GATRANEWS

Kejagung Dalami Peran Wawan pada Kasus Korupsi Puskesmas
Friday, 29 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung akan terus mendalami keterlibatan...
Hakim Soal Kejanggalan Hasil Audit Pengadaan ATM Bank DKI
Friday, 29 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta mempertanyakan hasil...
Menpora Tutup Festival Padang International Dragon Boat
Tuesday, 26 August 2014

  Padang, GATRAnews – Menpora Roy Suryo hari Minggu (24/8) malam didampingi Deputi Kemenpora...
Koalisi Merah Putih Minta Polri Tutup Perkara Logo Garuda Merah
Monday, 25 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Tim kuasa hukum Koalisi Merah Putih meminta Bareskrim Mabes Polri agar menutup...
Basrief Berharap Jaksa Agung Penggantinya dari Internal Kejaksaan
Monday, 25 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung Basrief Arief mengharapkan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi)...
Kejagung Tidaklanjuti Laporan Dugaan Korupsi Rp 50 M PT Pos
Sunday, 24 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung siap menindaklanjuti laporan adanya dugaan tindak pidana...
Polda Jabar Buru Oknum Polisi Mencuri Uang
Saturday, 23 August 2014

Bandung, GATRAnews - Kepolisian Daerah Jabar memburu seorang oknum Polisi Resor Cimahi yang...
Ingin Kerja Judi Bola WN Tiongkok Keburu Ditangkap
Saturday, 23 August 2014

Solo, GATRAnews - Kepolisian Resor Kota Surakarta mengamankan sembilan warga negara asing yang...
Saksi: Pengadaan ATM Bank DKI Sesuai Prosedur
Saturday, 23 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepala Departemen Logistik Bank DKI Syarifuddin HM mengatakan, pengadaan 100...
Kibarkan Bendera ISIS, Warga Depok Diciduk
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews-Seorang warga Depok, Firman Hidayat diciduk oleh pihak berwajib di kediamannya,...
Kejagung Tetapkan Lima Tersangka Korupsi
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung, selain menetapkan Tubagus Chaeri...
Setelah Divonis 5 Tahun, Wawan Jadi Tersangka Korupsi
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Setelah diganjar 5 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi karena...
Tot Pengembangan Karakter Wirausaha Muda di Yogya
Friday, 22 August 2014

  Yogyakarta, GATRAnews – Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Sakhyan Asmara hari Rabu (20/8)...
Pendukung Prabowo Tewas Ditembak? Polisi: Hoax!
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Isu adanya seorang pengunjuk rasa dari Gerakan Laskar Relawan Prabowo (GRPro)...
Usai Halal bil Halal, Karyawanan PT Pupuk Sriwijaya Keracunan
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews-Belasan karyawan Koperasi PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) yang berkantor di Jalan...
Usut Korupsi Puskesmas, Kejagung Periksa 2 Petinggi Perusahaan
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menjadwalkan pemeriksaan dua petinggi...
Tobas: Sulit untuk Curang pada Pilpres 2014
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Taufik Basari (Tobas), anggota tim advokasi Joko Widodo-Jusuf Kalla mengatakan...
KPK Bakal Periksa Ketua DPR RI Soal Dana US$ 1 Juta dari Nazaruddin
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan penyelidikan untuk mengusut...
Pejabat Kejari Tangerang Terancam Pidana dan Sanksi Kode Etik
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Tim Jaksa di Jaksa Agung Muda Pengawasan, Kejaksaan Agung, tengah memproses...
Bupati Tapteng Jadi Tersangka Korupsi Sengketa Pilkada
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng)...

Kejagung: Penetapan dan Penahanan Karyawan Chevron Sesuai Prosedur

Jakarta, GATRAnews -  Kejaksaan Agung berpendapat, penetapan tersangka, penahanan, dan pencekalan terhadap empat karyawan PT Chevron Pacific Indonesia oleh penyidik pidana khusus dalam kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi telah sesuai dengan hukum acara pidana. "Telah melakukan tahap proses penyidikan dan penahanan sesuai peraturan yang berlaku," ujar jaksa Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi saat membacakan kesimpulannya atas praperadilan yang dilayangkan empat tersangka kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, (26/11). 

 

Di hadapan hakim tunggal Sukoharsono, Syarief menilai, alasan objektif penetapan tersangka bukanlah materi permohonan pemeriksaan praperadilan karena sudah masuk materi pokok perkara, sesuai Pasal 1 butir 10 jo Pasal 77-82 KUHAP dan putusan MA No: 18 PK/PID/2009, 23 Juli 2009. Selain itu, pihaknya juga telah menunjukan prosedur yang ditempuh penyidik dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi tersangka Bachtiar Abdul Fatah sesuai hukum acara pidana. 

 

Syarief juga beralasan, pendapat saksi ahli yang diajukan pihak Chevron tidak dapat membuktikan sah tidaknya penahanan terhadap tersangka oleh penyidik. Bahkan, kedua saksi menerangkan, pemanggilan tersangka telah penuhi Pasal 112 dan 227 KUHAP, yakni pemanggilan ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. Dijelsakan, menurut pihak Chevron, tersangka tidak perlu ditahan karena tidak akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Namum menurut JPU, hal itu tidak bisa dibuktikan Chevron.

 

Atas dasar itu, Kejaksaan Agung memohon hakim menerima semua jawaban termohon dan menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan empat karyawan Chevron. "Menyatakan penahanan penahanan dari tanggal 26 September 2012 sampai dengan 15 Oktober 2012, dan perpanjangan penahanan dari 16 Oktober 2012, sampai dengan 24 November 2012 adalah menurut ketentuan perundang-undangan," tandasnya.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?