GATRANEWS

Ada Dua Yang Hal Beratkan Vonis Akil Mochtar
Thursday, 27 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menyatakan, ada beberapa hal yang mendukung...
Hendarman Supandji Temui Jaksa Agung Prasetyo
Thursday, 27 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Mantan Jaksa Agung Hendarman Supandji bersilaturahim dengan Jaksa Agung HM...
KPK Takkan Awasi Langsung Munas Golkar
Thursday, 27 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) takkan mengawasi langsung jalannya...
Hina Karutan KPK, Anas dan Akil Tak Boleh Dibesuk Sebulan
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan bahwa terdakwa Anas Urbaningrum...
Yusril: Ahok Tetap Untung Meski DPR Tolak Perppu Pilkada
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menilai, Gubernur DKI Jakarta...
KY Ingatkan Jona agar Menuduh Disertai Bukti
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisioner Komisi Yudisial (KY) Taufiqqurahman Sahuri mengingatkan terdakwa Al...
KY Minta Al Jona Lapor Jika Ada Penerima Aliran Dana Haram
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Yudisial (KY) meminta agar mantan pegawainya, Al Jona Al Kautsar, dan...
KY Apresiasi Vonis 5 Tahui Penjara untuk Mantan Pegawainya
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta mengganjar mantan...
Jaksa Bawa Henry ke Manado untuk Jalani Hukuman
Wednesday, 26 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Tony Tribagus Spontana...
KPK Hormati Upaya Akil Ajukan Kasasi
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak mempermasalahkan rencana hukum terdakwa...
Kejagung Tetap Teruskan Kasus Bioremediasi
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung akan terus mengusut semua pihak lain yang terlibat dalam kasus...
Pengadilan Tinggi Tolak Banding Akil Mochtar
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Majelis hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menolak banding mantan Ketua...
KY Segera Proses Kasus Hakim PN Palu
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Yudisial (KY) berjanji segera memproses perkara Hakim Pengadilan Negeri...
Jaksa Agung: Tak Ada Pesan Surya Paloh Tutupi BLBI
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung HM Prasetyo memastikan tidak ada pesan khusus Surya Paloh -Ketua...
Kejagung Cekal Dua Tersangka Korupsi Damkar Angkasa Pura I
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Direktur Utama Angkasa Pura I Tommy Soetomo dan Direktur PT Scientek...
Kejagung Cekal Tiga Tersangka Penjualan Tanah PT ISN
Tuesday, 25 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung mencekal tiga tersangka kasus korupsi...
Kejagung Akan Panggil Kembali Airin
Monday, 24 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung akan memanggil kembali Wali Kota...
Anak di Bawah Umur Dituntut 17 Bulan
Monday, 24 November 2014

Denpasar, GATRAnews - Anak di bawah umur yang kedapatan memiliki ganja seberat 750 gram dituntut 17...
Penuhi Syarat, Kejaksaan Langsung Eksekusi Terpidana Mati
Monday, 24 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan, selaku eksekutor, Kejaksaan akan langsung...
Dianggap Tak Sesuai Fakta, PPP Kubu Romy Minta PTUN Tak Kabulkan Gugatan SDA
Monday, 24 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Sidang sengketa Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali dilanjutkan di...

Kejagung: Penetapan dan Penahanan Karyawan Chevron Sesuai Prosedur

Jakarta, GATRAnews -  Kejaksaan Agung berpendapat, penetapan tersangka, penahanan, dan pencekalan terhadap empat karyawan PT Chevron Pacific Indonesia oleh penyidik pidana khusus dalam kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi telah sesuai dengan hukum acara pidana. "Telah melakukan tahap proses penyidikan dan penahanan sesuai peraturan yang berlaku," ujar jaksa Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi saat membacakan kesimpulannya atas praperadilan yang dilayangkan empat tersangka kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, (26/11). 

 

Di hadapan hakim tunggal Sukoharsono, Syarief menilai, alasan objektif penetapan tersangka bukanlah materi permohonan pemeriksaan praperadilan karena sudah masuk materi pokok perkara, sesuai Pasal 1 butir 10 jo Pasal 77-82 KUHAP dan putusan MA No: 18 PK/PID/2009, 23 Juli 2009. Selain itu, pihaknya juga telah menunjukan prosedur yang ditempuh penyidik dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi tersangka Bachtiar Abdul Fatah sesuai hukum acara pidana. 

 

Syarief juga beralasan, pendapat saksi ahli yang diajukan pihak Chevron tidak dapat membuktikan sah tidaknya penahanan terhadap tersangka oleh penyidik. Bahkan, kedua saksi menerangkan, pemanggilan tersangka telah penuhi Pasal 112 dan 227 KUHAP, yakni pemanggilan ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. Dijelsakan, menurut pihak Chevron, tersangka tidak perlu ditahan karena tidak akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Namum menurut JPU, hal itu tidak bisa dibuktikan Chevron.

 

Atas dasar itu, Kejaksaan Agung memohon hakim menerima semua jawaban termohon dan menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan empat karyawan Chevron. "Menyatakan penahanan penahanan dari tanggal 26 September 2012 sampai dengan 15 Oktober 2012, dan perpanjangan penahanan dari 16 Oktober 2012, sampai dengan 24 November 2012 adalah menurut ketentuan perundang-undangan," tandasnya.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?