GATRANEWS

Kejagung Minta Australia Hormati Hukum Positif Indonesia
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung meminta semua negara menghormati hukum positif Indonesia....
Ahok Dukung Pelarangan Apel Berbakteri
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan siap mendukung Kementerian...
Pemerintah Harus ''Tancap Gas'' Wujudkan Program 1 Juta Rumah
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Rencana Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk menurunkan suku bunga Fasilitas...
SMF Catat Laba Bersih Rp 173 Milyar di 2014
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - PT Sarana Multigriya Financial (SMF) menbukukan perolehan laba bersih sebesar...
Praperadilankan KPK, BG Dikawal 50 Pengacara
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Kuasa hukum tersangka Komjen Pol Budi Gunawan, Fredrich Yunadi, memperkirakan,...
Hasil Tes Urine, Luzi Koes Endang Positif Methamphetamine
Tuesday, 27 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Satuan Reserse narkoba Polres Metro Tangerang menangkap Luzi Nadya Koes Endang,...
Adik Kandung Penyanyi Hetty Koes Endang Terjerat Narkotika
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Tangerang menangkap Luzi Nadya Koes Endang,...
Ibu Terbaring Sakit Paksakan Anaknya Jadi Kurir Narkotika
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews-Perbuatan ini tak layak untuk ditiru. Seorang ibu yang diketahui bernama Yeti...
Pemerintah Minta Freeport Lebih Berkontribusi bagi Masyarakat Papua
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengatakan bahwa PT...
BKPM: Kisruh KPK-Polri Tak Ganggu Investasi
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani memastikan...
Resahkan Masyarakat, Enam PSK Diamankan Polisi
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Beberapa Pekerja Seks Komersial (PSK) ditangkap petugas Polsek Tamansari,...
Pasar Jaya Bangun 15 Ribu Kios untuk PKL Jakarta
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - PD Pasar Jaya menyiapkan 15.000 kios untuk menampung pedagang kaki lima (PKL)...
Politisi Golkar Ini Minta Jokowi Tegas Sikapi Kisruh KPK-Polri
Monday, 26 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo meminta Presiden Joko Widodo tegas...
Indonesia Mitra Strategis WEF untuk Keamanan Pangan Dunia
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Indonesia menjadi mitra strategis World Economic Forum (WEF) untuk mendukung...
KontraS: Penangkapan BW Tak Sah
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban (KontraS) Haris Azhar menilai...
Todung: BW Pimpinan KPK Jika Tak Terbit Keppres
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Bambang Widjojanto (BW) masih menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi...
Kronologis Pembebasan Bambang Widjojanto
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Adnan Pandu Praja mengungkapkan...
KPK Sayangkan Upaya Paksa Terhadap BW
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi menyayangkan...
Tokoh dan Komisioner KPK Jaminkan Diri untuk BW
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Sejumlah tokoh bersedia menjaminkan diri kepada Bareskrim Polri, agar penyidik...
Citra Indonesia Makin Positif di Forum Ekonomi Dunia
Saturday, 24 January 2015

Jakarta, GATRAnews - Citra Indonesia makin positif di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum)...
Error
  • There was a problem loading image Bambang_Soesatyo_AdiWijaya%20(4).jpg

Kejagung: Penetapan dan Penahanan Karyawan Chevron Sesuai Prosedur

Jakarta, GATRAnews -  Kejaksaan Agung berpendapat, penetapan tersangka, penahanan, dan pencekalan terhadap empat karyawan PT Chevron Pacific Indonesia oleh penyidik pidana khusus dalam kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi telah sesuai dengan hukum acara pidana. "Telah melakukan tahap proses penyidikan dan penahanan sesuai peraturan yang berlaku," ujar jaksa Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi saat membacakan kesimpulannya atas praperadilan yang dilayangkan empat tersangka kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, (26/11). 

 

Di hadapan hakim tunggal Sukoharsono, Syarief menilai, alasan objektif penetapan tersangka bukanlah materi permohonan pemeriksaan praperadilan karena sudah masuk materi pokok perkara, sesuai Pasal 1 butir 10 jo Pasal 77-82 KUHAP dan putusan MA No: 18 PK/PID/2009, 23 Juli 2009. Selain itu, pihaknya juga telah menunjukan prosedur yang ditempuh penyidik dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi tersangka Bachtiar Abdul Fatah sesuai hukum acara pidana. 

 

Syarief juga beralasan, pendapat saksi ahli yang diajukan pihak Chevron tidak dapat membuktikan sah tidaknya penahanan terhadap tersangka oleh penyidik. Bahkan, kedua saksi menerangkan, pemanggilan tersangka telah penuhi Pasal 112 dan 227 KUHAP, yakni pemanggilan ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. Dijelsakan, menurut pihak Chevron, tersangka tidak perlu ditahan karena tidak akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Namum menurut JPU, hal itu tidak bisa dibuktikan Chevron.

 

Atas dasar itu, Kejaksaan Agung memohon hakim menerima semua jawaban termohon dan menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan empat karyawan Chevron. "Menyatakan penahanan penahanan dari tanggal 26 September 2012 sampai dengan 15 Oktober 2012, dan perpanjangan penahanan dari 16 Oktober 2012, sampai dengan 24 November 2012 adalah menurut ketentuan perundang-undangan," tandasnya.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?