GATRANEWS

Eks Pejabat Setda Riau Tersangka Korupsi Embarkasi Haji
Friday, 29 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau menetapkan mantan Kepala Biro...
Novel Punya 7 Alasan Polri Langgar Hukum
Friday, 29 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Novel Baswedan menilai penangkapan dan penahan terhadapnya oleh penyidik...
Kemlu: Rustami Ditangkap karena Bawa Bom di Brunei
Friday, 29 May 2015

Jakarta, GATRAnews- Seorang WNI, Rustawi Tomo Kabul, ditahan di Brunei karena kedapatan membawa bom...
Polri Sempat Tolak Novel Bacakan Permohonan Praperadilan
Friday, 29 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim kuasa hukum Polri sempat menolak Penyidik Komisi Pemberatasan Korupsi...
Mengetahui Bayinya Prematur, Seorang Ibu Tega Meninggalkannya
Friday, 29 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Sungguh tega apa yang dilakukan ibu ini. Usai melahirkan buah hatinya di Rumah...
Novel Tuntut Polri Minta Maaf di Baliho 10 Hari
Friday, 29 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memohon Hakim tunggal Zuhairi...
Ini Dua Alasan Novel Tetap Praperadilankan Polri
Friday, 29 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, memutuskan...
Polisi: Ada Luka Fisik di Wajah Akseyna
Friday, 29 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Penyebab tewasnya Akseyna Ahad Dori, 18 tahun, hingga kini masih misterius....
Topeng dan Poster ''#Kami Melawan Untuk Novel''
Friday, 29 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Sejumlah pendukung Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan...
Mahyudin: Ada UU Dibuat Sesuai Selera Politik
Friday, 29 May 2015

GATRAnews - Wakil Ketua MPR Mahyudin mengungkapkan proses pembuatan undang-undang sering mengikuti...
Novel Bacakan Sendiri Permohonan Praperadilannya
Friday, 29 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, membacakan...
10 WNI Pekerja Kasino Masih Ditahan di Kamboja
Friday, 29 May 2015

Jakarta, GATRAnews - 10 warga Indonesia (WNI) sedang menjalani proses hukum di Kamboja. Mereka...
Setelah Mangkir, Akhirnya Polri Hadapi Praperadilan Novel
Friday, 29 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Setelah mangkir pada Senin kemarin, akhirnya Polri menyatakan siap menghadapi...
Kemendag Naikkan Harga Patokan Ekspor Hasil Tambang
Thursday, 28 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perdagangan menaikkan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk...
Kemendag Naikkan Harga Patokan Ekspor Hasil Tambang
Thursday, 28 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Perdagangan menaikkan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk...
Kejagung Tangkap Anggota DPRD Cianjur
Thursday, 28 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim Intelijen Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur menangkap...
KPK Geledah Rumah SDA
Thursday, 28 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah mantan Meteri Agama...
Anggota DPR Komisi VI Minta PP dan Jasa Marga Jangan Gunakan Pendanaan dari Cina
Thursday, 28 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Komisi VI, Refrizal...
Jaksa Agung: Tak Mudah Deponering Kasus BW
Thursday, 28 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mengatakan, tidak mudah mendeponering perkara...
Uji Beras Plastik, Sampel Beras Dikirim ke UI dan IPB
Thursday, 28 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Pengujian beras bercampur plastik masih bergulir. Sampel beras dari Sucofindo...

Kejagung: Penetapan dan Penahanan Karyawan Chevron Sesuai Prosedur

Jakarta, GATRAnews -  Kejaksaan Agung berpendapat, penetapan tersangka, penahanan, dan pencekalan terhadap empat karyawan PT Chevron Pacific Indonesia oleh penyidik pidana khusus dalam kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi telah sesuai dengan hukum acara pidana. "Telah melakukan tahap proses penyidikan dan penahanan sesuai peraturan yang berlaku," ujar jaksa Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi saat membacakan kesimpulannya atas praperadilan yang dilayangkan empat tersangka kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, (26/11). 

 

Di hadapan hakim tunggal Sukoharsono, Syarief menilai, alasan objektif penetapan tersangka bukanlah materi permohonan pemeriksaan praperadilan karena sudah masuk materi pokok perkara, sesuai Pasal 1 butir 10 jo Pasal 77-82 KUHAP dan putusan MA No: 18 PK/PID/2009, 23 Juli 2009. Selain itu, pihaknya juga telah menunjukan prosedur yang ditempuh penyidik dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi tersangka Bachtiar Abdul Fatah sesuai hukum acara pidana. 

 

Syarief juga beralasan, pendapat saksi ahli yang diajukan pihak Chevron tidak dapat membuktikan sah tidaknya penahanan terhadap tersangka oleh penyidik. Bahkan, kedua saksi menerangkan, pemanggilan tersangka telah penuhi Pasal 112 dan 227 KUHAP, yakni pemanggilan ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. Dijelsakan, menurut pihak Chevron, tersangka tidak perlu ditahan karena tidak akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Namum menurut JPU, hal itu tidak bisa dibuktikan Chevron.

 

Atas dasar itu, Kejaksaan Agung memohon hakim menerima semua jawaban termohon dan menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan empat karyawan Chevron. "Menyatakan penahanan penahanan dari tanggal 26 September 2012 sampai dengan 15 Oktober 2012, dan perpanjangan penahanan dari 16 Oktober 2012, sampai dengan 24 November 2012 adalah menurut ketentuan perundang-undangan," tandasnya.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?