GATRANEWS

Polda Metro Kembali Lengkapi Berkas Pelecehan di JIS
Tuesday, 02 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Pihak Kejaksaan mengembalikan berkas perkara dua guru Jakarta International...
Ibas Tangkis Tudingan Ajudan Nazaruddin
Tuesday, 02 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Sekjen DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas membantah...
Kejagung Takkan Buru-Buru Tahan Dirut Angkasa Pura I
Monday, 01 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung tidak akan buru-buru menahan Tommy Soetomo, Direktur Utama PT...
Saksi Korupsi Adhi Karya Bali Mangkir
Saturday, 30 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung terus memanggil dan memeriksa...
Hakim Soal Kejanggalan Hasil Audit Pengadaan ATM Bank DKI
Friday, 29 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta mempertanyakan hasil...
Omzet Judi Online di Batam Mencapai Rp2 Milyar/Bulan
Tuesday, 26 August 2014

Batam, GATRAnews - Polda Kepulauan Riau memperkirakan omzet judi "online" HH Club Batam yang...
Koalisi Merah Putih Minta Polri Tutup Perkara Logo Garuda Merah
Monday, 25 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Tim kuasa hukum Koalisi Merah Putih meminta Bareskrim Mabes Polri agar menutup...
Saksi: Pengadaan ATM Bank DKI Sesuai Prosedur
Saturday, 23 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepala Departemen Logistik Bank DKI Syarifuddin HM mengatakan, pengadaan 100...
Ini Kata Yusril Soal Kenapa MK Tolak Permohonan Prabowo
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak suluruh permohonan pasangan...
Mabes Polri Gerebek Pusat Judi Online Batam
Thursday, 21 August 2014

Batam, GATRAnews - Tim Bareskrim Mabes Polri dan Polda Kepulauan Riau menggerebek tempat perjudian...
Kejagung Periksa Bos Karoseri Armada, Terkait Korupsi Bus Way
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Guna mengusut kasus korupsi pengadan Bus TransJakarta dan peremajaan bus...
Usut Korupsi Puskesmas, Kejagung Periksa 2 Petinggi Perusahaan
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menjadwalkan pemeriksaan dua petinggi...
Hakim MK Tak Mungkin Baca Semua Dokumen
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Has Natabaya, mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), meyakini bahwa hakim...
KPK Bakal Periksa Ketua DPR RI Soal Dana US$ 1 Juta dari Nazaruddin
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan penyelidikan untuk mengusut...
MK Harus Putus Pilpres Sesuai Keterangan Saksi dan Bukti
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Peneliti Flobamora Institute Alfons Loemau, di Jakarta, Rabu (20/8),...
Peneliti: Seharusnya MK Panggil Kapolri Soal Data Pilpres
Thursday, 21 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Peneliti dari Flobamora Institute Alfons Loemau mengatakan, Mahkamah...
Polisi Tangkap Bidan Pencuri Motor
Wednesday, 20 August 2014

Kudus, GATRAnews - Kepolisian Resor Kudus, Jawa Tengah, menangkap seorang pencuri sepeda motor yang...
Aset Nazaruddin Pindah Tangan, KPK Kecolongan?
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Selain menyebut ada aliran dana US$ 25 ribu ke Fahri Hamzah pada persidangan...
Polresta Pekanbaru Tangkap Pembantu Bunuh Bayi
Monday, 18 August 2014

Pekanbaru, GATRAnews - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, berhasil menangkap Yulia...
Kasus Bullying di SMA 9, Polisi Masih Periksa Saksi
Monday, 18 August 2014

Jakarta, GATRAnews-Kasus kekerasan yang melibatkan kakak kelas terhadap yuniornya di sekolah...
Error
  • Could not create image:
    /home/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/05/b_90_90_16777215_59875_Nazaruddin_ANTARA_WahyuPutro3.jpeg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /home/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/05

Chevron Permasalahkan Saksi Ahli Edison Efendi

Jakarta, GATRAnews - PT Chevron Pacific Indonesia mempersoalkan penetapan Edison Efendi sebagai saksi ahli oleh Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi. "Penting kami sampaikan, setelah menyampaikan kesimpulan, ada satu bukti yang diajukan penyidik, adalah undangan ekspos terhadap seorang ahli, namanya Edison Efendi," ungkap salah seorang tim kuasa hukum tersangka Chevron, Maqdir Ismail di Koimisi Kejaksaan, Jakarta Selatan, Rabu, (5/12). 

 

Menurutnya, keberatan pihaknya kepada Kejaksaan Agung memakai saksi ahli Edison, karena dia merupakan orang dari salah satu perusahaan yang kalah tender proyek bioremediasi yang dilakukan PT Chevron. "Dia ini adalah salah satu tim ahli dari perusahaan yang kalah tender pada tahun 2011. Artinya, ada keterangan ahli yang digunakan untuk menilai pekerjaan. Tetapi, penilaiannya mengandung konflik kepentingan dengan kasus yang dinilai," tudingnya. 

 

Atas dasar itulah pihak Chevron merasa keberatan atas saksi ahli Edison Efendi. Pasalanya, keterangannya digunakan oleh penyidik Kejaksaan sebagai pemberi arah, karena dianggap mempunyai keahlian dan menjadi alat rekayasa dalam penyidikan. "Penyidikan semacam ini tidak sah, karena hanya merupakan rekayasa, dipaksakan, tidak objektif, dan bertentangan dengan asas presumption of innocence," tandasnya. 

 

Diterangkan, pihaknya baru mengetahui Edison dijadikan saksi ahli dalam kasus ini melalui bukti yang diajukan jaksa di praperadilan yang menerangkan, ada undangan untuk ekspos yang dilakukan oleh Edison Efendi. Selain itu, Maqdir justru belum mengetahui isi kesaksian tersebut. Namun, paling tidak, Edison tidak netral dalam melihat bioremediasi tersebut. Menurutnya, ini yang perlu diawasi oleh Komjak dalam proses hukum kasus ini. Pasalnya, ini bukan hanya demi kepentingan tersangka karyawan Chevron, tapi kepentingan bersama, agar tidak terjadi lagi di masa depan.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?