GATRANEWS

Machfud Didakwa Rugikan Negara Rp 464 M
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa...
MAKI Minta Kejagung Jelaskan Proses Hukum Setya Novanto
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) meminta Kejaksaan Agung menjelaskan...
Mini Cooper Milik Pedangdut Nurlela Ditahan
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews-Mobil Mini Cooper (MC) milik penyanyi dangdut, Nurlela Ratna Dilla masih ditahan...
Mobil, Emas, dan Tanah Gayus Akan Dilelang Pekan Depan
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung akan melelang berbagai harta...
Putra Udar Menolak Diperiksa Kejagung
Thursday, 18 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Aldi Prada, putra tersangka Udar Pristono, menolak menjalani pemeriksaan...
Kejagung Kumpulkan Jaksa Terbaik untuk Satgasus
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung akan mengumpulkan jaksa-jaksa terbaiknya yang pernah bertugas...
Putra Syarief Hasan Divonis Enam Tahun Penjara
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menvonis Riefan Avrian,...
Kejagung: Kejati Fujian Tak Bicarakan Pemulangan Eddy Tansil
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Delegasi Kejaksaan Tinggi Fujian, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) mengunjungi...
Tersangka Kasus Puskesmas Tangsel Ditanya Soal Pembagian Proyek
Wednesday, 17 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung mengonfirmasi soal adanya pengaturan...
Kejagung Tahan Petinggi PT Sanur Marindo Shipyard
Tuesday, 16 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Tersangka kasus korupsi pengadaan kapal angkutan penyeberangan Kepulauan...
Positif, Delapan Kepala Daerah Miliki Rekening Gendut
Tuesday, 16 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung memastikan bahwa sebanyak delapan kepala daerah sebagai...
KPK Masih Cari Alat Bukti Soal SK Zulkifli Hasan
Tuesday, 16 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mencari alat bukti, untuk mencaritahu...
Terdakwa Kasus Lampu Hama Dihukum 2,5 Tahun Penjara
Tuesday, 16 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta mengganjar terdakwa...
Gulat Medali Emas Didakwa Suap Annas 166,100 Dolar AS
Monday, 15 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa...
Pustara Akan Minta MK Tafsirkan 2 Pasal UU BPJS
Sunday, 14 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Pusat Studi Nusantara (Pustara) akan meminta Mahkamah Konstitusi (MK)...
Jampidsus Tak Tahu Alasan Penghentian Kasus Bukopin
Saturday, 13 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung Muda Pidana Khusus R Widyo Pramono mengaku tidak mengetahui alasan...
Siapa Pejabat Penghenti Kasus Bukopin, Masih Jadi Polemik
Saturday, 13 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Siapa pejabat yang menghentikan kasus dugaan penyelewengan fasilitas kredit...
Wakil Jaksa Agung Bantah Hentikan Kasus Bukopin
Saturday, 13 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Jaksa Agung Andhi Nirwanto membantah telah menghentikan penyidikan kasus...
KPK Tolak Sebutkan Pelapor Bupati Lombok Barat
Saturday, 13 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak menyebutkan identitas pelapor kasus...
Kasus Lombok Barat: Tak Diberi Uang, Tak Dikeluarkan Izin
Saturday, 13 December 2014

Jakarta, GATRAnews - Zaini Arony, Bupati Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, disebut-sebut tidak...

Kejagung: Penetapan dan Penahanan Karyawan Chevron Sesuai Prosedur

Jakarta, GATRAnews -  Kejaksaan Agung berpendapat, penetapan tersangka, penahanan, dan pencekalan terhadap empat karyawan PT Chevron Pacific Indonesia oleh penyidik pidana khusus dalam kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi telah sesuai dengan hukum acara pidana. "Telah melakukan tahap proses penyidikan dan penahanan sesuai peraturan yang berlaku," ujar jaksa Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi saat membacakan kesimpulannya atas praperadilan yang dilayangkan empat tersangka kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, (26/11). 

 

Di hadapan hakim tunggal Sukoharsono, Syarief menilai, alasan objektif penetapan tersangka bukanlah materi permohonan pemeriksaan praperadilan karena sudah masuk materi pokok perkara, sesuai Pasal 1 butir 10 jo Pasal 77-82 KUHAP dan putusan MA No: 18 PK/PID/2009, 23 Juli 2009. Selain itu, pihaknya juga telah menunjukan prosedur yang ditempuh penyidik dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi tersangka Bachtiar Abdul Fatah sesuai hukum acara pidana. 

 

Syarief juga beralasan, pendapat saksi ahli yang diajukan pihak Chevron tidak dapat membuktikan sah tidaknya penahanan terhadap tersangka oleh penyidik. Bahkan, kedua saksi menerangkan, pemanggilan tersangka telah penuhi Pasal 112 dan 227 KUHAP, yakni pemanggilan ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. Dijelsakan, menurut pihak Chevron, tersangka tidak perlu ditahan karena tidak akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Namum menurut JPU, hal itu tidak bisa dibuktikan Chevron.

 

Atas dasar itu, Kejaksaan Agung memohon hakim menerima semua jawaban termohon dan menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan empat karyawan Chevron. "Menyatakan penahanan penahanan dari tanggal 26 September 2012 sampai dengan 15 Oktober 2012, dan perpanjangan penahanan dari 16 Oktober 2012, sampai dengan 24 November 2012 adalah menurut ketentuan perundang-undangan," tandasnya.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?