GATRANEWS

Densus 88 Grebek Ruko di Serang
Tuesday, 26 August 2014

Serang, GATRAnews - Aparat Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 Polri menggerebek sebuah rumah...
Polisi Belum Pastikan, Firman Terlibat Kelompok Teroris
Friday, 22 August 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto mengatakan bahwa...
Kapolri: Penembakan Kapolsek Ambawi Tindakan Terorisme
Tuesday, 19 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Penembakan terhadap Kepala Kepolisian Sektor Ambalawi, Bima NTB, AKP Abdul...
Napi Terorisme di Nusakambangan Masih Bisa Pengaruhi Kelompoknya
Friday, 15 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Sejumlah terpidana kasus terorisme yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan di...
KPK Telisik Adanya Perintah Jero Wacik Ubah Anggaran ESDM
Monday, 11 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penelisikan informasi soal dugaan...
Densus 88 Sita Senjata dari Terduga Teroris
Friday, 08 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri berhasil mengamankan...
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Pendukung ISIS
Friday, 08 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Densus 88 Antiteror Polri menangkap dua orang yang diduga sebagai pelaku...
Polri: Dirikan ISIS di Indonesia Pelanggaran Hukum
Tuesday, 05 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Pendirian Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) atau Kelompok Negara Islam...
Ziarah ke Makam Husein Mutahar, Pendiri Paskibraka
Tuesday, 05 August 2014

  Jakarta, GATRAnews – Untuk menghormati pendiri Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka),...
Asisten Ba`asyir: ABB Tak Berbaiat pada ISIS
Tuesday, 05 August 2014

Cilacap, GATRAnews - Hasyim Abdullah, asisten pribadi ustad Abu Bakar Baasyir (ABB), menyatakan...
Sebanyak 56 WNI Bergabung dengan ISIS di Siria
Monday, 04 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah medeteksi adanya 56 orang Warga...
Penyeru ISIS di YouTube Buronan Kasus Terorisme
Monday, 04 August 2014

Jakarta, GATRAnews - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah mengantongi identitas sosok pria...
Polisi Kantongi Identitas Pelajar Penusuk Kemal
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepala Kepolisian Sektor Palmerah, Komisaris Polisi Sukatma mengatakan bahwa...
Usai Dibacok, Motor Kemal Raib Dibawa Sekelompok Pemuda
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Aksi nekat sekelompok pemuda ini memang tak patut ditiru. Sekelompok pemuda...
Dituduh Gelapkan BBM, Buruh Lepas Mengadu ke Komnas HAM dan Mabes Polri‏
Sunday, 20 July 2014

Jakarta, GATRAnews- Seorang buruh lepas dituduh menggelapkan bahan operasional berupa solar oleh...
Pembina Pecinta Alam Sabhawarna Berpotensi Jadi Tersangka
Tuesday, 08 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan masih menunggu hasil visum sekaligus reka...
Jokowi-JK Bertekad Seret Mafia Migas
Monday, 07 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) siap mengusut mafia minyak dan...
Dua Tersangka Penganiaya di SMAN 3 Pernah Berulah Februari Lalu
Friday, 04 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Dua dari lima nama yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan...
Terduga Teroris Berencana Membakar Seluruh Pos Polisi di Wilayah Jakarta
Wednesday, 25 June 2014

Jakarta, GATRAnews- Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Sutarman mengatakan, terduga...
Tangkap Terduga Teroris, Densus 88 Temukan Buku Jihad
Tuesday, 24 June 2014

Jakarta, GATRAnews-Detasemen Khusus 88 Anti Teror (Densus 88) menangkap terduga teroris, Akbar...

Polri Buru Kelompok Teroris Santoso di Poso

Jakarta, GATRAnews - Jajaran Kepolisian Republik Indonesia tengah memburu 5 teroris asal luar Poso yang kerap beraksi di Provinsi Sulawesi Tengah tersebut. "Lima orang yang masih diburu. Mereka berasal dari luar Poso. Ada dari Bima (Nusa Tenggara Barat)," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Kamis, (3/13). Boy menjelaskan, salah seorang dari 5 teroris yang menjadi buruan jajarannya, bernama Santoso alias Abu Mus'ab Al-Zarqawi Al-Indunesi, Abu Wardah alias Abu Yahya yang merupakan buronan paling dicari polisi saat ini, karena merupakan tokoh utama kelompok teror Poso. 

 

Santoso juga diketahui terlibat dalam perencanaan pelatihan teroris di Aceh, Poso, dan berkomunikasi aktif dengan kelompok teror Solo jaringan Badri, kata Boy. Selain merekrut orang-orang untuk melakukan latihan teror, Santoso pun kerap mengundang orang-orang di luar Poso untuk melakukan aksi di sana. "Dari lima orang ini bisa berkembang menjadi lebih banyak."

 

Guna mempercepat pemburuan, Polri akan menyebar poster Santoso karena telah mengantongi identitasnya, di samping melakukan berbagai upaya lain untuk mengendus dan membekuknya. "Santoso pernah diproses hukum, jadi kami tahu. Nanti kalau perlu akan disebarluaskan," katanya. Boy menjelaskan, peran serta masyarakat untuk mengabarkan keberadaan Santoso pun diharapkan. Dari informasi yang ada, Boy mengatakan Santoso masih berada di Poso. "Masih di Poso," ujarnya. 

 

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo bersama Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono dan Kepala Badan Intelijen Negara Letjen TNI Marciano Norman telah melihat langsung wilayah Poso. "Kemarin (2/1) Kapolri, Panglima TNI, Ka BIN, dan Kabareskrim melakukan kunjungan kerja ke Poso, bertemu unsur masyarakat. Malam harinya dilanjutkan ke Palu. Sejauh ini kondusif," kata Boy. Menurut Boy, kunjungan Kapolri ini bermaksud untuk meningkatkan pemahaman betapa pentingnya kerjasama terpadu diantara aparat keamanan, dan aparat warga. Warga juga diminta lebih mawas diri terhadap para pendatang mengingat ancaman teror di Poso cenderung berasal dari pihak di luar Poso.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?