GATRANEWS

Penyelenggara Pemilu Harus Dekat Dengan Dunia Ilmu Pengetahuan Dan Riset
Thursday, 28 May 2015

Semarang, GATRAnews – Dalam sambutan acara Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara Bawaslu, Dewan...
Kejagung Belum Pastikan Terima Pelimpahan Kasus Hadi
Thursday, 28 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kejaksaan Agung belum bisa memastikan akan menerima pelimpahan perkara Hadi...
Menpora: Revitalisasi PPLP Agar Cetak Lebih Banyak Atlet Dunia
Wednesday, 27 May 2015

Bangka Belitung, GATRAnews -  Menpora Imam Nahrawi menegaskan revitalisasi terhadap Pusat...
Ini Tanggapan Kabareskrim Kemenangan Gugatan Praperadilan Hadi Purnomo
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Komisaris Jenderal Budi Waseso...
PSHK: KPK Harus Segera Sikapi Putusan Praperadilan Hadi
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus segera menyikapi putusan praperadilan...
Garuda Siapkan 1,61 juta kursi Buat Mudik Lebaran tahun ini
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRANews - Pemudik tahun ini via udara tampaknya akan meningkat, itulah sebabnya maskapai...
Bahas Pengendalian Inflasi, Jokowi Pimpin Rakornas TPID
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo memimpin Rapat Koordinasi Nasional Tim Pengendali Inflasi...
Masalah Pembiayaan jadi Penghambat Investasi di KTI
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perbankan dan Finansial Rosan P. Roeslani...
Ketua MPR: Pemerataan Menjadi Tantangan Umat Islam
Wednesday, 27 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan mengingatkan masyarakat Indonesia untuk pandai...
Mendes PDTT Dukung Revisi PP 43 Tahun 2014
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT),...
Menperin Resmikan Ekspor Perdana Honda BeAT ke Filipina
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Perindustrian Saleh Husin meresmikan ekspor perdana sepeda motor jenis...
Hidayat Nur Wahid dan Kammi Diskusikan Kedaulatan Bangsa
Tuesday, 26 May 2015

GATRAnews - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menerima Pengurus Wilayah Kammi (Kesatuan Aksi...
Kembalikan Kejayaan Indonesia seperti Zaman Sriwijaya
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua MPR menyatakan keprihatinannya menyaksikan pertikaian umat Islam di...
Ketua MPR : Rakyat Indonesia Harus Banyak Bersyukur
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Masyarakat Indonesia harus pandai mensyukuri nikmat yang dikaruniai Allah SWT....
KPK Periksa Teddy Rusmawan dalam Kasus Simulator SIM
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berupaya menyelesaikan perkara pengadaan...
Menteri Bambang Rencanakan Pangkas Bunga Pinjaman Sektor Infrastruktur‏
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro melontarkan kemungkinan pemberian...
Ketua MPR : Bangsa Indonesia adalah Bangsa yang Toleran
Tuesday, 26 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua MPR, Zulkfli Hasan menegaskan bahwa bangsa Indonesia adalah Bangsa yang...
Novel Minta Hakim Lanjutkan Sidang Jika Polri Kembali Mangkir
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Tim kuasa hukum penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan...
BPK Harus Audit Hasil Kebun Sawit DL Sitorus
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) harus melakukan Pemeriksaan Dengan Tujuan...
Jokowi: Industri Jamu Harus Berani Bangun Brand‏
Monday, 25 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo meminta para pengusaha jamu yang tergabung dalam Gabungan...

Kejagung Tangkap Bupati Aru, Teddy Tengko

Jakarta, GATRAnews - Tim Satuan Tugas Intelijen Kejaksaan Agung berhasil menangkap Bupati Kepulauan Aru, Teddy Tengko, yang menjadi terpidana kasus korupsi dana APBD Kabupaten Kepulauan Aru tahun anggaran 2006-2007 senilai Rp 42,5 miliar. "Dia ditangkap di Hotel Menteng 1, Jalan Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, (12/12)," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi di kantornya bilangan Jakarta Selatan, Rabu, (12/12). 

 

Dijelaskan Untung, Teddy sudah 3 kali mangkir dari panggilan jaksa, sehingga pada tanggal 5 November 2012, telah dinyatakan DPO. "Pada saat eksekusi, telah diupayakan Teddy melalui kuasa hukumnya, melakukan upaya hukum dengan mengajukan permohonan non eksekutorial terhadap putusan MA tersebut ke Pengadilan Negeri Ambon," ujar Untung. 

 

Kemudian, imbuhnya, pada 12 September 2012, Hakim tunggal Pengadilan Negeri Ambon, Syahfruddin mengabulkan permohonan penetapan akta tidak dapat dieksekusi (nonexecutable) tersebut. "Atas penetapan PN Ambon tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Dobo mengirim surat permohonan dengan nomor B-353/s.1.16/FS.1./9 2012 tanggal 25 September 2012 kepada MA RI. Yang pada pokoknya, berisi permohonan pembatalan penetapan PN Ambon," beber Untung. 

 

Atas surat permohonan Kajari Dobo, Kepulauan Aru tersebut di atas, kemudian MA RI mengeluarkan penetapan tanggal 25 Oktober 2012, yang pada pokoknya menyatakan, bahwa penetapan PN Ambon batal dan tidak berkekuatan hukum. "Bahwa penetapan PN Ambon tersebut adalah putusan perdata, sedangkan putusan MA yang dipermasalahkan adalah putusan pidana. Atas dasar putusan tersebut, jaksa selaku eksekutor, bahwa jaksa dapat melakukan eksekusi," pungkasnya. 

 

Dalam putusan MA sendiri selain menghukum Teddy dengan 4 tahun penjara, juga memvonis Teddy untuk membayar denda Rp 500 juta subsidair enam bulan kurungan dan uang pengganti Rp 5,3 miliar subsidair 2 tahun kurungan. Sementara itu, setelah ditangkap di Hotel Menteng 1, Jalan Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat, terpidana Teddy langsung dibawa ke Puspenkum Kejagung. Tak lama, Teddy yang didampingi istri, kemudian dibawa kembali menggunakan mobil Innova oleh tim jaksa.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?