GATRANEWS

Polisi Kantongi Identitas Pelajar Penusuk Kemal
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Kepala Kepolisian Sektor Palmerah, Komisaris Polisi Sukatma mengatakan bahwa...
Usai Dibacok, Motor Kemal Raib Dibawa Sekelompok Pemuda
Monday, 21 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Aksi nekat sekelompok pemuda ini memang tak patut ditiru. Sekelompok pemuda...
Dituduh Gelapkan BBM, Buruh Lepas Mengadu ke Komnas HAM dan Mabes Polri‏
Sunday, 20 July 2014

Jakarta, GATRAnews- Seorang buruh lepas dituduh menggelapkan bahan operasional berupa solar oleh...
Pembina Pecinta Alam Sabhawarna Berpotensi Jadi Tersangka
Tuesday, 08 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan masih menunggu hasil visum sekaligus reka...
Jokowi-JK Bertekad Seret Mafia Migas
Monday, 07 July 2014

Jakarta, GATRAnews - Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) siap mengusut mafia minyak dan...
Dua Tersangka Penganiaya di SMAN 3 Pernah Berulah Februari Lalu
Friday, 04 July 2014

Jakarta, GATRAnews-Dua dari lima nama yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan...
Terduga Teroris Berencana Membakar Seluruh Pos Polisi di Wilayah Jakarta
Wednesday, 25 June 2014

Jakarta, GATRAnews- Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Sutarman mengatakan, terduga...
Tangkap Terduga Teroris, Densus 88 Temukan Buku Jihad
Tuesday, 24 June 2014

Jakarta, GATRAnews-Detasemen Khusus 88 Anti Teror (Densus 88) menangkap terduga teroris, Akbar...
Gara-Gara Handphone, Preman Tewas di Tangan Pengamen
Monday, 23 June 2014

Jakarta, GATRAnews-Nasib sial menimpa Afriansyah, 29 tahun. Preman yang biasa nongkrong di kawasan...
Komplotan Bandit Terlibat Baku Tembak Dengan Polsek Kalideres
Tuesday, 10 June 2014

Jakarta, GATRAnews-Petugas buru sergap (buser) Polsek Kalideres berjibaku dengan komplotan bandit...
Laporan Masyarakat Minim, Polisi Sulit Proses Preman Ruko
Monday, 09 June 2014

Jakarta, GATRAnews-Aparat kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya tidak pandang bulu terhadap...
Mabes Polri: Pelaku Penganiayaan Tidak Terkait Dengan Kelompok Tertentu
Friday, 30 May 2014

Jakarta, GATRAnews-Aksi kekerasan dan intoleransi terhadap umat beragama kembali terjadi di Sleman,...
Sedang Transaksi Sabu Nisam Ditangkap Polisi
Wednesday, 28 May 2014

Jakarta, GATRAnews-Tim buru sergap Polsek Kebun Jeruk berhasil meringkus Nisam, 32 tahun, saat...
Pasca Penembakan, Polda Metro Perbanyak Rompi Anti Peluru
Wednesday, 28 May 2014

Jakarta, GATRAnews-Peristiwa tertembaknya dua anggota polisi Polda Metro Jaya oleh pelaku pencurian...
Buruh Bangunan Temukan Granat di Warung
Thursday, 22 May 2014

Bogor, GATRAnews - Sebuah granat jenis manggis beserta 14 peluru yang masih aktif ditemukan buruh...
Oknum Polisi di Bogor Terlibat Pencurian Truk Kontainer
Wednesday, 21 May 2014

Jakarta, GATRAnews- Petugas Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya...
Imbauan Agar Anak Anda Terhindar dari Tawuran
Tuesday, 20 May 2014

Jakarta, GATRAnews-Tawuran antarpelajar kembali terjadi di Jakarta yang mengakibatkan seorang...
Buruh Kuali Mantan Anak Buah Yuki Diperbaiki Nasibnya
Tuesday, 20 May 2014

Jakarta, GATRAnews - Buruh kuali di Tangerang, khususnya yang bekerja di perusahaan Yuki Irawan,...
Selama 4 Hari Densus Tangkap 8 Teroris
Thursday, 15 May 2014

Jakarta, GATRAnews - Densus 88 Antiteror Mabes Polri berhasil menangkap 8 orang terduga teroris...
Densus Tangkap 5 Terduga Teroris di Klaten
Thursday, 15 May 2014

Jakarta, GATRAnews - Densus 88 Antiteror menangkap 5 orang terduga teroris di Dukuh Sumber Wetan RT...

Polri Buru Kelompok Teroris Santoso di Poso

Jakarta, GATRAnews - Jajaran Kepolisian Republik Indonesia tengah memburu 5 teroris asal luar Poso yang kerap beraksi di Provinsi Sulawesi Tengah tersebut. "Lima orang yang masih diburu. Mereka berasal dari luar Poso. Ada dari Bima (Nusa Tenggara Barat)," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Kamis, (3/13). Boy menjelaskan, salah seorang dari 5 teroris yang menjadi buruan jajarannya, bernama Santoso alias Abu Mus'ab Al-Zarqawi Al-Indunesi, Abu Wardah alias Abu Yahya yang merupakan buronan paling dicari polisi saat ini, karena merupakan tokoh utama kelompok teror Poso. 

 

Santoso juga diketahui terlibat dalam perencanaan pelatihan teroris di Aceh, Poso, dan berkomunikasi aktif dengan kelompok teror Solo jaringan Badri, kata Boy. Selain merekrut orang-orang untuk melakukan latihan teror, Santoso pun kerap mengundang orang-orang di luar Poso untuk melakukan aksi di sana. "Dari lima orang ini bisa berkembang menjadi lebih banyak."

 

Guna mempercepat pemburuan, Polri akan menyebar poster Santoso karena telah mengantongi identitasnya, di samping melakukan berbagai upaya lain untuk mengendus dan membekuknya. "Santoso pernah diproses hukum, jadi kami tahu. Nanti kalau perlu akan disebarluaskan," katanya. Boy menjelaskan, peran serta masyarakat untuk mengabarkan keberadaan Santoso pun diharapkan. Dari informasi yang ada, Boy mengatakan Santoso masih berada di Poso. "Masih di Poso," ujarnya. 

 

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo bersama Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono dan Kepala Badan Intelijen Negara Letjen TNI Marciano Norman telah melihat langsung wilayah Poso. "Kemarin (2/1) Kapolri, Panglima TNI, Ka BIN, dan Kabareskrim melakukan kunjungan kerja ke Poso, bertemu unsur masyarakat. Malam harinya dilanjutkan ke Palu. Sejauh ini kondusif," kata Boy. Menurut Boy, kunjungan Kapolri ini bermaksud untuk meningkatkan pemahaman betapa pentingnya kerjasama terpadu diantara aparat keamanan, dan aparat warga. Warga juga diminta lebih mawas diri terhadap para pendatang mengingat ancaman teror di Poso cenderung berasal dari pihak di luar Poso.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?