GATRANEWS

BPS: Inflasi April Capai 0,36%‏
Monday, 04 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi selama April 2015 sebesar...
Polri Tetap Akan Lanjutkan Kasus Novel
Monday, 04 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap akan menyelesaikan perkara...
May Day Tertib, Ahok Acungi Jempol Kepolisian
Monday, 04 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengacungi jempol kinerja...
Pria Bakar Diri di GBK Lilitkan Kain Hitam di Tubuhnya
Saturday, 02 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Seorang pria tewas dengan tubuh penuh luka bakar saat peringatan Hari Buruh...
Seorang Pria Tewas Terbakar Saat Aksi Buruh Berlangsung
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews-‎Seorang pria tewas dengan kondisi tubuh terbakar di panggung buruh Gelora...
170 Titik Aksi Unjuk Rasa, Kapolri: Semua Berjalan Aman
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews-Ribuan massa dari organisasi buruh turun ke jalan memperingati Hari buruh...
Lapak Batu Akik Ramaikan May Day di Monas
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Lapak penjual batu akik ikut meramaikan peringatan Hari Buruh Internasional di...
Unjuk Rasa Plus Liburan ala Buruh di Monas
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Unjuk rasa peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Jakarta tidak...
Polwan Cantik di May Day: Yang Tertib ya Say!
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Sebanyak 73.000 buruh dari Jabodetabek membanjiri Jakarta memperingati Hari...
Menaker Akomodir Usul Kenaikan Upah Lima Tahun Sekali
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri akan mengakomodir kenaikan upah buruh...
Menaker Sholat Jumat Bersama Buruh di Monas
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Menteri Tenaga Kerja Kabinet Kerja Hanif Dhakiri ikut sholat Jumat bersama...
Rieke Minta Dukungan Buruh Bubarkan PPHI
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi IX DPR RI Rieke Diah Pitaloka meminta dukungan buruh untuk...
Rieke Minta Jokowi Bersihkan Istana dari Menteri Anti Buruh
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Politisi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka meminta Jokowi membersihkan Istana...
Oneng Bajaj Bajuri Demo Bersama Buruh di Depan Istana
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Anggota Komisi IX DPR RI Rieke Diah Pitaloka ikut memperingati Hari Buruh...
Jokowi Didesak Selamatkan 37 TKI Terancam Hukuman Mati di Arab Saudi
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didesak segera menyelematkan 37 buruh migran...
Buruh Tuntut Janji Jokowi Semasa Kampanye
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Sebanyak 73.000 buruh dari kawasan Jabodetabek akan membanjiri Jakarta...
2.500 Personel TNI/Polri Amankan Istana Merdeka
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Ribuan buruh mulai berdatangan mengepung Istana Merdeka memperingati Hari...
Peringati May Day, Buruh Mulai Padati Bundaran HI
Friday, 01 May 2015

Jakarta, GATRAnews - Peringatan Hari Buruh atau May Day pada Jum`at (1/5) bakal dipusatkan di...
Besok, Kawasan Sudirman-Thamrin Ditutup pukul 06.00-13.00 WIB
Thursday, 30 April 2015

Jakarta, GATRAnews-Jalur protokol Jalan Sudirman-Thamrin akan ditutup pada Jumat (1/5) besok dari...
Transjakarta Siapkan Rekayasa Jalur Antisipasi May Day
Thursday, 30 April 2015

Jakarta, GATRAnews - Operasional bus Transjakarta pada peringatan Hari Buruh Internasional, Jumat...

Polri Buru Kelompok Teroris Santoso di Poso

Jakarta, GATRAnews - Jajaran Kepolisian Republik Indonesia tengah memburu 5 teroris asal luar Poso yang kerap beraksi di Provinsi Sulawesi Tengah tersebut. "Lima orang yang masih diburu. Mereka berasal dari luar Poso. Ada dari Bima (Nusa Tenggara Barat)," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Kamis, (3/13). Boy menjelaskan, salah seorang dari 5 teroris yang menjadi buruan jajarannya, bernama Santoso alias Abu Mus'ab Al-Zarqawi Al-Indunesi, Abu Wardah alias Abu Yahya yang merupakan buronan paling dicari polisi saat ini, karena merupakan tokoh utama kelompok teror Poso. 

 

Santoso juga diketahui terlibat dalam perencanaan pelatihan teroris di Aceh, Poso, dan berkomunikasi aktif dengan kelompok teror Solo jaringan Badri, kata Boy. Selain merekrut orang-orang untuk melakukan latihan teror, Santoso pun kerap mengundang orang-orang di luar Poso untuk melakukan aksi di sana. "Dari lima orang ini bisa berkembang menjadi lebih banyak."

 

Guna mempercepat pemburuan, Polri akan menyebar poster Santoso karena telah mengantongi identitasnya, di samping melakukan berbagai upaya lain untuk mengendus dan membekuknya. "Santoso pernah diproses hukum, jadi kami tahu. Nanti kalau perlu akan disebarluaskan," katanya. Boy menjelaskan, peran serta masyarakat untuk mengabarkan keberadaan Santoso pun diharapkan. Dari informasi yang ada, Boy mengatakan Santoso masih berada di Poso. "Masih di Poso," ujarnya. 

 

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo bersama Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono dan Kepala Badan Intelijen Negara Letjen TNI Marciano Norman telah melihat langsung wilayah Poso. "Kemarin (2/1) Kapolri, Panglima TNI, Ka BIN, dan Kabareskrim melakukan kunjungan kerja ke Poso, bertemu unsur masyarakat. Malam harinya dilanjutkan ke Palu. Sejauh ini kondusif," kata Boy. Menurut Boy, kunjungan Kapolri ini bermaksud untuk meningkatkan pemahaman betapa pentingnya kerjasama terpadu diantara aparat keamanan, dan aparat warga. Warga juga diminta lebih mawas diri terhadap para pendatang mengingat ancaman teror di Poso cenderung berasal dari pihak di luar Poso.(IS)

Design © GATRANEWS | GATRA. All rights reserved.

Top Desktop version

twn Are you sure that you want to switch to desktop version?