dan merupakan pimpinan kelompok Muhammad Thorik, 32 tahun, yang berkaitan dengan Al Qaeda Indonesia. (TMA)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?