GATRANEWS

Pemberian Uang Saku TNI-Polri Picu Kecemburuan Sosial
Wednesday, 29 July 2015

Jakarta, GATRAnews - DPRD DKI mempertanyakan rencana pemberian uang saku bagi personel TNI dan...
Polda Metro Bawa Empat Dus Berisi Dokumen Dari Kemendag
Wednesday, 29 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Petugas Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di kantor Kementerian...
Pangdam Jaya Minta FPI Sikapi Insiden Tolikara Dengan Bijak
Friday, 24 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Panglima Kodam Jaya/Jayakarta Mayor Jenderal TNI Agus Sutomo, S.E., menerima...
Hidayat Nur Wahid : Pembakaran Musholla di Papua Tragedi Memilukan
Saturday, 18 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid sangat prihatin, kecewa dan tidak habis...
Malam Takbiran Tawuran Antarpemuda di Lenteng Agung
Friday, 17 July 2015

Jakarta, GATRAnews –Meski Polda Metro Jaya sudah melakukan persiapan penjagaan di malam takbiran,...
Polda Metro Amankan Salat Ied Kelompok Minoritas
Thursday, 16 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Kepolisian Daerah Metro Jaya memastikan untuk menjaga keamanan salat Ied kelompok...
BPS: Rata-rata Upah Riil Buruh Tercatat Turun
Wednesday, 15 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata upah riil buruh Indonesia...
Kasus UPS Jalan di Tempat, Kabareskrim: Kami Sangat Hati-Hati
Thursday, 09 July 2015

Jakarta,GATRAnews-Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Ditipikor) Badan Reserse dan Kriminal...
Valina Singka Terpilih Sebagai Anggota Tim Pengkajian Konstitusi MPR RI
Wednesday, 08 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Dr. Valina Singka Subekti...
DPRD Harap Ahok Jangan Keseringan Rombak Pejabat
Friday, 03 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi berharap perombakan pejabat...
Keyakinan Konsumen Melemah pada Juni 2015
Friday, 03 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) mengindikasikan, tingkat keyakinan...
Kinerja Buruk, Ahok Copot Wali Kota
Thursday, 02 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah membenarkan bakal ada Wali Kota yang...
Menkeu: Inflasi Akhir Tahun Diproyeksi 4,2%
Wednesday, 01 July 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan, laju inflasi pada...
PPATK: PN Jakpus Tetapkan 375 Aset Individu Terkait Terorisme
Saturday, 27 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) berhasil membekukan...
Indonesia Lakukan Terobosan Hingga Keluar dari Daftar Hitam
Friday, 26 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemeritah Indonesia melakukan berbagai terobosan, berupa kerja sama antara...
Indonesia Keluar dari Daftar Hitam Negara Pencucian Uang
Friday, 26 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Indonesia berhasil kelur dari keseluruhan review International Cooperation...
Jaringan ISIS di Tangerang dan Bekasi, Kapolda: Kita Sudah Tahu
Thursday, 25 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BPNT) melansir jaringan gerakan teroris...
Senator Asal NTT Desak Pemerintah Selesaikan Masalah Gizi Buruk
Thursday, 25 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Kasus gizi buruk dan pangan di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi masalah...
Ahok: Kapolda Top Bisa Tangkap Teroris, Masa PKL Tidak Bisa
Monday, 22 June 2015

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berharap Kapolda Irjen Tito...
Ini Nama Pejabat yang Digunakan Sebagai Kedok Penipuan
Friday, 19 June 2015

Jakarta,GATRAnews-Direkorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap tujuh pelaku penipuan...

Polri Buru Kelompok Teroris Santoso di Poso

Jakarta, GATRAnews - Jajaran Kepolisian Republik Indonesia tengah memburu 5 teroris asal luar Poso yang kerap beraksi di Provinsi Sulawesi Tengah tersebut. "Lima orang yang masih diburu. Mereka berasal dari luar Poso. Ada dari Bima (Nusa Tenggara Barat)," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Kamis, (3/13). Boy menjelaskan, salah seorang dari 5 teroris yang menjadi buruan jajarannya, bernama Santoso alias Abu Mus'ab Al-Zarqawi Al-Indunesi, Abu Wardah alias Abu Yahya yang merupakan buronan paling dicari polisi saat ini, karena merupakan tokoh utama kelompok teror Poso. 

 

Santoso juga diketahui terlibat dalam perencanaan pelatihan teroris di Aceh, Poso, dan berkomunikasi aktif dengan kelompok teror Solo jaringan Badri, kata Boy. Selain merekrut orang-orang untuk melakukan latihan teror, Santoso pun kerap mengundang orang-orang di luar Poso untuk melakukan aksi di sana. "Dari lima orang ini bisa berkembang menjadi lebih banyak."

 

Guna mempercepat pemburuan, Polri akan menyebar poster Santoso karena telah mengantongi identitasnya, di samping melakukan berbagai upaya lain untuk mengendus dan membekuknya. "Santoso pernah diproses hukum, jadi kami tahu. Nanti kalau perlu akan disebarluaskan," katanya. Boy menjelaskan, peran serta masyarakat untuk mengabarkan keberadaan Santoso pun diharapkan. Dari informasi yang ada, Boy mengatakan Santoso masih berada di Poso. "Masih di Poso," ujarnya. 

 

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo bersama Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono dan Kepala Badan Intelijen Negara Letjen TNI Marciano Norman telah melihat langsung wilayah Poso. "Kemarin (2/1) Kapolri, Panglima TNI, Ka BIN, dan Kabareskrim melakukan kunjungan kerja ke Poso, bertemu unsur masyarakat. Malam harinya dilanjutkan ke Palu. Sejauh ini kondusif," kata Boy. Menurut Boy, kunjungan Kapolri ini bermaksud untuk meningkatkan pemahaman betapa pentingnya kerjasama terpadu diantara aparat keamanan, dan aparat warga. Warga juga diminta lebih mawas diri terhadap para pendatang mengingat ancaman teror di Poso cenderung berasal dari pihak di luar Poso.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?