GATRANEWS

Kejagung Sita Aset Udar Senilai Rp 800 Juta Lebih
Saturday, 01 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung telah menyita aset Udar Pristono...
Eddies Adelia Segera Jalani Sidang Pencucian Uang
Saturday, 01 November 2014

Jakarta, GATRAnews - Eddies Adelia segera menjalani persidangan, setelah Kejaksaan Tinggi DKI...
11 Tahun Buron, Terpidana Psikotropika Diringkus
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Tim Intelijen Kejaksaan Agung dan Tim Kejaksaan Negeri Denpasar, serta Tim...
Kejagung Minta Interpol Keluarkan Red Notice untuk Tersangka Alexiat
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung akan melayangkan surat ke Interpol untuk memintanya...
Selesai Sertijab Menpora Langsung Gelar Rapim
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Hari Rabu (29/10) siang Menpora baru Imam Nahrawi dan mantan Menpora Roy Suryo...
Festival Kethoprak Pemuda di Yogya
Friday, 31 October 2014

Yogyakarta, GATRAnews – Kemenpora hari Selasa (28/10) malam menggelar Festival Kethoprak Pemuda...
Petinggi Kemetan Mendekam 20 Hari di Tahanan
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Hadi SP, Kepala Sub Direktorat Budidaya pada Direktorat Tanaman Rempah dan...
Kejati DKI Bantah Dandani Office Boy Hendra Agar Mirip Direktur
Friday, 31 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksan Tinggi DKI Jakarta menepis kesaksian Hendra Saputra di Pengadilan...
Arsul: Perselisihan Kepengurusan Harus Sesuai Pasal 25 UU Parpol
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Wakil Sekjen Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Partai Persatuan Pembangunan...
PPP: Putusan Menkum HAM Profesional
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Ketua Bidang Hukum DPP PPP, Sholeh Amin menilai, keputusan Menteri Hukum dan...
Lima Tersangka Korupsi Lampu Hama Segera Disidangkan
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksan Tinggi DKI Jakarta melimpahkan berkas lima...
Jaksa Kasasi Putusan PT atas Office Boy Hendra Saputra
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa penuntut umum yang menangani perkara terdakwa Hendra Saputra, office boy...
Forum Solidaritas Notaris Tolak Kriminalisasi Terhadap Anggotanya
Thursday, 30 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Forum Solidaritas Notaris Pejabat Pembuat Akta Tanah meminta kepada...
KPK Periksa Pejabat BNI Terkait Saham Garuda Nazaruddin
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus pelaksaanaan proyek...
KPK Periksa Pejabat Kemendagri Terkait Proyek e-KTP
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur Fasilitas Dana...
KPK Minta Para Menteri Laporkan Harta Kekayaannya
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi)...
Kuasa Hukum Bupati Karawang Benarkan KPK Sita Aset Kliennya
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Haryo B Wibowo, kuasa hukum Bupati Karawang Ade Swara dan istrinya,...
KPK Geledah Tiga Tempat Terkait Korupsi e-KTP
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah tiga lokasi untuk mencari alat...
Bupati Karawang Pasrah KPK Sita Beberapa Aset
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Bupati Kerawang Ade Swara mengaku, pasrah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
Bupati Karawang Ingin KPK Jerat Anak Usaha Agung Podomoro
Wednesday, 29 October 2014

Jakarta, GATRAnews - Bupati Karawang Ade Swara berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Kejagung: Penetapan dan Penahanan Karyawan Chevron Sesuai Prosedur

Jakarta, GATRAnews -  Kejaksaan Agung berpendapat, penetapan tersangka, penahanan, dan pencekalan terhadap empat karyawan PT Chevron Pacific Indonesia oleh penyidik pidana khusus dalam kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi telah sesuai dengan hukum acara pidana. "Telah melakukan tahap proses penyidikan dan penahanan sesuai peraturan yang berlaku," ujar jaksa Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi saat membacakan kesimpulannya atas praperadilan yang dilayangkan empat tersangka kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, (26/11). 

 

Di hadapan hakim tunggal Sukoharsono, Syarief menilai, alasan objektif penetapan tersangka bukanlah materi permohonan pemeriksaan praperadilan karena sudah masuk materi pokok perkara, sesuai Pasal 1 butir 10 jo Pasal 77-82 KUHAP dan putusan MA No: 18 PK/PID/2009, 23 Juli 2009. Selain itu, pihaknya juga telah menunjukan prosedur yang ditempuh penyidik dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi tersangka Bachtiar Abdul Fatah sesuai hukum acara pidana. 

 

Syarief juga beralasan, pendapat saksi ahli yang diajukan pihak Chevron tidak dapat membuktikan sah tidaknya penahanan terhadap tersangka oleh penyidik. Bahkan, kedua saksi menerangkan, pemanggilan tersangka telah penuhi Pasal 112 dan 227 KUHAP, yakni pemanggilan ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. Dijelsakan, menurut pihak Chevron, tersangka tidak perlu ditahan karena tidak akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Namum menurut JPU, hal itu tidak bisa dibuktikan Chevron.

 

Atas dasar itu, Kejaksaan Agung memohon hakim menerima semua jawaban termohon dan menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan empat karyawan Chevron. "Menyatakan penahanan penahanan dari tanggal 26 September 2012 sampai dengan 15 Oktober 2012, dan perpanjangan penahanan dari 16 Oktober 2012, sampai dengan 24 November 2012 adalah menurut ketentuan perundang-undangan," tandasnya.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?