GATRANEWS

Inflasi Pasca-Lebaran Melambat
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara mengatakan, inflasi...
BPS: Inflasi Agustus Hanya 0,39%
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Survei Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Agustus ini sebesar...
Buruh Menolak Ide Ahok Berdemo di Dalam Monas
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Sejumlah serikat pekerja menolak imbauan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja...
Wagub Djarot Minta Buruh Tak Rusak Fasilitas Umum
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengimbau para buruh...
Polda Jaya Ingatkan Buruh Agar Tertib Berdemo
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Polda Metro Jaya meminta para koordinator aksi unjuk rasa atau demostrasi agar...
Warga Jakarta Antusias Nonton Demo Buruh
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Unjuk rasa besar-besaran yang dilakukan buruh, Selasa (1/9) hari ini di...
Kadin Minta Buruh Turut Ciptakan Iklim Usaha Kondusif
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) meminta para buruh agar turut menciptakan...
Kadin Minta Buruh Turut Ciptakan Iklim Usaha Kondusif
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) meminta para buruh agar turut menciptakan...
Satpol PP Terjunkan 2.500 Personel Amankan Demo Buruh
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI menerjunkan  2.500 personel untuk...
Ingatkan Buruh, Ahok: Orang Jakarta Saja Kita Sikat
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Hari ini, Selasa (1/9), Ibu Kota bakal dikepung unjuk rasa kurang lebih 48...
Dikepung Unjuk Rasa, DKI Ultimatum Buruh
Tuesday, 01 September 2015

Jakarta, GATRAnews - Ibu Kota hari ini, Selasa (1/9), bakal dikepung kurang lebih 48 ribu unjuk...
Koordinator Aksi Buruh: Kami Tidak Nakal
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews-Ribuan massa dari serikat buruh akan melakukan aksi unjuk rasa (Unras) pada...
Ahok Tawarkan Balai Kota untuk Negosiasi Buruh
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menawarkan Balai Kota sebagai tuan...
Kapolda Metro Pastikan Tidak Ada Aksi Sweeping dan Tutup Jalan Tol
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews-Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (Kapolda) Inspektur Jenderal Tito Karnavian...
Polda Metro Pastikan Demo Buruh Berjalan Tertib
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews-Ribuan buruh akan melakukan aksi unjuk rasa (unras) pada Selasa (1/9) besok....
Kadin: Dukung Pemerintah Atasi Tantangan Ekonomi
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta meminta semua pihak bekerja sama...
Polda Metro Siapkan 8.542 Personel Amankan Aksi Buruh
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews-Ribuan massa aksi dari serikat buruh akan melakukan aksi unjuk rasa (Unras) pada...
Ahok: Buruh Cuma Pengen Masuk TV
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Ribuan buruh bakal mengepung Ibu Kota, terutama jalan protokol, Selasa (1/9)...
Tiru London, Ahok Pindahkan Demo ke Dalam Monas
Monday, 31 August 2015

Jakarta, GATRAnews - Jelang unjuk rasa ribuan buruh, Selasa (1/9) besok, Gubernur DKI Basuki...
Kelompok Makmur Sejahtera Mampu Produksi Pakan Ikan Sendiri
Monday, 31 August 2015

Banjarnegara, GATRAnews- Keluhan para pembudidaya ikan tentang mahalnya pakan ikan air tawar...

Polri Buru Kelompok Teroris Santoso di Poso

Jakarta, GATRAnews - Jajaran Kepolisian Republik Indonesia tengah memburu 5 teroris asal luar Poso yang kerap beraksi di Provinsi Sulawesi Tengah tersebut. "Lima orang yang masih diburu. Mereka berasal dari luar Poso. Ada dari Bima (Nusa Tenggara Barat)," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Kamis, (3/13). Boy menjelaskan, salah seorang dari 5 teroris yang menjadi buruan jajarannya, bernama Santoso alias Abu Mus'ab Al-Zarqawi Al-Indunesi, Abu Wardah alias Abu Yahya yang merupakan buronan paling dicari polisi saat ini, karena merupakan tokoh utama kelompok teror Poso. 

 

Santoso juga diketahui terlibat dalam perencanaan pelatihan teroris di Aceh, Poso, dan berkomunikasi aktif dengan kelompok teror Solo jaringan Badri, kata Boy. Selain merekrut orang-orang untuk melakukan latihan teror, Santoso pun kerap mengundang orang-orang di luar Poso untuk melakukan aksi di sana. "Dari lima orang ini bisa berkembang menjadi lebih banyak."

 

Guna mempercepat pemburuan, Polri akan menyebar poster Santoso karena telah mengantongi identitasnya, di samping melakukan berbagai upaya lain untuk mengendus dan membekuknya. "Santoso pernah diproses hukum, jadi kami tahu. Nanti kalau perlu akan disebarluaskan," katanya. Boy menjelaskan, peran serta masyarakat untuk mengabarkan keberadaan Santoso pun diharapkan. Dari informasi yang ada, Boy mengatakan Santoso masih berada di Poso. "Masih di Poso," ujarnya. 

 

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo bersama Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono dan Kepala Badan Intelijen Negara Letjen TNI Marciano Norman telah melihat langsung wilayah Poso. "Kemarin (2/1) Kapolri, Panglima TNI, Ka BIN, dan Kabareskrim melakukan kunjungan kerja ke Poso, bertemu unsur masyarakat. Malam harinya dilanjutkan ke Palu. Sejauh ini kondusif," kata Boy. Menurut Boy, kunjungan Kapolri ini bermaksud untuk meningkatkan pemahaman betapa pentingnya kerjasama terpadu diantara aparat keamanan, dan aparat warga. Warga juga diminta lebih mawas diri terhadap para pendatang mengingat ancaman teror di Poso cenderung berasal dari pihak di luar Poso.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?