GATRANEWS

KPK Belum Tahan Hassan Widjaja karena Alasan Kemanusiaan
Saturday, 25 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menahan tersangka Hassan Widjaja,...
Kejagung Tahan GM Pelindo Dumai
Saturday, 25 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menahan General Manajer (GM) PT Pelindo...
Kejagung Tangkap Direktur PT Harbaindo Sakti
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim Intelijen Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Negeri Cikarang menangkap Direktur...
Staf Khusus Menteri ESDM: Petral Wajib Diaudit BPK
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Keberadaan PT Pertamina Energy Trading Limited (Petral) anak perusahaan PT...
Anggota Polda Papua Ini Menipu Sesama Polisi lewat Investasi Bodong
Friday, 24 April 2015

Jayapura, GATRAnews - Kepolisian Daerah Papua berhasil menangkap Briptu Erick, salah satu...
KPK Jeboloskan 2 Pejabat PT Bursa Berjangka ke Tahanan
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjebloskan dua pejabat PT Bursa Berjangka...
Transjakarta Uji Kelayakan 529 Bus Warisan Udar Pristono
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) segera melakukan uji kelayakan 529 bus...
Ahok Usut Mark Up Pembangunan Balai Betawi
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sedang menginvestigasi dugaan mark...
Bank Permata Bagi Dividen Rp 166,37 Milyar
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Permata Tbk (PermataBank) akan membagikan dividen tunai kepada...
Papi Mike Sediakan PSK Mahasiswi-Karyawan Lewat Twitter
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews-Tim Unit Vice Control (VC) Subdit Kejahatan dan Kekerasan Ditreskrimum Polda...
Djarot: EO Pesta Bikini Pelajar Kurang Ajar dan Keterlaluan
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyebut event organizer (EO)...
Perwakilan Negara Terpidana Mati Diundang ke Nusakambangan
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia mengundang perwakilan...
Jaksa Senior Teliti Berkas Tersangka BW
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim jaksa peneliti dari Kejaksaan Agung tengah meneliti kelengkapan berkas...
PK Zainal Abidin Tentukan Waktu Eksekusi Terpidana Mati
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung baru akan menentukan hari H pelaksanaan eksekusi 10 terpidana...
Dorong Mahasiswa Bertani, Mentan Bentuk ''Pemuda Tani Indonesia''
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengumumkan pembentukan organisasi Pemuda...
Ditiup Angin Kencang, Pelapis Dinding DPR Roboh
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Pelapis dinding gedung Sekretariat Jenderal DPR RI roboh ditiup angin. Meski...
Kejagung Pastikan Eksekusi 10 Tepidana Mati
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Jumlah terpidana mati kasus narkotika yang akan dieksekusi pada gelombang dua...
Terpidana Mati Mary Jane Langsung Diisolasi di Nusakambangan
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Terpidana mati kasus narkotika Mary Jane Fiesta Veloso sudah menempati ruang...
Terpidana Mati Mary Jane Dipindah ke Nusakambangan
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung memindahkan Mary Jane Fiesta Veloso, terpidana mati kasus...
Setelah ''Masuk Tuh Barang'', Sutan: ''How Come Gitu Loh?''
Friday, 24 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Setelah melontarkan "Ngeri-ngeri sedap" dan "Masuk tuh barang", Sutan...

Kejagung: Penetapan dan Penahanan Karyawan Chevron Sesuai Prosedur

Jakarta, GATRAnews -  Kejaksaan Agung berpendapat, penetapan tersangka, penahanan, dan pencekalan terhadap empat karyawan PT Chevron Pacific Indonesia oleh penyidik pidana khusus dalam kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi telah sesuai dengan hukum acara pidana. "Telah melakukan tahap proses penyidikan dan penahanan sesuai peraturan yang berlaku," ujar jaksa Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi saat membacakan kesimpulannya atas praperadilan yang dilayangkan empat tersangka kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, (26/11). 

 

Di hadapan hakim tunggal Sukoharsono, Syarief menilai, alasan objektif penetapan tersangka bukanlah materi permohonan pemeriksaan praperadilan karena sudah masuk materi pokok perkara, sesuai Pasal 1 butir 10 jo Pasal 77-82 KUHAP dan putusan MA No: 18 PK/PID/2009, 23 Juli 2009. Selain itu, pihaknya juga telah menunjukan prosedur yang ditempuh penyidik dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi tersangka Bachtiar Abdul Fatah sesuai hukum acara pidana. 

 

Syarief juga beralasan, pendapat saksi ahli yang diajukan pihak Chevron tidak dapat membuktikan sah tidaknya penahanan terhadap tersangka oleh penyidik. Bahkan, kedua saksi menerangkan, pemanggilan tersangka telah penuhi Pasal 112 dan 227 KUHAP, yakni pemanggilan ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. Dijelsakan, menurut pihak Chevron, tersangka tidak perlu ditahan karena tidak akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Namum menurut JPU, hal itu tidak bisa dibuktikan Chevron.

 

Atas dasar itu, Kejaksaan Agung memohon hakim menerima semua jawaban termohon dan menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan empat karyawan Chevron. "Menyatakan penahanan penahanan dari tanggal 26 September 2012 sampai dengan 15 Oktober 2012, dan perpanjangan penahanan dari 16 Oktober 2012, sampai dengan 24 November 2012 adalah menurut ketentuan perundang-undangan," tandasnya.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?