GATRANEWS

15 Anak Buah Santoso Diciduk Dalam Operasi Camat
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Pihak kepolisian menciduk 15 anak buah Santoso selama melakukan operasi Camat di...
Airin Hanya Mengaku Ditanya Soal Tugas dan Wewenang
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diani hanya mengatakan,...
Korupsi Payment Gateaway, Denny Bantah Ada Kerugian Negara
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews-Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana membantah ada kerugian...
Mery Jane Bakal Dipindah ke Nusakambangan
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung akan memindahan Mary Jane Fiesta Veloso, tepidana mati kasus...
PN Jaksel: Praperadilan Sutan Otomatis Gugur
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Made Sutrisna memastikan perkara...
Kuasa Hukum SDA Nilai Upaya KPK Bakal Sia-Sia
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kuasa hukum tersangka Suryadharma Ali (SDA), Andreas Nahot Silitonga, menilai...
2 Karyawan BCA Jalani Pemeriksaan Saham Garuda Nazaruddin
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil 2 karyawan Bank Central Asia...
Abdul Rauf Segera Disidang
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Abdul Rauf, Direktur PT Windika Cahaya Persada, segera menjalani persidangan,...
Kejagung Tak Usut Kasus Airin Yang Lain
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Tony Tribagus Spontana...
Airin Jalani Pemeriksaan Kasus Korupsi Puskesmas
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung memeriksa Wali Kota Tangerang Selatan...
Dorong Produksi Udang Lewat Taman Bisnis Akuakultur
Friday, 27 March 2015

Tangerang, GATRAnews-Udang merupakan komoditas ekspor dengan nilai ekonomis tinggi sehingga menjadi...
KPK Segera Tindaklajuti Laporan ICW
Friday, 27 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menindaklanjuti pengaduan Indonesia...
ICW: Tiga Penyelewengan APBD DKI Rugikan Negara Rp 278 M
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Indonesia Corruption Watch (ICW) menduga telah terjadi tindak pidana korupsi...
Pemerintah Ingin Percepat Pengesahan RUU JPSK‏
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memastikan pembahasan Rancangan...
ICW Laporkan Korupsi APBD DKI ke KPK
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Indonesia Corruption Watch (ICW) melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
Ade Minta Hakim Batalkan Status Tersangka
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim kuasa hukum Ade Sutisna meminta hakim Pengadilan Negeri Cibinong, Bogor,...
Undang Pakar, Ahok Nilai Hak Angket Lucu
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pakar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing...
Ahok: Kemana Badan Kehormtan DPRD Jakarta?
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Keberadaan Badan Kehormatan DPRD DKI Jakarta dipertanyakan fungsi dan kerjanya...
Produsen Tinplate Diuntungkan Menguatnya Dolar
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Salah satu produsen bahan untuk pembuatan kemasan kaleng (tinplate), PT...
Kuasa Hukum Sutan Nilai KPK Sok Tahu
Thursday, 26 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kuasa hukum tersangka Sutan Bhatoegana, Rahmat Harahap menyebut Komisi...

Kejagung: Penetapan dan Penahanan Karyawan Chevron Sesuai Prosedur

Jakarta, GATRAnews -  Kejaksaan Agung berpendapat, penetapan tersangka, penahanan, dan pencekalan terhadap empat karyawan PT Chevron Pacific Indonesia oleh penyidik pidana khusus dalam kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi telah sesuai dengan hukum acara pidana. "Telah melakukan tahap proses penyidikan dan penahanan sesuai peraturan yang berlaku," ujar jaksa Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi saat membacakan kesimpulannya atas praperadilan yang dilayangkan empat tersangka kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, (26/11). 

 

Di hadapan hakim tunggal Sukoharsono, Syarief menilai, alasan objektif penetapan tersangka bukanlah materi permohonan pemeriksaan praperadilan karena sudah masuk materi pokok perkara, sesuai Pasal 1 butir 10 jo Pasal 77-82 KUHAP dan putusan MA No: 18 PK/PID/2009, 23 Juli 2009. Selain itu, pihaknya juga telah menunjukan prosedur yang ditempuh penyidik dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi tersangka Bachtiar Abdul Fatah sesuai hukum acara pidana. 

 

Syarief juga beralasan, pendapat saksi ahli yang diajukan pihak Chevron tidak dapat membuktikan sah tidaknya penahanan terhadap tersangka oleh penyidik. Bahkan, kedua saksi menerangkan, pemanggilan tersangka telah penuhi Pasal 112 dan 227 KUHAP, yakni pemanggilan ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. Dijelsakan, menurut pihak Chevron, tersangka tidak perlu ditahan karena tidak akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Namum menurut JPU, hal itu tidak bisa dibuktikan Chevron.

 

Atas dasar itu, Kejaksaan Agung memohon hakim menerima semua jawaban termohon dan menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan empat karyawan Chevron. "Menyatakan penahanan penahanan dari tanggal 26 September 2012 sampai dengan 15 Oktober 2012, dan perpanjangan penahanan dari 16 Oktober 2012, sampai dengan 24 November 2012 adalah menurut ketentuan perundang-undangan," tandasnya.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?