GATRANEWS

Pemerintah Akan Bangun Satu Juta Rumah Dengan DP 1% dan KPR 5%
Tuesday, 03 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah telah menyetujui program pembangunan sejuta rumah untuk masyarakat...
Kadin: Kualitas Pekerja Sektor Perikanan dan Kelautan Perlu Digenjot‏
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Potensi Perikanan Indonesia yang sangat besar dinilai belum mampu diimbangi...
GM Tutup Pabrik di Indonesia, Pemerintah Minta Hak Karyawan Dipenuhi‏
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Produsen mobil asal Amerika Serikat, General Motors (GM) secara resmi telah...
Pemerintah Akan Bangun Sejuta Rumah Rakyat dengan DP 1%
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah telah menyetujui program pembangunan sejuta rumah untuk masyarakat...
Pramono Anung ke Kejagung, Ada Apa?
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Bukan hanya pejabat Polri dan petinggi KPK yang mengunjungi Kejaksaan Agung...
Menperin : Payung Hukum Industri Perairan Perlu Segera Disusun
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengambil keputusan membatalkan seluruh isi...
Menperin : Payung Hukum Industri Perairan Perlu Segera Disusun
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengambil keputusan membatalkan seluruh isi...
Februari Tercatat Deflasi Sebesar 0,36%
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang Februari terjadi deflasi...
Kejagung Langsung Telaah Kasus BG
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Penyidikan Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Suyadi, mengatakan,...
Manajemen General Motors Temui Menperin ungkap alasan penutupan pabrik
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Manajemen General Motors (GM) Indonesia akhirnya memberi penjelasan secara...
Kabareskrim Bantah Kasus BG Bakal Dibarter dengan AS dan BW
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Budi Waseso membantah diserahkannya kasus...
KPK Limpahkan Kasus BG ke Kejagung
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Setelah hakim Sarpin Rizaldi dalam amar putusan praperadilan menyatakan bahwa...
KPK Limpahkan Kasus BG, Kabareskrim Sambangi Kejagung
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso mendatangi Gedung Bundar Kejaksaan Agung,...
Anggota DPR Usulkan Minuman Soda Dikenakan Cukai
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi XI DPR RI, M. Misbakhun mengatakan, banyak cara untuk...
Gara-gara Masalah Administrasi Pemda, Penyaluran Raskin Terlambat
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Urusan Logistik (Bulog) menyatakan penyaluran beras yang terlambat...
Pengamat: Keputusan Hakim Sarpin Masuk Kategori Hukum Progresif
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Penerapan Hukum yang dilakukan oleh Hakim Sarpin dalam memutus perkara pra...
Garuda Indonesia Kerja Sama Corporate Sales dengan Unpad
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Maskapai penerbangan nasional, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, melakukan...
Garuda Indonesia Kerja Sama Corporate Sales dengan Unpad
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Maskapai penerbangan nasional, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, melakukan...
Pengamat: Pengajuan Hak Angket DPRD Terlalu Terburu-Buru
Monday, 02 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Lingkar Madani untukIndonesia (LIMA) Ray Rangkuti menilai langkah...
Perkara Patal Bekasi ''Ngendon'' 2 Tahun di Kejagung
Sunday, 01 March 2015

Jakarta, GATRAnews - Hampir dua tahun penyidikan kasus korupsi penjualan tanah di perusahaan pelat...

Kejagung: Penetapan dan Penahanan Karyawan Chevron Sesuai Prosedur

Jakarta, GATRAnews -  Kejaksaan Agung berpendapat, penetapan tersangka, penahanan, dan pencekalan terhadap empat karyawan PT Chevron Pacific Indonesia oleh penyidik pidana khusus dalam kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi telah sesuai dengan hukum acara pidana. "Telah melakukan tahap proses penyidikan dan penahanan sesuai peraturan yang berlaku," ujar jaksa Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi saat membacakan kesimpulannya atas praperadilan yang dilayangkan empat tersangka kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, (26/11). 

 

Di hadapan hakim tunggal Sukoharsono, Syarief menilai, alasan objektif penetapan tersangka bukanlah materi permohonan pemeriksaan praperadilan karena sudah masuk materi pokok perkara, sesuai Pasal 1 butir 10 jo Pasal 77-82 KUHAP dan putusan MA No: 18 PK/PID/2009, 23 Juli 2009. Selain itu, pihaknya juga telah menunjukan prosedur yang ditempuh penyidik dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi tersangka Bachtiar Abdul Fatah sesuai hukum acara pidana. 

 

Syarief juga beralasan, pendapat saksi ahli yang diajukan pihak Chevron tidak dapat membuktikan sah tidaknya penahanan terhadap tersangka oleh penyidik. Bahkan, kedua saksi menerangkan, pemanggilan tersangka telah penuhi Pasal 112 dan 227 KUHAP, yakni pemanggilan ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. Dijelsakan, menurut pihak Chevron, tersangka tidak perlu ditahan karena tidak akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Namum menurut JPU, hal itu tidak bisa dibuktikan Chevron.

 

Atas dasar itu, Kejaksaan Agung memohon hakim menerima semua jawaban termohon dan menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan empat karyawan Chevron. "Menyatakan penahanan penahanan dari tanggal 26 September 2012 sampai dengan 15 Oktober 2012, dan perpanjangan penahanan dari 16 Oktober 2012, sampai dengan 24 November 2012 adalah menurut ketentuan perundang-undangan," tandasnya.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?