GATRANEWS

Ruhut: Ada Yang "Ngompori" Prabowo
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul menilai keputusan Prabowo Subianto...
Ruhut Tak Tahu Ring 1, 2, 3 Anas Urbaningrum
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengaku tidak mengetahui ring 1, 2,...
Jokowi Siap Penuhi Panggilan Polri Usai Lebaran
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak memenuhi panggilan penyidik Polri, yang...
Pakar dari IPB: Lahan SPS Tak Rusak
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Gunawan Djajakirana, ahli biologi tanah dan lingkungan dari Institut Pertanian...
Kuasa Hukum: Jaksa Harusnya Tuntut Bebas Hendra Office Boy
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Ahmad Taufik, kuasa hukum Hendra Saputra menilai tuntutan 2 tahun 6 bulan dan...
Buat Makan Saja Sulit, Apalagi Bayar Uang Pengganti Rp 19 Juta
Thursday, 24 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tak hanya menuntut...
Mantan Bupati Temanggung Dihukum Tujuh Tahun Penjara
Wednesday, 23 July 2014

Semarang,  GATRAnews - Mantan Bupati Temanggung Totok Ary Prabowo dijatuhi hukuman tujuh tahun...
Mantan Sekjen Kemlu Dipenjara 2,5 Tahun
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi mengganjar terdakwa Sudjadnan...
Sidang Kasus Korupsi Bank DKI Digelar Pekan Depan
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi segera menyidangkan kasus korupsi pengadaan...
LPSK Bakal Lindung Korban Pencabulan Raja Solo
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akan memberikan perlindungan...
Prabowo-Hatta Mundur Capres-Cawapres Terancam Pidana?
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Pernyataan Prabowo Subianto yang menyatakan menarik diri alias mundur dari...
Yusril: Putusan KPU Sah
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menegaskan, mundurnya Prabowo...
Yusril: Prabowo-Hatta Tak Bisa Mundur dengan Alasan Apa pun
Wednesday, 23 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tidak...
Operator Suap Akil Mochtar Ditahan KPK
Tuesday, 22 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Muhtar Ependi, tersangka yang...
Pemerintah Siap Gugat Balik Newmont‏
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah siap menggugat balik PT Newmont Nusa Tenggara ke arbitrase...
Polisi Tangkap 56 Warga Asing Pelaku Penipuan
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse dan Kriminal Polri...
KPK Cekal Tiga Orang Swasta
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Direktorat Jendral (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia...
Tiga Pembunuh Holy Divonis 17 Tahun Penjara
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menghukum terdakwa Surya Hakim...
Usai Dibacok, Motor Kemal Raib Dibawa Sekelompok Pemuda
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Aksi nekat sekelompok pemuda ini memang tak patut ditiru. Sekelompok pemuda...
KNPI: Usut Pemukukan Mahasiswa Maluku
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews - DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sulawesi Tengah mengecam...

Kejagung: Penetapan dan Penahanan Karyawan Chevron Sesuai Prosedur

Jakarta, GATRAnews -  Kejaksaan Agung berpendapat, penetapan tersangka, penahanan, dan pencekalan terhadap empat karyawan PT Chevron Pacific Indonesia oleh penyidik pidana khusus dalam kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi telah sesuai dengan hukum acara pidana. "Telah melakukan tahap proses penyidikan dan penahanan sesuai peraturan yang berlaku," ujar jaksa Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi saat membacakan kesimpulannya atas praperadilan yang dilayangkan empat tersangka kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, (26/11). 

 

Di hadapan hakim tunggal Sukoharsono, Syarief menilai, alasan objektif penetapan tersangka bukanlah materi permohonan pemeriksaan praperadilan karena sudah masuk materi pokok perkara, sesuai Pasal 1 butir 10 jo Pasal 77-82 KUHAP dan putusan MA No: 18 PK/PID/2009, 23 Juli 2009. Selain itu, pihaknya juga telah menunjukan prosedur yang ditempuh penyidik dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi tersangka Bachtiar Abdul Fatah sesuai hukum acara pidana. 

 

Syarief juga beralasan, pendapat saksi ahli yang diajukan pihak Chevron tidak dapat membuktikan sah tidaknya penahanan terhadap tersangka oleh penyidik. Bahkan, kedua saksi menerangkan, pemanggilan tersangka telah penuhi Pasal 112 dan 227 KUHAP, yakni pemanggilan ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. Dijelsakan, menurut pihak Chevron, tersangka tidak perlu ditahan karena tidak akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Namum menurut JPU, hal itu tidak bisa dibuktikan Chevron.

 

Atas dasar itu, Kejaksaan Agung memohon hakim menerima semua jawaban termohon dan menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan empat karyawan Chevron. "Menyatakan penahanan penahanan dari tanggal 26 September 2012 sampai dengan 15 Oktober 2012, dan perpanjangan penahanan dari 16 Oktober 2012, sampai dengan 24 November 2012 adalah menurut ketentuan perundang-undangan," tandasnya.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?