GATRANEWS

LPSK Siap Lindungi Terduga Korban Pelecehan Sekual Gubernur Riau
Monday, 15 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) siap memberikan bantuan...
Polri Usut Rencana ISIS Jadikan Poso Markas untuk Kawasan Asia
Sunday, 14 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Polri mendalami tujuan kedatangan empat orang pemuda warga negara Turki yang...
Polri Telusuri Keterlibatan AKBP Idha di Kasus Penggelapan Mobil
Saturday, 13 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polri tengah menelusuri dugan...
Anggota Polri Yang Positif Narkotika Akan di PTDH
Friday, 12 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan...
Polri Belum Tahu Tujuan AKBP Idha ke Malaysia
Friday, 12 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Polri belum bisa mengungkap motif perwira dari Polda Kalbar AKBP Idha, dan...
KPK Bakal Supervisi Kasus Korupsi RSUD Nias Selatan
Friday, 12 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap mensupervisi kasus korupsi pengadaan...
IPW Desak Polisi Geledah Rumah AKBP Idha
Wednesday, 10 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mendesak agar Polri...
Romli: Pembebasan Bersyarat Hartati Murdaya Menyimpang
Saturday, 06 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Pemberian bebas bersyarat kepada koruptor Hartati Murdaya merupakan satu...
Tujuh Hari Lagi Status 2 Anggota Polri Jelas
Friday, 05 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Selama 7 hari ke depan Polis Diraja Malaysia akan menentukan status hukum dua...
Polisi Malaysia Belum Temukan Bukti Kasus 2 Anggota Polri
Friday, 05 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Polisi Diraja Malaysia belum menemukan bukti keterlibatan dua anggota Polri,...
Sebanyak 58 Orang Daftar Jadi Pimpinan KPK
Thursday, 04 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Sudah ada 58 orang yang mendaftar untuk menjadi pengganti Wakil Ketua Komisi...
Sutarman: Reskim Tak Lapor ke Kompolnas Soal ''ATM''
Monday, 01 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Kapolri Jenderal Pol Sutarman meyakini bahwa reskim bukan yang melaporkan ke...
Sutarman Tak Rela Institusi Polri Diinjak-Injak
Sunday, 31 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kapolri Jenderal Pol Sutarman menegaskan bahwa pihaknya melakukan langkah...
Kapolri Bantah Arogan Laporkan Adrianus
Sunday, 31 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kapolri Jenderal Pol Sutarman membantah jika pihaknya bersikap arogan karena...
Polri Maafkan Adrianus Asalkan Tempuh Dua Syarat
Sunday, 31 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan mencabut laporan terhadap...
Kasus Transkrip Bodong, Basrief : Tanya Polri!
Saturday, 30 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Proses penanganan transkrip bodong percakapan telepon antara Jaksa Agung...
IPW: Laporkan Adrianus, Polri Dinilai Arogan‏
Saturday, 30 August 2014

Jakarta, GATRAnews- Indonesia Police Watch (IPW) menyayangkan, sikap elit Polri yang melaporkan...
Polri Periksa Isi Wawancara Adrianus-MetroTV
Tuesday, 26 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Bareskrim Mabes Polri akan memeriksa isi wawancara anggota Komisi...
Densus 88 Grebek Ruko di Serang
Tuesday, 26 August 2014

Serang, GATRAnews - Aparat Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 Polri menggerebek sebuah rumah...
Polri Sebaiknya Periksa Ketum Gerindra Soal Garuda Merah
Monday, 25 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Bareskrim Mabes Polri sebaiknya memanggil Ketua Umum Partai Gerindra...
Error
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01/b_90_90_16777215_63601_prajurit-ISIS-di-irak-reuters-dok.jpg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/09/b_90_90_16777215_60049_AmirSyamsuddin_Menkumham_ANTARA_FannyOctavianus2.jpeg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/09
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/02/b_90_90_16777215_59752_Sutarman-MAdimaja.jpg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/02
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01/b_90_90_16777215_59741_Sutarman_Kapolri_ANTARA_JessicaWuysang.jpeg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01

Polri: Yasin Minta Badri Ajarkan Rakit Bom

Jakarta, GATRAnews - Polri menyatakan, Sutomo bin Sudarto alias Yasin, 47 tahun, salah seorang terduga teroris yang disergap di Poso, diduga berperan aktif dalam aksi teror. Ia juga pernah meminta Badri Hartono untuk mengajarinya cara merakit bom.

"Keterlibatan-keterlibatan yang terdeksi dari hasil penyidikan, antara lain, pernah mengajak Kelompok Solo pimpinan Badri, yang beberapa waktu lalu sudah ditangkap untuk mengajarkan perakitan bom di Poso," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, di Jakarta, Senin (5/11).

Boy mengatakan, kesimpulan tersebut berdasarkan hasil penyedikan yang telah dilakukan oleh kepolisian terhadap rekam jejak Yasin dan salah satu terduga teroris lainnya yang tewas saat penangkapan Sabtu lalu.

Terungkap pula, Yasin pernah berkomunikasi dengan orang yang paling dicari kepolisian terkait tindakan aksi teror yakni Santoso.

"(Yasin) memerintahkan DPO Santoso untuk latihan di Poso. Ini berdasarkan keterangan beberapa tersangka yang sudah diperiksa dan murni dari proses pengembangan," ujarnya, seperti dikutip Antara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Yasin adalah terduga teroris yang ditangkap pada Sabtu di Desa Kayamaya, Poso Kota, Sulawesi Tengah. Pada penangkapan itu, Densus 88 menembak mati Abdul Khalid, 27 tahun, karena melawan dengan lemparan bom pipa.

Boy Rafli mengatakan, dari hasil pemeriksaan, keduanya juga mengetahui tentang rencana penembakan polisi di Bank BCA Poso, pada 2011.

Selain itu, Khalid juga disebut-sebut menampung peserta latihan perakitan bom yang direkrut dari Bima, Nusa Tenggara Barat.

Dalam penangkapan akhir minggu lalu yang sempat berujung ricuh di Poso Kota, kepolisian menyita barang bukti tiga bom rakitan, tiga perangkat komputer dan dokumen perakitan bom.

Sedangkan Badri Hartono yang disebut kepolisian pernah diminta Yasin untuk merakit bom di Poso, merupakan terduga teroris yang sudah ditangkap polisi di Desa Griyan RT 05 RW 10 Kelurahan Pajang, Laweyan, Surakarta, Sabtu (22/9).

Badri dikenal mahir merakit bom dan merupakan pimpinan kelompok Muhammad Thorik, 32 tahun, yang berkaitan dengan Al Qaeda Indonesia. (TMA)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?