GATRANEWS

KPK Akan Lelang Puluhan Mobil Operasional
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang sekitar 29 mobil karena sudah...
Kebangkitan Reformasi Sepakbola Dimulai Dari Pulau Dewata
Monday, 31 August 2015

Gianyar, GATRAnews - Menpora Imam Nahrawi mengatakan semoga kebangkitan reformasi sepakbola...
Menaker Hanif: Jumlah TKA di Indonesia Masih Terkendali
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri secara tegas membantah...
Pesta Parak Iwak Banjarnegara Gairahkan Perikanan Budidaya
Monday, 31 August 2015

Banjarnegara, GATRAnews- Kabupaten Banjarnegara punya gawe yakni Festival Serayu 2015. Salah satu...
Usut Kasus BPPN, Kejaksaan Agung Harus 'Ciduk' Konglomerat Lain
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews-Direktur Sustainable Development Indonesia Drajad Wibowo menilai, penyidikan...
Menteri Susi: Saatnya Kurangi Impor
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, dengan kondisi...
Palsukan Kosmetik Kecantikan, Pelaku Ini Catut Merk Terkenal
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews-Subdit Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda...
Mensos: Anak-anak dengan Kebutuhan Khusus Bisa Buat Bangga Indonesia
Monday, 31 August 2015

Surabaya, GATRAnews - Keberhasilan kontingen Indonesia meraih meraih 19 medali emas, 12 medali...
Komisi XI: Pemerintah Jangan Terpancing Pada Perdebatan Krisis Ekonomi
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Perdebatan mengenai situasi ekonomi nasional saat ini dinilai bukanlah hal...
KKP Gandeng Himpaudi Kenalkan Makan Ikan Sejak Dini
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggalakkan konsumsi ikan nasional di...
Pengurusan Visa Harus Jadi Prioritas Para Jamaah Haji
Sunday, 30 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Ahmad Jajuli...
Kejagung Tebang Pilih Usut Dugaan Korupsi Penjualan Hak Tagih BPPN
Sunday, 30 August 2015

Jakarta, GATRAnews-Direktur Sustainable Development Indonesia Drajad Wibowo melontarkan kritik...
Pengamat: Penyegelan PT VSI Ganggu Perekonomian
Sunday, 30 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Pengamat kebijakan publik dan hukum Jack Yanda Zaihifni Ishak menilai,...
Kejagung Belum Eksekusi Rp 1,3 T dari Indosat
Saturday, 29 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung (Kejagung) beralasan belum bisa mengeksekusi uang pengganti...
Jaksa Agung: Ahli Waris Soeharto Harus Tanggung Kekurangan Rp 4,4 T
Saturday, 29 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung H Muhammad Prasetyo mengatakan, ahli waris mendiang Soeharto harus...
Ketua MPR: Saatnya Kita Pusatkan Pembangunan Pada SDM
Saturday, 29 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan mengaku tak habis pikir mengapa kesejahteraan...
Advokat Harus Siap Tangani Imbas Pilkada Serentak
Saturday, 29 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) mengimbau seluruh anggotanya...
Menaker Hanif Temui Pemerintah Hong Kong Bahas Perlindungan TKI
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri melakukan pertemuan bilateral dengan...
Kejagung Bakal Usut Jika DPRD Terlibat Bansos Sumut
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan akan mengusut tuntas semua pihak,...
Menaker Hanif: Hong kong Butuh Ribuan TKI Care Giver dan Baby sitter
Friday, 28 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Peluang kerja di Hong Kong masih sangat besar terutama jabatan profesi care...

Kejagung Tangkap Bupati Aru, Teddy Tengko

Jakarta, GATRAnews - Tim Satuan Tugas Intelijen Kejaksaan Agung berhasil menangkap Bupati Kepulauan Aru, Teddy Tengko, yang menjadi terpidana kasus korupsi dana APBD Kabupaten Kepulauan Aru tahun anggaran 2006-2007 senilai Rp 42,5 miliar. "Dia ditangkap di Hotel Menteng 1, Jalan Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, (12/12)," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi di kantornya bilangan Jakarta Selatan, Rabu, (12/12). 

 

Dijelaskan Untung, Teddy sudah 3 kali mangkir dari panggilan jaksa, sehingga pada tanggal 5 November 2012, telah dinyatakan DPO. "Pada saat eksekusi, telah diupayakan Teddy melalui kuasa hukumnya, melakukan upaya hukum dengan mengajukan permohonan non eksekutorial terhadap putusan MA tersebut ke Pengadilan Negeri Ambon," ujar Untung. 

 

Kemudian, imbuhnya, pada 12 September 2012, Hakim tunggal Pengadilan Negeri Ambon, Syahfruddin mengabulkan permohonan penetapan akta tidak dapat dieksekusi (nonexecutable) tersebut. "Atas penetapan PN Ambon tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Dobo mengirim surat permohonan dengan nomor B-353/s.1.16/FS.1./9 2012 tanggal 25 September 2012 kepada MA RI. Yang pada pokoknya, berisi permohonan pembatalan penetapan PN Ambon," beber Untung. 

 

Atas surat permohonan Kajari Dobo, Kepulauan Aru tersebut di atas, kemudian MA RI mengeluarkan penetapan tanggal 25 Oktober 2012, yang pada pokoknya menyatakan, bahwa penetapan PN Ambon batal dan tidak berkekuatan hukum. "Bahwa penetapan PN Ambon tersebut adalah putusan perdata, sedangkan putusan MA yang dipermasalahkan adalah putusan pidana. Atas dasar putusan tersebut, jaksa selaku eksekutor, bahwa jaksa dapat melakukan eksekusi," pungkasnya. 

 

Dalam putusan MA sendiri selain menghukum Teddy dengan 4 tahun penjara, juga memvonis Teddy untuk membayar denda Rp 500 juta subsidair enam bulan kurungan dan uang pengganti Rp 5,3 miliar subsidair 2 tahun kurungan. Sementara itu, setelah ditangkap di Hotel Menteng 1, Jalan Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat, terpidana Teddy langsung dibawa ke Puspenkum Kejagung. Tak lama, Teddy yang didampingi istri, kemudian dibawa kembali menggunakan mobil Innova oleh tim jaksa.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?