GATRANEWS

KPK Periksa Kepala Proyek PT Hutama Karya
Tuesday, 23 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Hari Purwoto, Kepala...
Pengedar Narkotika Tempat Hiburan Malam Diciduk Polisi
Monday, 22 September 2014

Jakarta, GATRAnews-SW alias PPN, 55 tahun, pengedar narkotika jenis sabu yang biasa beroperasi di...
Giliran Pemilik 'Goyang Gergaji' Akan Dipanggil Polisi
Monday, 22 September 2014

Jakarta, GATRAnews- Polda Metro Jaya akan memanggil pemilik goyangan gergaji, Dewi Perssik terkait...
KPK Periksa Putra Ratu Atut Chosiyah
Monday, 22 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil Andika Hazrumy, putra Ratu Atut...
LPSK Siap Lindungi Korban Perkosaan di Tangsel
Monday, 22 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mempersilakan AP, 16 tahun,...
KPK Periksa 2 Saksi Korupsi Bupati Tapteng
Monday, 22 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Setelah menjadikan Bupati Raja Bonaran Situmeang sebagai tersangka, Komisi...
KPK Periksa Pegawai Setjen Kementerian ESDM
Monday, 22 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Dwi Haryono, Kepala Bagian...
Anas Soal KPK Yang Tak Periksa Ibas
Friday, 19 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Anas Urbaningrum menuding Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memagari para...
Anas: Tak Logis Jaksa KPK Keluhkan Keterangan Saksi
Friday, 19 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Anas Urbaningrum dalam pembelaannya mengatakan, jaksa penuntut umum seharusnya...
Gelar Justice Collaborator KPK Nazarudddin Dinilai Ironis
Friday, 19 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Anas Urbaningrum menilai, jaksa penuntut umum dari Komisi Pemberantasan...
Tuntutan Jaksa Dinilai Rendahkan Poltik dan Politisi
Friday, 19 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Terdakwa Anas Urbaningrum mebalikkan tudingan jaksa, yang menyebutnya...
Penyidik Cecar 3 Petinggi Angkasa Pura I Soal Mobil Damkar
Friday, 19 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung mencecar 3 petinggi PT Angkasa Pura I...
Kejagung Sita Uang Sogokan Rp 120 Juta dari Kemenkum HAM
Friday, 19 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menyita uang sejumlah Rp 120 juta...
Anas : Ironis KPK Percayai Saksi 'Pinokio'
Thursday, 18 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Terdakwa Anas Urbaningrum menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
Proses Empat Lembaga Survei, Polda Tunggu Keterangan Saksi Ahli
Thursday, 18 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan...
Lagi, Berkas Dua Tersangka JIS Diserahkan ke Kejati DKI
Thursday, 18 September 2014

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Polda Metro Jaya kembali menyerahkan berkas perkara dua tersangka guru...
KPK Periksa Mantan Anak Buah Jero Wacik di Kemenbudpar
Thursday, 18 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Wardiyatmo Suwarno Tarukaryoso,...
Usut Gratifikasi Anak Buah Menkum HAM, Kejagung Periksa 2 Saksi
Thursday, 18 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung terus meminta keterangan saksi-saksi...
KPK Periksa Mantan Dir PHU Terkait Korupsi SDA
Wednesday, 17 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memeriksa saksi-saksi untuk...
Kejagung Periksa Empat Saksi Kasus Saringan Sampah
Wednesday, 17 September 2014

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Kejaksaan Agung memeriksa empat orang panitia lelang proyek pengadaan...
Error
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/00/b_90_90_16777215_67610_AbdulHarisSemendawai_Eva.jpg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/00
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01/b_90_90_16777215_67601_KPK-Eva14.jpg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01/b_90_90_16777215_67061_AnasUrbaningrum_ANTARA_YudhiMahatma4.jpeg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01
  • Could not create image:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01/b_90_90_16777215_66531_JIS_ANTARA_RenoEsnir.jpeg.
    Check if the folder exists and if you have write permissions:
    /var/www/vhosts/gatra.com/htdocs/modules/mod_filterednews/thumbs/01

Chevron Permasalahkan Saksi Ahli Edison Efendi

Jakarta, GATRAnews - PT Chevron Pacific Indonesia mempersoalkan penetapan Edison Efendi sebagai saksi ahli oleh Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi. "Penting kami sampaikan, setelah menyampaikan kesimpulan, ada satu bukti yang diajukan penyidik, adalah undangan ekspos terhadap seorang ahli, namanya Edison Efendi," ungkap salah seorang tim kuasa hukum tersangka Chevron, Maqdir Ismail di Koimisi Kejaksaan, Jakarta Selatan, Rabu, (5/12). 

 

Menurutnya, keberatan pihaknya kepada Kejaksaan Agung memakai saksi ahli Edison, karena dia merupakan orang dari salah satu perusahaan yang kalah tender proyek bioremediasi yang dilakukan PT Chevron. "Dia ini adalah salah satu tim ahli dari perusahaan yang kalah tender pada tahun 2011. Artinya, ada keterangan ahli yang digunakan untuk menilai pekerjaan. Tetapi, penilaiannya mengandung konflik kepentingan dengan kasus yang dinilai," tudingnya. 

 

Atas dasar itulah pihak Chevron merasa keberatan atas saksi ahli Edison Efendi. Pasalanya, keterangannya digunakan oleh penyidik Kejaksaan sebagai pemberi arah, karena dianggap mempunyai keahlian dan menjadi alat rekayasa dalam penyidikan. "Penyidikan semacam ini tidak sah, karena hanya merupakan rekayasa, dipaksakan, tidak objektif, dan bertentangan dengan asas presumption of innocence," tandasnya. 

 

Diterangkan, pihaknya baru mengetahui Edison dijadikan saksi ahli dalam kasus ini melalui bukti yang diajukan jaksa di praperadilan yang menerangkan, ada undangan untuk ekspos yang dilakukan oleh Edison Efendi. Selain itu, Maqdir justru belum mengetahui isi kesaksian tersebut. Namun, paling tidak, Edison tidak netral dalam melihat bioremediasi tersebut. Menurutnya, ini yang perlu diawasi oleh Komjak dalam proses hukum kasus ini. Pasalnya, ini bukan hanya demi kepentingan tersangka karyawan Chevron, tapi kepentingan bersama, agar tidak terjadi lagi di masa depan.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?